Profil Yena Iskandar, Calon Wakil Wali Kota Bandung yang Diusung PSI

Wakos Reza Gautama | Suara.com

Kamis, 29 Agustus 2024 | 14:15 WIB
Profil Yena Iskandar, Calon Wakil Wali Kota Bandung yang Diusung PSI
Profil Yena Iskandar. [Instagram @yenaiskandar]

Suara.com - Pasangan Arfi Rafnialdi-Yena Iskandar Ma'soem dijadwalkan akan mendaftar ke KPU sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung pada Kamis (29/8/2024). 

Pasangan Arfi-Yena ini maju di Pilwakot Bandung 2024 diusung tiga partai politik yaitu Golkar, PSI dan PAN. Sosok Yena Iskandar sendiri menyita perhatian. 

Profil Yena Iskandar

Yena Iskandar merupakan perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 12 November 1973 dari pasangan H. Nanang Iskandar Ma'soem dan Yetty Mulyawati.

Ayah Yena, Nanang Iskandar Ma'soem adalah seorang pengusaha dan pimpinan PT Ma'soem Group. Usahanya meliputi bidang pendidikan, SPBU, air mineral, dan apotek.

Selain menjadi sesepuh di lingkungan pengusaha di Jabar, Nanang Iskandar juga merupakan tokoh dan sesepuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat.

Sementara Yena Iskandar adalah seorang tokoh kesehatan dan pebisnis asal Bandung. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang farmasi dan manajemen rumah sakit.

Yena Iskandar lulus dari Fakultas Ilmu Pendidikan Alam, Jurusan Farmasi UNPAD pada tahun 1997. Ia melanjutkan Program Studi Apoteker dan lulus pada tahun 1998, serta menyelesaikan S2 di Program Studi Magister Manajemen Rumah Sakit Unpas pada tahun 2022.

Saat ini dia menjabat sebagai Direktur Utama PT Ma’Soem Generasi Utama dan PT Yena Farma Indonesia, serta Komisaris di PT Ammara Sahya Gemilang.

Selain itu, ia juga merupakan Bendahara Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) periode 2023-2027, Ketua Pertiwi Jawa Barat untuk periode 2020-2025 dan Bendahara Masyarakat hukum kesehatan indonesia Provinsi Jawa Barat 2022-2027.

Yena juga adalah Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Bandung periode 2022 – 2026, Bidang Pemberdayaan Perempuan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Jawa Barat.

Karier Politik

Di tahun 2020, Yena Iskandar pernah mengikuti kompetisi Pilkada Kabupaten Bandung. Saat itu ia mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung berpasangan dengan Atep Rizal. 

Pada Pilbup Bandung 2020 itu, Yena Iskandar ditetapkan sebagai cabup terkaya dengan total harta sebanyak Rp29.889.951.000.

Gagal di Pilbup Bandung 2020, Yena Iskandar lalu menjadi calon anggota legistlatif (caleg) DPR RI dari Partai PDIP untuk Dapil Jabar 2 meliputi wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama di Hari Pertama, Pendaftaran Calon Kepala Daerah Terkendala, KPU Kabupaten Bogor Belum Siap?

Drama di Hari Pertama, Pendaftaran Calon Kepala Daerah Terkendala, KPU Kabupaten Bogor Belum Siap?

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 14:11 WIB

KPU Papua Tengah Pastikan Dokumen Paslon Meki-Deinas Lengkap dan Memenuhi Syarat

KPU Papua Tengah Pastikan Dokumen Paslon Meki-Deinas Lengkap dan Memenuhi Syarat

Kotak Suara | Kamis, 29 Agustus 2024 | 14:06 WIB

Terjerat Kasus Korupsi, Pencalonan Bupati Situbondo Karna Suswandi Bisa Batal jika...

Terjerat Kasus Korupsi, Pencalonan Bupati Situbondo Karna Suswandi Bisa Batal jika...

Kotak Suara | Kamis, 29 Agustus 2024 | 14:00 WIB

Profil Hanindhito Himawan Pramono Ikut Pilkada 2024, Ayahnya Pilgub DKI Jakarta Sang Anak di Kediri

Profil Hanindhito Himawan Pramono Ikut Pilkada 2024, Ayahnya Pilgub DKI Jakarta Sang Anak di Kediri

News | Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:53 WIB

PDIP Pilih Pramono-Rano, Kemana Arah Anies di Pilkada Jakarta?

PDIP Pilih Pramono-Rano, Kemana Arah Anies di Pilkada Jakarta?

Video | Kamis, 29 Agustus 2024 | 14:05 WIB

Terkini

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB