Dapat Info dari Kemenag, Massa FPI Sebut Cuma Mahfud MD yang Bisa Bubarkan Ponpes Al-Zaytun

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 21:08 WIB
Dapat Info dari Kemenag, Massa FPI Sebut Cuma Mahfud MD yang Bisa Bubarkan Ponpes Al-Zaytun
Massa aksi yang tergabung dalam Front Persaudaraan Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (26/6/2023). Mereka mendesak Kemenag segera mencabut izin Pondok Pesantren Al-Zaytun. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja].

Suara.com - Ratusan massa yang tergabung dalam Front Persaudaraan Islam (FPI) melakukan aksi demonstrasi di dekat Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin (26/6/2023).

Mereka menuntut agar pemerintah membubarkan pondok pesantre (Ponpes) Al-Zaytun dan menangkap pemimpin ponpes tersebut, Panji Gumilang.

Massa FPI sebelumnya lebih dulu menggeruduk Kementerian Agama (Kemenag) dengan tuntutan yang sama.

Salah satu peserta aksi mengatakan mereka turut menggeruduk kantor Mahfud MD karena pihak Kemenag mengaku tidak bisa membubarkan ponpes lantaran yang bisa melakukan hal tersebut hanyalah Kemenko Polhukam.

“Kami tadi di Kemenag, orang sana bilang kalau yang bisa membubarkan Al-Zaytun hanya Menko Polhukam (Mahfud MD), makanya dengan aksi ini, semoga pak Mahfud mendengarnya,” kata salah seorang orator dari atas mobil komando, Senin.

Sementara itu, hingga magrib tadi, tidak ada salah seorang pun delegasi dari Kemenko Polhukam yang menemui massa seperti di Kemenag.

Hal tersebut sempat memancing emosi massa yang seakan tidak terima dengan alasan tersebut. Mereka juga sempat mengancam bakal menduduki Jalan Medan Merdeka Barat, hingga ada salah delegasi dari Kemenko Polhukam yang menemuinya.

Namun rasa kecewa massa dapat berkurang saat mendengar orasi dari Habib Bahar Bin Smith. Diakhir orasinya, Bahar yang didampingi oleh Kapolsek Metro Gambir, Kompol Mugia Yarry Junanda, meminta massa bubar dengan tertib.

Habib Bahar Bin Smith ikut menyampaikan orasi di hadapan ratusan massa yang tergabung dalam Front Presaudaraan Islam (FPI), Senin (26/6/2023) malam. (Suara.com/Faqih)
Habib Bahar Bin Smith ikut menyampaikan orasi di hadapan ratusan massa yang tergabung dalam Front Presaudaraan Islam (FPI), Senin (26/6/2023) malam. (Suara.com/Faqih)

Dalam aksi ini FPI menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya:

  1. Mengecam keras penebaran kesesatan dan penistaan agama yang telah dilakukan oleh Panji Gumilang selaku pimpinan Ponpes Al-Zaytun
  2. Menuntut Majelis Ulama Indonesia untuk segera mengeluarkan Fatwa Sesat terhadap ajaran Panji Gumilang;
  3. Menuntut Pemerintah untuk (mencabut) ponpes Al - Zaytun Indramayu karena menjadi tempat sesat menyesatkan yang dilakukan terhadap anak bangsa
  4. Menuntut pihak aparat penegak hukum untuk segera melakukan proses hukum kepada Panji atas dugaan penistaan agama Islam dan ini telah dilaporkan kepada pihak Kepolisian RI oleh beberapa kelompok elemen masyarakat
  5. Menuntut Pemerintah untuk menetapkan Al - Zaytun sebagai Organisasi terlarang serta mengusut pihak - pihak yang turut melindungi Al - Zaytun, baik itu perorangan maupun institusi tertentu
  6. Menyerukan kepada Wali Santri Pesantren Al - Zaytun untuk segera menarik para Santrinya dari Al - Zaytun demi keselamatan Aqidah mereka
  7. Menyerukan kepada Umat Islam untuk bersatu padu terus melawan paham sesat menyesatkan yang akan merusak aqidah umat Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Tampung Santri Al-Zaytun, Habib Bahar Bin Smith: Gratis Gak Pakai Bayar

Siap Tampung Santri Al-Zaytun, Habib Bahar Bin Smith: Gratis Gak Pakai Bayar

News | Senin, 26 Juni 2023 | 20:48 WIB

Serangan Balik Moeldoko Usai Dituding Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun: Emang Nggak Boleh Deket?

Serangan Balik Moeldoko Usai Dituding Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun: Emang Nggak Boleh Deket?

News | Senin, 26 Juni 2023 | 18:34 WIB

Massa FPI Minta Kemenag Cabut Izin Ponpes Al-Zaytun

Massa FPI Minta Kemenag Cabut Izin Ponpes Al-Zaytun

Foto | Senin, 26 Juni 2023 | 17:25 WIB

Demo Bubar Ponpes Al Zaytun di Kantor Mahfud MD, FPI: Panji Gumilang Lebih Parah dari Ahok

Demo Bubar Ponpes Al Zaytun di Kantor Mahfud MD, FPI: Panji Gumilang Lebih Parah dari Ahok

News | Senin, 26 Juni 2023 | 17:12 WIB

Usai Kemenag, FPI Geruduk Gedung Kemenko Polhukam Tuntut Bubarkan Ponpes Al-Zaytun dan Tangkap Panji Gumilang

Usai Kemenag, FPI Geruduk Gedung Kemenko Polhukam Tuntut Bubarkan Ponpes Al-Zaytun dan Tangkap Panji Gumilang

News | Senin, 26 Juni 2023 | 16:35 WIB

Desak Kemenag dan Pemprov Jabar Usut Ponpes Al Zaytun, Kiai Maman PKB: Tidak Ada Istilah, Tidak Bisa Tersentuh

Desak Kemenag dan Pemprov Jabar Usut Ponpes Al Zaytun, Kiai Maman PKB: Tidak Ada Istilah, Tidak Bisa Tersentuh

News | Senin, 26 Juni 2023 | 15:45 WIB

Terkini

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:17 WIB

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:13 WIB

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

Ruang Publik Masih Sulit Diakses Sebagian Warga, Peneliti Dorong Kota Lebih Inklusif

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:59 WIB

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

Sok Jago Hadang Ambulans di Depok, Pria Ini Langsung Ciut Saat Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:49 WIB

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

Donald Trump Kesal Mahalnya Tiket Piala Dunia 2026: Saya Nggak Mau Beli

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:48 WIB

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

Langsung Kena Kritik, CFD Rasuna Said Bakal Diberlakukan dengan Penyesuaian Jam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:44 WIB