Puan Terancam Sulit Maju Pilpres Gegara Kurang Jadi Politisi, Ray Rangkuti: Pilihan Realistis PDIP Itu Ganjar

Dany Garjito, Sekar Anindyah Lamase

Kamis, 05 Januari 2023 | 11:12 WIB
Puan Terancam Sulit Maju Pilpres Gegara Kurang Jadi Politisi, Ray Rangkuti: Pilihan Realistis PDIP Itu Ganjar
Ganjar Pranowo dan Puan Maharani. Dua tokoh PDIP yang santer dikabarkan maju jadi Capres 2024. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti turut menyoroti hasil survei elektabilitas capres 2024 untuk menentukan pilihan partai ke depan.

Berdasarkan hasil survei Charta Politik dan Lembaga Survei Indonesia, posisi pertama diduduki oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang berhasil mengungguli Anies Baswedan dan Prabowo.

Meski elektabilitas Ganjar begitu cemerlang, namun nama Puan Maharani pun juga digadang-gadang akan menjadi bakal capres dari PDIP.

Langkah PDIP dalam menentukan capres pun masih membuat penasaran. Ray Rangkuti pun memberikan pandangannya soal bakal capres dari partai berlogo banteng itu.

Menurut Ray, Puan Maharani sendiri akan sulit jika diajukan menjadi capres maupun cawapres.

"Kalau kita mau pakai pikiran yang rasional, mbak Puan sulit untuk dicalonkan sebagai calon presiden atau bahkan mungkin sebagai calon wakil presiden," ungkap Ray Angkuti dikutip Suara.com dari tayangan Metro TV, Kamis (05/01/2023).

Lantas menurut Ray, jika PDIP ingin menang hattrick di pemilu mendatang, maka sosok yang paling rasional adalah dengan mendeklarasikan Ganjar Pranowo.

"Yang realistis bagi PDI Perjuangan itu adalah mencari calon presiden yang memungkinkan mereka dapat memenangkan pilpres sekaligus dapat memenangkan pileg, yang paling dekat dengan PDI Perjuangan adalah Ganjar Pranowo," tambahnya.

Ray menyebut sosok Ganjar adalah yang paling cocok karena Gubernur Jateng itu adalah anggota/kader, yang dibesarkan, dididik, dan dinaikkan oleh PDIP sendiri.

baca juga

"Masa sih hasilnya mereka (mendidik Ganjar) nggak dinikmati?" tutur Ray.

Selain itu, Ray turut membahas soal kursi kemenangan PDIP di pemilu legislatif.

"Lagi-lagi kalau berpikir rasional, justru akan sulit juga kalau sampai PDI Perjuangan tidak mendapatkan kursi di presiden, tapi juga di pilegnya mungkin akan menurun," ucapnya.

Sebab, Ray menduga jika tak mencalonkan salah satu dari ketiga nama teratas (Ganjar, Anies, Prabowo) yang memiliki implikasi yang sangat serius dalam perolehan suara, maka justru peluang untuk 'menjadi ribut' di internal parpol semakin besar.

Ray menegaskan PDIP akan lebih rasional dan lebih dekat jika mendeklarasikan Ganjar Pranowo. Di sisi lain, Ray mengamati bahwa PDIP saat ini tengah mendesain untuk mendukung Puan Maharani.

PDIP dinilai sedang memberikan peluang untuk Puan Maharani untuk meraup presentasi elektabilitas. Kendati demikian, Ray menganggap Puan mustahil untuk menyalip elektabilitas capres lain.

"Saya kira beliau kurang menonjolkan dirinya sebagai individu yang benar-benar politisi. Persoalan terberat dia itu," kata Ray soal Puan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Nggak Bikin Kacau Tahapan Pemilu, Legislator PKB Usul Ada Pembatasan Waktu Judicial Review UU Pemilu

Biar Nggak Bikin Kacau Tahapan Pemilu, Legislator PKB Usul Ada Pembatasan Waktu Judicial Review UU Pemilu

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 10:53 WIB

Mengejutkan! Megawati Tiba-tiba Duetkan Ganjar-Puan Jadi Capres-Cawapres 2024, Benarkah?

Mengejutkan! Megawati Tiba-tiba Duetkan Ganjar-Puan Jadi Capres-Cawapres 2024, Benarkah?

Sumatera | Kamis, 05 Januari 2023 | 10:37 WIB

'Lebih Mudah Goyahkan Partai Lain' PDIP Diprediksi Bakal Ketiban Untung Jika Gabung KIB

'Lebih Mudah Goyahkan Partai Lain' PDIP Diprediksi Bakal Ketiban Untung Jika Gabung KIB

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 10:13 WIB

Getol Djarot-Hasto PDIP Minta Anak Buah Surya Paloh Direshuffle, Dibalas Sindiran Sekjen NasDem Sebut 'Presiden Dadakan'

Getol Djarot-Hasto PDIP Minta Anak Buah Surya Paloh Direshuffle, Dibalas Sindiran Sekjen NasDem Sebut 'Presiden Dadakan'

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 09:41 WIB

Heboh Tutorial Utak-atik Kalender Puan Maharani Bikin Publik Melongo: Tampan dan Pemberani!

Heboh Tutorial Utak-atik Kalender Puan Maharani Bikin Publik Melongo: Tampan dan Pemberani!

News | Kamis, 05 Januari 2023 | 09:22 WIB

Target Partisipasi Pemilih di 2024 Ditargetkan Naik Capai 90 Persen, Pemkot Bandung Minta Sosialisasi Dimasifkan

Target Partisipasi Pemilih di 2024 Ditargetkan Naik Capai 90 Persen, Pemkot Bandung Minta Sosialisasi Dimasifkan

Purwasuka | Kamis, 05 Januari 2023 | 08:38 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×