Langkahi 2 Kakaknya, Ini Beda Prosesi Siraman yang Dilakukan Erina Gudono

Farah Nabilla Suara.Com
Jum'at, 09 Desember 2022 | 16:01 WIB
Langkahi 2 Kakaknya, Ini Beda Prosesi Siraman yang Dilakukan Erina Gudono
Rangkaian dari acara pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sudah dimulai. Siraman menjadi tahapan awal prosesi menuju akad nikah. [YouTube/SCTV]

Suara.com - Pernikahan antara Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan melewati sejumlah tahapan. Salah satunya adalah prosesi siraman yang dilakukan di kediaman masing-masing pengantin pada Jumat (8/12/2022).

Namun ada yang berbeda dengan prosesi siraman yang dilakukan oleh Erina Gudono dibandingkan dengan calon suaminya, Kaesang Pangarep. Hal itu karena dalam pernikahan ini, Erina melangkahi dua kakaknya, yakni Allen Gudono dan Nadya Gudono.

Siraman Erina mengikuti adat pernikahan Yogyakarta dan dilakukan di rumah keluarganya, di dusun Purwosari, Mlati, Sleman,Yogyakarta.

Prosesi siraman tersebut ditangani oleh Dr. Wigung Wratsangka, yang merupakan pemilik wedding organizer yang menangani keseluruhan acarapernikahan Kaesang dan Erina. Menurut Wigung, prosesi siraman kedua mempelai akan terdiri dari beberapa tahapan.

"Upacara siraman akan diawali dengan majang tarub, kemudian cetik geni dan adhang pisanan karena mantu pertama kali," ujarnya pada awak media Kamis (8/12/2022).

Ia menambahkan, karena Erina melangkahi dua kakaknya,maka dalam siraman tersebut akan ada prosesi langkahan, yakni Erina akan sungkem kepada ibu dan dua kakaknya.

Prosesi ini berbeda jika dilakukan oleh pengantin yang tidak melangkahi kakaknya, yakni hanya sungkem kepada orang tuanya.

Setelah itu, lanjut Wigung, diraman dilakukan dengan air siraman yang dinamai tirti pamor sih. Air yang digunakan berasal dari tujuh sumber, salah satunya adalah dari rumah keluarga Jikowi di Solo.

Menurut dia, inti makna dari prosesi siraman ini adalah untuk membersihkan jiwa raga dan lahir bathin dari segala keburukan.

Baca Juga: Geger! Jokowi Sempat Larang Pejabat Bikin Pernikahan Mewah, Kok Undangan Kaesang Sampai Ribuan?

"Dengan memohon kepada Tuhan bila air siraman ini membasahi kepala, Tuhan yang kaya akan ilmu dan sumber dari segala ilmu pengetahuan, mudah-mudahan memberikan ilmu yang bermanfaat kepada kedua calon mempelai," ujarnya.

Tahan terakhir dalam prosesi siraman ini,pihak keluarga akan melaksanakan muloni. Pada tahap ini,ibu Erina akan mengusurkan air dari kleting.

Penggunaan kleting sendiri merupakan gaya siraman keraton. Namun ada juga masyarakat yang melakukan proses ini dengan menggunakan kendi.

“Masyarakat ada yang menggunakan kendi, itu tidak salah. Tapi kami dalam hal ini menggunakan referensi dari keraton," ungkap Wigung.

Prosesi siraman ini memiliki makna tersendiri, dimana air yang mengucur dari kleting dimaknasi sebagai lambang curahan kasih sayang dan perhatian yang tak pernah habis dari ibu Erina kepada anak-anaknya.

“Dituangkan sampai habis, seperti cinta ibu untuk anaknya hingga akhir hayat,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI