Nunggak Bayar Hosting Fee Rp231 Miliar, Sandiaga Jamin MotoGP Mandalika 2024 Tetap Digelar: Jangan Khawatir!

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Selasa, 10 September 2024 | 22:25 WIB
Nunggak Bayar Hosting Fee Rp231 Miliar, Sandiaga Jamin MotoGP Mandalika 2024 Tetap Digelar: Jangan Khawatir!
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menegaskan turnamen MotoGP Mandalika 2024 akan tetap terlaksana meskipun masih masih memiliki tunggakan untuk membayar hosting fee sebesar Rp231 miliar. 

Sandiaga menyampaikan bahwa dirinya mendaparkan informasi langsung dari Direktur Komersial ITDC Troy Reza Warokka kalau MotoGP tetap tertangani dengan baik.

"Semua sudah tertangani dengan baik. Jadi jangan khawatir tetap akan berlangsung dari 27 sampai 29 September," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (10/9/2024). 

Terkait hosting fee tersebut, sebelumnya Sandi juga menjelaskan bahwa Kemenparekraf tak terlibat dalam transaksi tersebut dalam gelaran MotoGP tahun ini. Sebelumnya, Kemenparekraf memang menjadi pihak yang membayar hosting fee pada MotoGP Mandalika 2022.

Namun, Badan Pemeriksa Keuangan menyampaikan temuan kalau pembayaran itu tidak sesuai dengan tugas dan fungsi Kemenparekraf.

Sandi menambahkan bahwa gelaran MotoGP di Mandalika, Lombok Tengah, itu akan sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi wisata di sekitarnya. Setidaknya ada tiga desa wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat yang turut alami peningkatan kunjungan wisatan jelang gelaran MotoGP tersebut. 

"Ada Desa Wisata Bonjeruk, Mertak, dan Buwun Sejati, semuanya menyampaikan peningkatan pemesanan homestay-nya dan mereka sangat melihat dampak ini kepada masyarakat di desa-desa wisata," kata Sandiaga.

Dampak MotoGP terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif, ditargetkan Sandi, paling tidak harus sama seperti tahun lalu. 

"Tahun-tahun sebelumnya kan dampaknya bisa kita lihat secara keseluruhan hampir mencapai Rp7,5 triliun lebih secara total dan 2 ribu lapangan kerja tercipta. Ini kita ingin lebih tinggi capaiannya dan lebih kualitas," ujarnya. 

baca juga

Kemenparef menargetkan MotoGP dapat disaksikan hingga 100 ribu penonton. Sehingga, tingkat ekonomi di Lombok bisa naik 10-20 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lengser dari Jabatan Menteri, Ini Pesan Sandiaga ke Anak Buahnya di Kemenparekraf

Jelang Lengser dari Jabatan Menteri, Ini Pesan Sandiaga ke Anak Buahnya di Kemenparekraf

News | Selasa, 10 September 2024 | 17:10 WIB

Anies Baswedan Dirikan Parpol Baru? Sandiaga Uno: Kami Pernah Bahas saat Pimpin Jakarta

Anies Baswedan Dirikan Parpol Baru? Sandiaga Uno: Kami Pernah Bahas saat Pimpin Jakarta

Video | Senin, 09 September 2024 | 14:05 WIB

Ditanya Mau Gabung Kalau Anies Bikin Parpol Baru, Sandiaga: Kebetulan Saya...

Ditanya Mau Gabung Kalau Anies Bikin Parpol Baru, Sandiaga: Kebetulan Saya...

News | Jum'at, 06 September 2024 | 23:02 WIB

Sadar Diri soal Tawaran Menteri di Kabinet Prabowo, Sandiaga: Prioritas Buat yang Berjuang Dulu

Sadar Diri soal Tawaran Menteri di Kabinet Prabowo, Sandiaga: Prioritas Buat yang Berjuang Dulu

News | Jum'at, 06 September 2024 | 21:45 WIB

Terkini

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

×