Sederet Umpatan Luhut untuk Negara Asing, Singapura Disebut Brengsek

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 11 Mei 2023 | 17:08 WIB
Sederet Umpatan Luhut untuk Negara Asing, Singapura Disebut Brengsek
Luhut Binsar Pandjaitan - Sederet Umpatan Luhut untuk Negara Asing, Singapura Disebut Brengsek (IG luhutpandjaitan)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tak segan menyebutkan umpatan untuk negara asing. Umpatan itu muncul karena berbagai faktor yang dinilainya keterlaluan.

Berkaitan dengan hal tersebut, berikut daftar umpatan Luhut untuk negara asing selengkapnya.

1.     Sebut Singapura Brengsek

Luhut Pandjaitan menyebut Singapura brengsek lantaran meminta impor listrik dari sumber energi bersih Indonesia. Permintaan itu pun ditolak langsung oleh Luhut.

"Ini kan brengsek Singapura ini, dipikir kita bodoh aja, tender perusahaan-perusahaan kita, emang gue pikirin," tegas Luhut dalam acara di The Westin, Jakarta.

Pasalnya, Singapura hanya meminta Indonesia mengekspor listrik tetapi tidak membangun industrinya di Indonesia. Bagi Luhut, seharusnya Singapura mengembangkan energi bersih di Indonesia.

2.     Sebut Amerika Jangan Atur Indonesia

Luhut juga pernah melontarkan amarahnya ke Amerika Serikat. Saat itu, Luhut menceritakan perjalanan kerja ke Washington DC untuk menindaklanjuti JETP oleh AS dan Jepang.

Luhut pun menagih janji AS terkait dana. Namun AS tidak memberikan jawaban ketiga ditagih oleh Luhut.

baca juga

"Waktu saya di Washington sebulan lalu, kita paparin (rencana transisi energi) mereka sudah iya, terus saya bilang, where is the money? Ao ao ngomong doang," kata Luhut dalam acara Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Indonesia Emas.

AS juga menegaskan bahwa AS jangan sampai mengatur Indonesia dalam pengambilan kebijakan.

3.     Eropa Juga Jangan Atur Kebijakan Indonesia

Kejadian dengan Amerika itu juga pernah terjadi pada Eropa. Luhut saat itu marah terkait gugatan World Trade Organization terkait kebijakan larangan ekspor nikel. Luhut juga tidak terima terkait kabar kebijakan nikel Indonesia hanya menguntungkan China sebanyak 98 persen dan Eropa 2 persen.

4.     Rusia yang Janjikan Minyak Mentah

Pembelian minyak mentah asal Rusia menjadi faktor kemarahan Luhut. Hingga kini, rencana tersebut tidak terealisasi dan membuat Luhut kesal.

Pasalnya, Luhut telah bertemu dengan Menteri Ekonomi Rusia untuk mendiskusikan hal ini. Namun rencana itu tidak terealisasi hingga lebih dari 5 bulan menunggu.

"Saya tantang itu Rusia mana minyakmu? Sekarang minyak sudah turun baru kau tawarin, kami sudah tidak butuh kau lagi, dia bilang ok kita perbaiki, apa kau tawar insurance dari Rusia boleh dari Rusia dari bulan pun boleh make it simple," tegas Luhut dalam dalam acara Saratoga Investment Summit 2023, Kamis (26/1/2023).

Demikian daftar umpatan Luhut untuk negara asing karena masalah permintaan listrik energi bersih, dana transisi energi, kebijakan ekspor nikel yang diatur-atur, dan pembelian minyak mentah asal Rusia yang tak kunjung terealisasi.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelakar Luhut ke Surya Paloh: Tawarkan Nama Ahok untuk Cawapres Anies Baswedan

Kelakar Luhut ke Surya Paloh: Tawarkan Nama Ahok untuk Cawapres Anies Baswedan

Kotak Suara | Kamis, 11 Mei 2023 | 12:11 WIB

Duo Menteri Jokowi 'Keroyok' Anies Baswedan Buntut Kritik Subsidi Mobil Listrik

Duo Menteri Jokowi 'Keroyok' Anies Baswedan Buntut Kritik Subsidi Mobil Listrik

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 17:40 WIB

Perang Sengit Luhut vs Anies soal Subsidi Mobil Listrik: Tantang Datang ke Kantor!

Perang Sengit Luhut vs Anies soal Subsidi Mobil Listrik: Tantang Datang ke Kantor!

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 10:44 WIB

Telak! Haris Azhar Sebut Jaksa Gagal Balas Eksepsi di Sidang Kasus Lord Luhut

Telak! Haris Azhar Sebut Jaksa Gagal Balas Eksepsi di Sidang Kasus Lord Luhut

News | Senin, 08 Mei 2023 | 16:08 WIB

Jaksa Minta Hakim Tolak Semua Eksepsi Haris Azhar di Sidang Kasus Lord Luhut

Jaksa Minta Hakim Tolak Semua Eksepsi Haris Azhar di Sidang Kasus Lord Luhut

News | Senin, 08 Mei 2023 | 13:33 WIB

Bantah Kuasa Hukum Haris Azhar dan Fatia, Jaksa Sebut Luhut Pernah Diperiksa Saat Penyelidikan

Bantah Kuasa Hukum Haris Azhar dan Fatia, Jaksa Sebut Luhut Pernah Diperiksa Saat Penyelidikan

News | Senin, 08 Mei 2023 | 12:38 WIB

Terkini

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:47 WIB

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:44 WIB

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:38 WIB

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:27 WIB

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:22 WIB

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:20 WIB

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:17 WIB

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:16 WIB

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB