Pro Kontra Pencabutan Visa Turis Rusia-Ukraina yang Bikin Dubes Tersinggung

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 15 Maret 2023 | 13:42 WIB
Pro Kontra Pencabutan Visa Turis Rusia-Ukraina yang Bikin Dubes Tersinggung
Ilustrasi visa passport (Shutterstock)

Suara.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengusulkan pencabutan visa warga negara Rusia-Ukraina. Adapun hal ini merupakan buntut pelanggaran yang dilakukan para bule itu di Bali. Tercatat oleh Polda Bali 56 dari 171 pelanggar lalu lintas adalah warga Rusia dan warga Ukraina sebanyak 5 orang.

Para turis itu diketahui memakai pelat nomor palsu atau tak resmi. Koster menilai kedatangan mereka karena Rusia dan Ukraina tengah berkonflik, sehingga banyak warganya datang ke Bali untuk melindungi diri. Namun, ide pencabutan visa keduanya memicu pro dan kontra.

Gubernur Bali Ngotot Cabut Visa

I Wayan Koster pada Minggu (12/3/2023) mengaku sudah mengirimkan surat kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Surat itu juga ditembuskan ke Menteri Luar Negeri (Menlu) untuk mencabut visa on arrival (VoA) bagi warga negara Rusia dan Ukraina yang hendak ke Bali.

"Saya sudah bersurat kepada Bapak Kemenkumham dengan tembusan kepada Menlu untuk mencabut Visa on Arrival bagi warga Rusia dan Ukraina yang ingin ke Bali," katanya.

Namun, hingga Senin (13/3/2023), pihak Kementerian Luar Negeri menyebut belum bisa memutuskan pencabutan VoA atau visa saat kedatangan bagi warga negara Rusia dan Ukraina itu. Sebab, hal tersebut masih membutuhkan pembahasan dengan intsitusi-institusi lain.

Dubes Ukraina Tersinggung

Menanggapi usulan Gubernur Bali, Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin mengaku kecewa. Ia merasa tersinggung karena warga Ukraina disamakan dengan negara yang melakukan kejahatan.

"Pernyataan yang dibuat oleh Gubernur Provinsi Bali, Yang Terhormat Bapak I Wayan Koster, membuat saya sangat kecewa. Ini sangat menyinggung diri saya sendiri sebagai warga negara Ukraina. Sebab menyama-nyamakan warga Rusia dan Ukraina serta menyalahkan mereka dan lain-lain. Saya kira ini sangat menyakitkan," kata Vasyl dalam konferensi pers, Selasa (14/3/2023).

Dalam kesempatan yang dilakukan secara daring itu, Vasyl juga mengungkap bahwa orang Ukraina tidak seperti Rusia yang banyak tercatat melakukan kejahatan di Indonesia. Dikatakannya, hanya ada 8 warga Ukraina yang dideportasi dan lima lainnya dimasukkan ke penjara.

"Mereka bukan melakukan kejahatan besar. Mereka cuma memanipulasi uang dan lain-lain, bukan kejahatan serius seperti pembunuhan," ujarnya.

Oleh karenanya, Vasyl meminta data warga Ukraina di Bali kepada I Wayan Koster untuk mengetahui seberapa banyak dari mereka yang melakukan pelanggaran atau kejahatan. Terlebih sampai membuat visa kedatangannya diusulkan agar segera dicabut.

"Saya ingin melihat data statistiknya untuk memastikan warga Ukraina tak melakukan banyak kejahatan berarti sehingga tak bisa memperoleh Visa on Arrival," pinta Vasyl.

Tanggapan Jokowi

Saat ditanya soal bule Rusia-Ukraina yang melakukan pelanggaran di Bali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak tertawa dan menjawab santai. Menurutnya, para turis itu hanya datang untuk wisata, bukan sebagai warga yang akan menetap di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Calo KTP Ditetapkan sebagai Tersangka: Kasus WNA Suriah dan Ukraina Kantongi KTP Denpasar

Tiga Calo KTP Ditetapkan sebagai Tersangka: Kasus WNA Suriah dan Ukraina Kantongi KTP Denpasar

| Rabu, 15 Maret 2023 | 11:36 WIB

Viral Turis Thailand Dikerubungi Penjual Keliling di Pantai Bali, Jago Nawar tapi Tak Bisa Menolak

Viral Turis Thailand Dikerubungi Penjual Keliling di Pantai Bali, Jago Nawar tapi Tak Bisa Menolak

Lifestyle | Rabu, 15 Maret 2023 | 12:53 WIB

Niatnya Liburan Malah Ngelawak, Turis Rusia Diusir Dari Bali

Niatnya Liburan Malah Ngelawak, Turis Rusia Diusir Dari Bali

| Rabu, 15 Maret 2023 | 06:50 WIB

Stand Up Comedian Asal Rusia Diusir dari Indonesia karena Ngelawak di Bali

Stand Up Comedian Asal Rusia Diusir dari Indonesia karena Ngelawak di Bali

| Selasa, 14 Maret 2023 | 20:50 WIB

Turis di Bali Tak Setuju Bila Tak Boleh Sewa Motor Karena Naik Taksi Dianggap Mahal

Turis di Bali Tak Setuju Bila Tak Boleh Sewa Motor Karena Naik Taksi Dianggap Mahal

Bali | Selasa, 14 Maret 2023 | 20:29 WIB

Bule Rusia yang Punya KTP WNI di Bali Jadi Tersangka

Bule Rusia yang Punya KTP WNI di Bali Jadi Tersangka

Bali | Selasa, 14 Maret 2023 | 16:21 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB