PPP Memanas Jelang Muktamar, Ketua DPW dan DPP Bantah Ada Usulan Pilih Ketum Baru

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 14 Mei 2025 | 18:29 WIB
PPP Memanas Jelang Muktamar, Ketua DPW dan DPP Bantah Ada Usulan Pilih Ketum Baru
Ketua DPP-DPW Nyatakan Sikap, Bantah Ada Sejumlah Pengurus Wilayah PPP Ingin Ketua Umum Baru di Muktamar. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah Dewan Pengurus Wilayah (DPW) hingga Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membantah adanya sejumlah pengurus wilayah disebut sudah menyatakan sikap untuk memilih Ketua Umum baru dalam Muktamar PPP 2025 mendatang.

Sikap itu ditegaskan disampaikan oleh Ketua DPP PPP, Tengku Amri, Ketua DPW PPP Jakarta, Syaiful R. Dasuki, Ketua DPW PPP NTT, Zaenudin Lonek dan Ketua DPW PPP Sumatera Utara, Jafaruddin Harahap dalam konferensi pers di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).

"Menyatakan bahwa informasi tentang adanya 20 DPW yang telah mendukung calon Ketua Umum PPP dari luar partai adalah tidak benar," kata Saiful membacakan sikap.

Ia mengatakan, soal adanya sejumlah DPW disebut menghendaki ketua umum baru, hanya penyesatan informasi dilakukan oleh oknum PPP yang ingin membuat gaduh partai mengatasnamakan pengurus PPP di daerah-daerah untuk kepentingan pribadinya.

Menurutnya, kekinia sejumlah DPW hingga DPP mendukung penuh hasil Mukernas PPP tanggal 13 15 Desember 2024 di Mercure Ancol, Jakarta yang memutuskan tidak ada perubahan AD/ART PPP terkait persyaratan calon Ketua Umum PPP.

"Menolak upaya segelintir petualang politik yang dimotori oleh Arwani Thomafi, yang terus berupaya memprovokasi dan mengadu domba antara pengurus PPP di daerah dengan Dewan Pimpinan Pusat dengan tujuan mengambil alih PPP dengan cara-cara inskonstitusional dan tidak bermartabat," katanya.

Di sisi lain, kata dia, PPP terbuka terhadap aspirasi dan keinginan berbagai elemen bangsa yang ingin ikut berkhidmat dan menjadi energi baru bagi kebangkitan PPP tetapi tetap mengacu pada mekanisme dan konstitusi partai.

"Meminta dengan tegas agar para oknum-oknum "keblinger" untuk menghentikan petualangannya di PPP menjelang Muktamar, karena PPP butuh kerja keras dan soliditas dalam mengembalikan kejayaannya di Pemilu 2029," ujarnya.

"Mengajak Pengurus dan Kader-kader PPP khususnya di daerah-daerah untuk terus menjaga ghirah perjuangan sesuai khidmat dan prinsip perjuangan PPP dan kita sambut Muktamar X PPP dengan riang gembira, penuh silaturrahim dan kesejukan," sambungnya.

baca juga

Sebelumnya, Partai Persatuan Pembangunan atau PPP akan menggelar Muktamar dalam waktu dekat. Seluruh pengurus PPP menghendaki adanya ketua umum baru di Muktamar nanti.

"Jika benar ada 20 DPW PPP ingin Ketum baru diMuktamar 2025, menurut saya jangankan 20 DPW PPP, semua DPW PPP, DPC PPP dan DPP PPP pasti menghendaki Ketum baru di Muktamar," kata Juru Bicara PPP, Usman M Tokan kepada wartawan, Rabu (14/5/2025).

Ia mengatakan, alasan semua menghendaki ketua umum baru sebab PPP kini hanya dipimpin oleh Plt Ketua Umum bukan dari hasil Muktamar.

"Jadi kita semua sebagai pengurus dan kader PPP pasti berkeinginan untuk sesegera mungkin melaksanakan muktamar untuk memilih ketua umum baru agar kita memiliki waktu cukup untuk melakukan konsolidasi menyeluruh agar PPP berjaya kembali di Pemilu 2029 yang akan datang," ujarnya.

Adapun, Usman menyampaikan, jika pelaksanaan Muktamar PPP baru akan digelar usai momen Idil Adha yakni pada Agustus atau September.

"Setelah Rapat Pengurus Harian DPP PPP terakhir di kantor DPP telah memutuskan untuk pelaksanaan Muktamar PPP setelah menghadapi hari raya Idul Adha dan Pilkada Ulang dibeberapa daerah, sehingga diputuskan antara Agustus - September, ini masih tentatif," katanya.

"Tidak ada niatan menunda nunda Muktamar dan semua pihak dapat memahaminya. Mengingat Jadual Muktamar masih beberapa bulan lagi tentunya banyak hal bisa terjadi dan waktu cukup untuk para kandidat baik internal maupun eksternal berinteraksi dengan para pemilih atau pemilik suara di Muktamar," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Muktamar 2025, Jubir PPP: Kami Semua Inginkan Ketum Baru

Jelang Muktamar 2025, Jubir PPP: Kami Semua Inginkan Ketum Baru

News | Rabu, 14 Mei 2025 | 11:41 WIB

Romy PPP: Kebijakan Trump Jadi Biang Kerok Badai Ekonomi Global!

Romy PPP: Kebijakan Trump Jadi Biang Kerok Badai Ekonomi Global!

Video | Jum'at, 25 April 2025 | 18:11 WIB

Masih Fokus Konsolidasi Muktamar, PPP No Comment soal Dukungan PAN untuk Prabowo Nyapres 2029

Masih Fokus Konsolidasi Muktamar, PPP No Comment soal Dukungan PAN untuk Prabowo Nyapres 2029

News | Jum'at, 25 April 2025 | 15:30 WIB

Usai Rumah Digeledah, KPK Periksa Djan Faridz Hari Ini

Usai Rumah Digeledah, KPK Periksa Djan Faridz Hari Ini

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 14:31 WIB

Ini Profil 3 Anggota DPRD OKU Terjerat OTT KPK di OKU: Ada Kader PDIP dan PPP

Ini Profil 3 Anggota DPRD OKU Terjerat OTT KPK di OKU: Ada Kader PDIP dan PPP

News | Minggu, 16 Maret 2025 | 20:53 WIB

PPP Terkejut KPK Geledah Rumah Djan Faridz

PPP Terkejut KPK Geledah Rumah Djan Faridz

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 13:34 WIB

Apresiasi Penurunan Biaya Haji, PPP Ingatkan Kualitas Layanan

Apresiasi Penurunan Biaya Haji, PPP Ingatkan Kualitas Layanan

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 11:46 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×