DPR Kritik Bulog Libatkan Babinsa Serap Gabah, Alex Indra: Perintah Presiden Sejahterakan Petani, Jangan Melenceng!

Riki Chandra

Kamis, 06 Maret 2025 | 22:46 WIB
DPR Kritik Bulog Libatkan Babinsa Serap Gabah, Alex Indra: Perintah Presiden Sejahterakan Petani, Jangan Melenceng!
Penyerapan gabah petani oleh Bulog dikritik Anggota DPR RI. [Dok. Antara]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menekankan bahwa Bulog harus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Dia menegaskan, jika harga jual beras petani sudah melebihi nilai keekonomisan, maka Bulog tidak perlu melakukan intervensi. Namun, jika harga di tingkat petani anjlok, barulah Bulog turun tangan.

Hal ini disampaikan oleh Alex Indra Lukman saat merespons kebijakan Bulog yang akan melibatkan Babinsa dalam menyerap gabah dan beras dari petani pada musim panen kuartal pertama tahun 2025.

Kebijakan ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden Prabowo Subianto yang berupaya menjaga produksi beras nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi beras diperkirakan mencapai 8 juta ton hingga Maret 2025 dan meningkat menjadi 13-14 juta ton pada April 2025.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa harga gabah di tingkat petani harus tetap terkendali. Hal itu juga dikonfirmasi oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada Selasa (4/3/2025).

Menurut Ketua PDIP Sumbar itu, harga tebus Bulog sebesar Rp 6.500 per kg sudah ideal. Namun, jika ada pedagang yang menawarkan harga lebih tinggi, maka mekanisme pasar sebaiknya tetap berjalan.

"Pesan utama Presiden Prabowo Subianto adalah meningkatkan kesejahteraan petani. Jika harga gabah di pasaran naik, maka tanpa campur tangan pemerintah pun tujuan tersebut sudah tercapai," ujar Alex Indra Lukman, Kamis (6/3/2025).

Ia juga menegaskan bahwa harga tebus tidak bisa disamaratakan di seluruh daerah. Jika di suatu wilayah ada pedagang yang bisa membeli di atas Rp6.500, maka Bulog juga harus menyesuaikan harga agar tidak menghambat peningkatan kesejahteraan petani.

Alex Indra Lukman menyoroti kebijakan Bulog yang melibatkan Babinsa dalam menyerap gabah dan beras. Menurutnya, kebijakan ini bisa menimbulkan kesan bahwa aparat memaksa petani untuk menjual hasil panennya ke Bulog. Padahal, mereka mungkin memiliki pembeli lain yang menawarkan harga lebih tinggi.

"Negara tidak boleh melakukan monopoli dalam sektor ini. Petani harus diberikan kebebasan untuk menjual gabah mereka kepada pembeli yang menawarkan harga terbaik," tegas Alex Indra Lukman.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. [Dok. Istimewa]
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. [Dok. Istimewa]

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Sumbar I, Alex Indra Lukman menegaskan bahwa instruksi Presiden Prabowo Subianto sangat jelas, yaitu menyejahterakan petani. Atas dasar itu, tidak perlu ada tafsir yang berlebihan dari Bulog dalam menjalankan kebijakan ini.

Selain itu, berdasarkan laporan yang diterimanya, banyak petani mengapresiasi kebijakan Presiden yang menginstruksikan Bulog untuk menyerap hasil panen mereka.

Sebab, harga yang ditentukan sudah memenuhi nilai keekonomisan. Namun, beredarnya surat dari Bulog yang mewajibkan penjualan ke mereka menimbulkan pertanyaan besar.

"Kesan yang muncul dari surat Bulog tersebut adalah petani wajib menjual ke Bulog. Jika demikian, maka sudut pandangnya sudah melenceng dari apa yang diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:45 WIB

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bulog Mau Guyur Beras Premium ke Ritel, Tapi Bisa Bikin Merugi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:45 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:19 WIB

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Program SPHP, Bulog Siap Salurkan 150 Ribu Ton SPHP Jagung hingga Akhir 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:05 WIB

BULOG dan TNI Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan bagi 33,2 Juta Penerima

BULOG dan TNI Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan bagi 33,2 Juta Penerima

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 12:24 WIB

Bulog dan Kemenko Pangan Bagikan Langsung 7.542 Ton Beras Bantuan Pangan di Kediri

Bulog dan Kemenko Pangan Bagikan Langsung 7.542 Ton Beras Bantuan Pangan di Kediri

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:31 WIB

Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak

Bulog Cirebon Kawal Bantuan Pangan ke Masyarakat, Pastikan Beras Diterima Penerima yang Berhak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:25 WIB

Beras SPHP: Menjaga Stabilitas atau Memelihara Ketergantungan?

Beras SPHP: Menjaga Stabilitas atau Memelihara Ketergantungan?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 11:15 WIB

Terkini

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:25 WIB

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

×