TKP Pembunuhan Aqila, Bocah yang Tewas dengan Wajah Dilakban Ternyata Dekat Kontrakan Korban

Hairul Alwan

Selasa, 24 September 2024 | 06:58 WIB
TKP Pembunuhan Aqila, Bocah yang  Tewas dengan Wajah Dilakban Ternyata Dekat Kontrakan Korban
Pres rilis kasus pembunuhan Aqila, bocah 5 tahun yang ditemukan tewas dengan wajah dilakban, Senin (23/9/2024). [Yandi Sofyan/Suara.com]

Suara.com - Saenah (38), salah satu pelaku pembunuhan bocah perempuan berusia 5 tahun yang ditemukan tewas dengan wajah dilakban di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak, membeberkan detik-detik dirinya menghabisi nyawa korban bernama  Aqilatunnisa Prisca Herlan atau Aqila (5) tersebut.

Diakui Saenah, dirinya nekat menghantam korban dengan sebuah shockbreaker motor yang berada di dalam gudang yang menjadi lokasi pembunuhan tersebut karena panik melihat korban mencoba melawan saat dibekap olehnya.

Sekedar informasi, gudang tersebut persis berada di samping kamar kontrakan orang tua korban. Dulunya, gudang tersebut merupakan kamar yang sempat dihuni oleh Saenah saat masih hidup bertetangga dengan orang tua korban.

"Itu shockbreaker memang sudah ada di situ Pak, sudah lama, sebelum pindahan karena kami mau punya usaha juala es, dan setelah itu saya spontan (pukul korban pakai shockbreaker) Pak karena saya panik (korban melawan)," ungkap pelaku Saenah dalam press conference di Mapolres Cilegon, Senin (23/9/2024).

"(Dipukul di bagian mana?) di pundak, dilakban dulu (sebelum dipukul pakai shockbreaker," lanjutnya.

Tak berhenti sampai di situ, dikatakan Saenah, dirinya pun membekap wajah korban lalu mendudukinya dengan sebuah bantal boneka yang sengaja dibawanya dari rumah sehingga membuat korban menghembuskan nafas terakhirnya.

"Itu iya (wajah korban dibekap pakai bantal boneka lalu diduduki). Saya bawa dari rumah (bantal boneka)," ujarnya.

Ia mengaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran terbakar api cemburu karena melihat kedekatan antara ibu korban dengan pelaku lain, Rahmi (38). Pasalnya ia dan pelaku Rahmi telah menjalin hubungan sesama jenis selama hampir 2 tahun lamanya.

"Saya dendam terhadap saudari Amelia (ibu korban), karena dia selalu mengajak RH (Rahmi) untuk ke sana ke sini, jadi cemburu, saya cemburu," ungkapnya.

Saenah merupakan satu dari lima pelaku pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia 4 tahun. Keempat pelaku lainnya adalah Rahmi (38), Emi (23), Ujang (23) dan Yayan (32).

Mayat korban ditemukan oleh warga tergeletak di pinggir Pantai Cihara, Kabupaten Lebak, Banten dengan kondisi wajah tertutup lakban pada Kamis (19/9/2024) lalu.

Sebelumnya, korban sempat dinyatakan hilang saat ditinggalkan ibunya di dalam kamar kontrakan pada Selasa (17/9/2024), saat itu ibu korban pergi keluar kontrakan untuk menjemput suaminya.

Kontributor : Yandi Sofyan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Peran 5 Pelaku Pembunuh Aqila, Bocah yang Ditemukan Tewas Dilakban

Polisi Ungkap Peran 5 Pelaku Pembunuh Aqila, Bocah yang Ditemukan Tewas Dilakban

News | Senin, 23 September 2024 | 18:18 WIB

Sakit Hati Ditagih Hutang dan Cemburu Jadi Motif Pelaku Pembunuhan Aqila

Sakit Hati Ditagih Hutang dan Cemburu Jadi Motif Pelaku Pembunuhan Aqila

News | Senin, 23 September 2024 | 15:23 WIB

Pengakuan Perempuan Pembunuh Bocah Di Banten, Polisi Sampai Geram: Gimana Kalau Anakmu Yang Begitu?

Pengakuan Perempuan Pembunuh Bocah Di Banten, Polisi Sampai Geram: Gimana Kalau Anakmu Yang Begitu?

News | Senin, 23 September 2024 | 13:40 WIB

Fakta Baru Kasus Bocah Aqila yang Tewas Dilakban, Pembunuhnya Ngutang dan Masih Teman Ortu Korban

Fakta Baru Kasus Bocah Aqila yang Tewas Dilakban, Pembunuhnya Ngutang dan Masih Teman Ortu Korban

News | Senin, 23 September 2024 | 10:43 WIB

Viral Pengakuan Wanita Penculik yang Lakban Wajah Aqila: Ungkap soal Utang hingga Dijanjikan Uang Rp50 Juta

Viral Pengakuan Wanita Penculik yang Lakban Wajah Aqila: Ungkap soal Utang hingga Dijanjikan Uang Rp50 Juta

News | Minggu, 22 September 2024 | 16:59 WIB

Lima Pelaku Pembunuhan Aqila, Bocah 5 Tahun yang Wajahnya Dililit Lakban Ditangkap

Lima Pelaku Pembunuhan Aqila, Bocah 5 Tahun yang Wajahnya Dililit Lakban Ditangkap

News | Minggu, 22 September 2024 | 16:51 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB