Hasil Survei 32 Persen Warga Banten Kurang Puas, Andra Soni Bicara Fokus Utama

Andi Ahmad S

Minggu, 01 Juni 2025 | 23:02 WIB
Hasil Survei 32 Persen Warga Banten Kurang Puas, Andra Soni Bicara Fokus Utama
Gubernur Banten, Andra Soni memberi keterangan kepada awak media soal unjuk rasa ojek online (Ojol) di Pendopo Gubernur Banten lama, Selasa 20 Mei 2025. [Yandi Sofyan/SuaraBanten.id]

Suara.com - Sebanyak 32 persen warga Banten menyatakan kurang puas terhadap kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni. Data tersebut didapat dari rilis survei Indikator Politik Indonesia.

Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Terlepas dari hasil survei tingkat kepuasan 100 hari kerja yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia.

“Survei merupakan metodologi penelitian yang penting untuk kita pahami bersama. Bagi saya, ini adalah produk ilmiah yang bisa dijadikan alat evaluasi. Tapi yang paling utama, bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya, dilansir dari Antara, Minggu 1 Juni 2025.

Ia mencontohkan upaya percepatan pengoperasian dua rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Banten yang sebelumnya belum berfungsi sebagai bentuk pelayanan nyata yang langsung menyentuh masyarakat.

“Salah satunya sudah berdiri tiga tahun, tapi belum melayani masyarakat. Ini kami kebut agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Selain kesehatan, Andra juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran untuk mendukung program pembangunan yang berdampak langsung, seperti infrastruktur desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

“Efisiensi anggaran yang kami lakukan bukan untuk penghematan semata, tapi agar bisa dialihkan ke program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar dia menjelaskan.

Gubernur juga menyebut program sekolah gratis untuk SMA dan SMK swasta tengah disiapkan. Ia menilai wajar bila hasil survei belum menangkap dampaknya karena program tersebut belum diimplementasikan penuh.

baca juga

“Sekolah gratis untuk SMA dan SMK swasta sedang kami siapkan dan akan segera dilaksanakan. Jadi wajar kalau dalam survei belum bisa terlihat dampaknya,” ujarnya.

Andra mengajak semua pihak melihat kinerja kepala daerah secara utuh dan tidak semata dari angka survei. Menurutnya, setiap daerah memiliki konteks dan tantangan yang berbeda.

“Seperti di Yogyakarta, misalnya, Gubernurnya tidak dipilih lewat pilkada, tetapi berdasarkan keistimewaan undang-undang. Sedangkan di Banten, kami dipilih langsung oleh rakyat, tentu dinamikanya berbeda,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa arah pembangunan Provinsi Banten tetap berjalan sesuai rencana, dengan pergeseran dan perubahan anggaran yang disusun untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan Banten akan terus berjalan. Yang penting adalah memastikan masyarakat merasakan dampaknya secara langsung. Itu tujuan utama kami,pelayanan publik yang nyata dan merata,” kata Andra.

Pernyataan Andra disampaikan merespons hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis baru-baru ini. Survei tersebut mengukur tingkat kepuasan publik atas kinerja enam gubernur di Pulau Jawa, termasuk Provinsi Banten.

Survei dilakukan pada 12–19 Mei 2025 dengan metode wawancara tatap muka dan melibatkan 400 responden di Banten. Hasilnya, 3 persen menyatakan sangat puas, 48 persen cukup puas, 32 persen kurang puas, dan 3 persen tidak puas sama sekali terhadap kinerja Gubernur Banten.

Sementara 15 persen responden tidak menjawab atau tidak tahu. Survei ini memiliki margin of error sebesar +/-5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sekilas Tentang Andra Soni

Andra Soni lahir 12 Agustus 1976 adalah seorang politikus dan wirausahawan asal Indonesia yang terpilih sebagai Gubernur ke-5 Banten untuk masa jabatan 2025 hingga 2030 dari Partai Gerindra.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten periode 2019-2024. Ia juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Banten.

Kehidupan awal

Andra Soni lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat pada 12 Agustus 1976. Ia merupakan anak dari pasangan Zainal Abidin dan Yasni bersuku Piliang asal Jorong Pincuran Gadang, Nagari Andaleh, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sang ayah adalah seorang petani, lalu pindah ke Pekanbaru menjadi pekerja konstruksi, sebelum berimigrasi secara ilegal ke Malaysia dan bekerja di perkebunan kelapa sawit.

Usai menyelesaikan pendidikan dasar di Malaysia, Andre kembali lagi ke Indonesia. Ia pindah ke Ciledug, Tangerang dan tinggal bersama kakaknya, menyelesaikan SMA dengan dukungan finansial dari pemilik rumah yang mereka sewa (putra menteri dalam negeri pertama Indonesia Wiranatakusumah V).

Setelah menamatkan SMA, ia sudah bekerja sebagai kurir di sebuah perusahaan. Begitu tamat, ia bekerja di PT Prastapindo Abadi Sejahtera, PT Pura Kentjana Jakarta, dan PT Air Supremasi Indonesia. Ia akhirnya menjadi manajer di perusahaan tersebut sebelum mendirikan perusahaan logistik miliknya sendiri, PT Antaran Sukses Express.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisata Agro Bukit Waruwangi, Tempat Terbaik untuk Menikmati Long Weekend

Wisata Agro Bukit Waruwangi, Tempat Terbaik untuk Menikmati Long Weekend

Your Say | Kamis, 29 Mei 2025 | 14:29 WIB

Diduga Untung Rp 6,8 Juta per Hari, 2 Tersangka Penyelewengan LPG Subsidi di Tangerang Diringkus

Diduga Untung Rp 6,8 Juta per Hari, 2 Tersangka Penyelewengan LPG Subsidi di Tangerang Diringkus

News | Rabu, 28 Mei 2025 | 05:52 WIB

Akui Sulit Digeber dalam 100 Hari Kerja, Pramono Cabut Jakarta Funding dari Program Quick Wins

Akui Sulit Digeber dalam 100 Hari Kerja, Pramono Cabut Jakarta Funding dari Program Quick Wins

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 12:14 WIB

Selain PIK 2, Wagub Banten Ingin Rute Transjabodetabek Diperpanjang sampai Serang

Selain PIK 2, Wagub Banten Ingin Rute Transjabodetabek Diperpanjang sampai Serang

News | Senin, 26 Mei 2025 | 11:25 WIB

Aceh Besar Gerak Cepat Bersihkan Sampah Ilegal: Warga Diimbau Lakukan Ini

Aceh Besar Gerak Cepat Bersihkan Sampah Ilegal: Warga Diimbau Lakukan Ini

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 18:57 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×