Bermodal Pisau dan Tali Ties, Penjahat Tunggal Gasak 18 Jam Tangan Mewah Senilai Rp12,85 Miliar Didor Polisi

Dwi Bowo Raharjo | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 14 Juni 2024 | 17:35 WIB
Bermodal Pisau dan Tali Ties, Penjahat Tunggal Gasak 18 Jam Tangan Mewah Senilai Rp12,85 Miliar Didor Polisi
Pria berinisial HK, tersangka perampokan jam tangan mewah harus berjalan tertatih usai Polisi menghadiahi timah panas di kaki kirinya. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Pria berinisial HK, tersangka perampokan jam tangan mewah harus berjalan tertatih usai Polisi menghadiahi timah panas di kaki kirinya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya, mengatakan HK ditembak dibagian kaki kirinya lantaran berupaya melawan petugas saat mengejar para penadah.

“Tindakan tegas yang dilakukan oleh petugas, setelah dilakukan penangkapan pada saat proses pengembangan tindakan mengejar para penadah, di jalan tersangka melakukan perlawanan, sehingga kita lakukan tindakan tegas,” kata Wira di Polda Metro Jaya, Jumat (14/6/2024).

Dalam aksinya HK beraksi seorang diri. Bermodalkan pisau, HK dapat melumpuhkan 4 orang karyawan yang tangannya diikat menggunakan tali ties yang sebelumnya ia persiapkan.

Sebelum melakukan aksi perampokan, HK sempat melakukan pemantauan di lokasi. Namun aksinya dalam melumpuhkan 4 orang karyawan agak sedikit diluar nalar, pasalnya toko tersebut juga diawasi oleh beberapa pihak keamanan.

“Kemungkinan apakah keterlibatan lain saat tersangka melakukan aksi. Kami dari tim Jatanras Polda Metro Jaya akan melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi, baik itu security, maupun siapapun pegawai toko yang ada di samping kiri-kanan toko. Ada keterlibatan diantara mereka ini sebenarnya menjadi pendalaman untuk kita,” jelas Wira.

Selain itu kepolisian kata Wira, bakal melakukan pendalaman terhadap para penadah yang membantu memasarkan penjualan jam tersebut, mengingat nominal atau harga jam tersebut cukup mahal.

“Masih dalam pendalaman karena kita masih berproses mohon tunggu waktu,” ungkapnya.

Barang bukti jam tangan mewah yang digasak perampok. (Suara.com/Faqih)
Barang bukti jam tangan mewah yang digasak perampok. (Suara.com/Faqih)

Sebelumnya polisi meringkus HK tersngka perampokan toko jam tangan mewah. HK menjalankan aksinya seorang diri.

Dalam aksinya, HK berhasil merampok 18 jam tangan mewah berbagai macam jenis, jika ditaksir, jumlah jam tangan terssebut mencapai Rp12,85 miliar.

Dalam menjual jam belasan jam tangan mewah ini, HK meminta bantuan kepada adik iparnya, dan kedua rekannya.

Total ada 6 jam tangan mewah yang sudah diserahkan HK kepada 3 tersangka yang membantunya dalam penjualan. Sementara 12 jam tangan lainnya masih ditangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pamer Berat Badan Sudah Naik 20 Kg, Syahrini Pakai Jam Tangan Seharga Rp5 Miliar?

Pamer Berat Badan Sudah Naik 20 Kg, Syahrini Pakai Jam Tangan Seharga Rp5 Miliar?

Lifestyle | Jum'at, 14 Juni 2024 | 11:25 WIB

Pengangguran Berat, HK Perampok Toko Jam Mewah di PIK Seharga Rp12,8 Miliar Gagal Kaya usai Diciduk Polisi

Pengangguran Berat, HK Perampok Toko Jam Mewah di PIK Seharga Rp12,8 Miliar Gagal Kaya usai Diciduk Polisi

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 12:41 WIB

18 Jam Tangan Mewah Senilai Rp14 Miliar Dirampok di PIK

18 Jam Tangan Mewah Senilai Rp14 Miliar Dirampok di PIK

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 16:47 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB