Trump Usul Aneksasi Gaza dan Pindahkan Warga Palestina, Dunia Arab dan PBB Murka!

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 06 Februari 2025 | 12:08 WIB
Trump Usul Aneksasi Gaza dan Pindahkan Warga Palestina, Dunia Arab dan PBB Murka!
Donald Trump (instagram/donaldtrump)

Suara.com - Sekutu AS di dunia Arab dan tokoh internasional telah mengecam rencana Presiden Donald Trump agar Amerika Serikat “mengambil alih” Jalur Gaza setelah warga Palestina yang tinggal di daerah kantong yang terkepung itu dipindahkan secara paksa ke negara-negara tetangga.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Liga Arab mengatakan usulan Trump yang mengejutkan itu adalah “resep untuk ketidakstabilan” di kawasan itu, dan bahwa setiap pemindahan paksa warga Palestina “ditolak di tingkat Arab dan internasional.”

Blok regional yang beranggotakan 22 orang itu menekankan bahwa usulan itu akan “melanggar hukum internasional.”

Trump, dalam sebuah konferensi pers dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sedang berkunjung di Gedung Putih pada hari Selasa, mengatakan Amerika Serikat harus “mengambil alih” Jalur Gaza dan memindahkan penduduknya ke negara-negara tetangga.

Organisasi Negara-negara Islam (OKI), yang mewakili lebih dari 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia, juga menyuarakan penolakannya terhadap rencana apa pun untuk mengubah realitas geografis, demografis, atau hukum Gaza.

Usulan Trump, kata OKI, “berkontribusi pada konsolidasi pendudukan, pemukiman kolonial, dan perampasan tanah Palestina dengan paksa, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan.”

Organisasi tersebut menyerukan “penarikan penuh pendudukan Israel, memperkuat keteguhan hati warga Palestina di tanah mereka dan pengembalian mereka dengan aman ke rumah mereka.”

Rencana Trump juga ditolak secara terpisah oleh sekutu AS di kawasan tersebut, termasuk Arab Saudi, Yordania, Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Turki, serta oleh pejabat PBB dan organisasi hak asasi manusia. Selain itu, rencana tersebut mendapat kritik keras dari negara-negara Eropa, termasuk sekutu dekat AS, Inggris dan Prancis, yang memperingatkan bahwa usulan tersebut akan mengabaikan solusi dua negara.

Pembersihan etnis harus dihindari

baca juga

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres diperkirakan akan mengumumkan pada pertemuan PBB yang dijadwalkan pada Rabu malam bahwa para pemimpin dunia harus memastikan bahwa "pembersihan etnis" dihindari saat menangani situasi di Gaza setelah perang.

“Sangat penting bagi kita untuk tetap setia pada landasan hukum internasional. Sangat penting untuk menghindari segala bentuk pembersihan etnis,” kata Guterres, menurut juru bicaranya Stephane Dujarric.

Kepala PBB juga akan menegaskan kembali solusi dua negara sebagai jalan menuju penyelesaian konflik Israel-Palestina, katanya.

Pemindahan paksa warga Palestina ‘sangat dilarang'

Pada hari Rabu, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, juga mengecam keras rencana Trump untuk Gaza.

Turk menunjukkan bahwa hukum internasional “sangat jelas” tentang masalah ini dan bahwa pemindahan paksa orang-orang dari wilayah mereka “sangat dilarang.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Teken Perintah Eksekutif Larang Atlet Transgender di Olahraga Wanita

Trump Teken Perintah Eksekutif Larang Atlet Transgender di Olahraga Wanita

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 11:40 WIB

Trump Ingin Gusur Warga Gaza, Kepala PBB Peringatkan Pembersihan Etnis

Trump Ingin Gusur Warga Gaza, Kepala PBB Peringatkan Pembersihan Etnis

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 11:06 WIB

Israel Boikot Dewan HAM PBB, Tuduh Lembaga Tersebut Bersikap Anti-Yahudi

Israel Boikot Dewan HAM PBB, Tuduh Lembaga Tersebut Bersikap Anti-Yahudi

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 06:35 WIB

Rencana Trump Soal Gaza Picu Kecaman Global, Saudi Sebut Pendudukan Israel Akar Masalah

Rencana Trump Soal Gaza Picu Kecaman Global, Saudi Sebut Pendudukan Israel Akar Masalah

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:38 WIB

Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:05 WIB

Kisah Di Balik Roti Kembang Waru, Sajian Wajib Hajatan Keraton Mataram

Kisah Di Balik Roti Kembang Waru, Sajian Wajib Hajatan Keraton Mataram

Video | Kamis, 06 Februari 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×