Masih Ngotot! Roy Suryo Ungkap Alasan Jokowi Palsukan Ijazah, Bikin Geleng-Geleng Kepala

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Jum'at, 04 Juli 2025 | 08:21 WIB
Masih Ngotot! Roy Suryo Ungkap Alasan Jokowi Palsukan Ijazah, Bikin Geleng-Geleng Kepala
Roy Suryo membahas ijazah palsu Jokowi di Podcast Refly Harun. [YouTube]

Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, kembali menggemparkan publik dengan pernyataannya terkait dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu diungkakpan dalam sebuah podcast YouTube bersama Refly Harun, Roy Suryo secara blak-blakan membeberkan hasil analisisnya yang mengklaim 99,9 persen ijazah Jokowi adalah palsu.

Pernyataan ini sontak memicu perdebatan luas, terutama mengingat jabatan tinggi yang diemban Presiden.

Menurut Roy Suryo, kecurigaan terhadap keaslian ijazah ini bermula sejak April lalu, setelah adanya unggahan dari kader PSI, Dian Sandi, yang mempublikasikan foto ijazah tersebut. Sejak saat itu, tim Roy Suryo mulai melakukan analisis mendalam. Berbagai kejanggalan ditemukan pada foto ijazah yang beredar.

“Kami menemukan perbedaan warna logo UGM, pas foto yang terlalu tajam, dan bahkan cap fakultas yang anehnya tidak menimpa jas. Ini semua adalah indikasi awal yang sangat kuat,” terang Roy Suryo dikutip pada Jumat (4/7/2025).

Menurutnya, analisis visual menunjukkan bahwa resolusi foto pada ijazah tersebut sangat tinggi, tidak lazim untuk dokumen yang dikeluarkan pada tahun 1980-an.

Pakar telematika Roy Suryo. (Suara.com/Faqih)
Pakar telematika Roy Suryo. (Suara.com/Faqih)

Lebih lanjut, Roy Suryo juga membandingkan foto pada ijazah dengan foto asli Joko Widodo. Hasilnya, ia menyatakan bahwa foto tersebut tidak identik dengan Presiden Jokowi, bahkan kemiripannya disebut di bawah 50%.

“Yang lebih mencengangkan, setelah kami lakukan perbandingan lebih lanjut, foto pada ijazah tersebut justru memiliki kemiripan 89% dengan seseorang bernama Dumatno,” ungkapnya, memicu spekulasi yang lebih jauh. Kejanggalan ini menjadi salah satu pilar utama argumen Roy Suryo dalam menuding adanya pemalsuan.

Dugaan pemalsuan ini, menurut analisis Roy Suryo, tidak dilakukan pada tahun 1985, saat ijazah tersebut seharusnya dikeluarkan, melainkan diduga direkayasa setelah tahun 2010.

Hal ini mengindikasikan adanya upaya sengaja untuk memalsukan dokumen pendidikan di kemudian hari. Untuk memperkuat klaimnya, Roy Suryo juga membandingkan ijazah Jokowi dengan ijazah tiga pembanding dari angkatan yang sama, dan menemukan bahwa ijazah-ijazah tersebut tidak identik.

Tidak hanya ijazah, keaslian skripsi Jokowi juga turut menjadi sorotan. Roy Suryo menemukan beberapa anomali, termasuk perbedaan jenis kertas yang digunakan, tidak adanya lembar pengujian skripsi, dan keraguan terhadap tanda tangan Prof. Ahmad Sumitro yang tercantum. Kecurigaan semakin menguat ketika Kasmujo, yang sebelumnya disebut Jokowi sebagai dosen pembimbing skripsinya, membantah hal tersebut.

“Kasmujo menyatakan bahwa dirinya adalah dosen pembimbing akademik, bukan dosen pembimbing skripsi. Ini adalah kontradiksi yang signifikan,” papar Roy Suryo.

Selain itu, informasi mengenai Kuliah Kerja Nyata (KKN) Jokowi juga disebut tidak konsisten. Awalnya disebutkan pada tahun 1983, namun kemudian diralat menjadi tahun 1985. Inkonsistensi data ini menambah daftar pertanyaan yang diajukan Roy Suryo terkait rekam jejak pendidikan Presiden.

Dalam investigasinya, Roy Suryo dan timnya bahkan menelusuri hingga ke Pasar Pramuka, Jakarta, tempat yang diduga menjadi lokasi praktik pembuatan dokumen palsu. Informasi ini didapatkan dari seorang politisi bernama Bitor Suryadi.

“Kami menemukan indikasi kuat adanya keterlibatan Profesor Paiman, seorang akademisi, yang diduga pernah memiliki kios di Pasar Pramuka dan terlibat dalam praktik pembuatan ijazah palsu,” ujar Roy Suryo, mengutip analisis dari Kolonel Purnawirawan Sri Rajasa Candra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyidik Ijazah Jokowi Menunggu, di Mana Roy Suryo?

Penyidik Ijazah Jokowi Menunggu, di Mana Roy Suryo?

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 14:52 WIB

Gelar Perkara Ijazah Jokowi Ditunda, Kenapa TPUA Minta Roy Suryo Dihadirkan?

Gelar Perkara Ijazah Jokowi Ditunda, Kenapa TPUA Minta Roy Suryo Dihadirkan?

News | Kamis, 03 Juli 2025 | 11:42 WIB

Otak Pemalsuan Ijazah Jokowi? Sosok Kunci 'Widodo' Akhirnya Buka Suara Lawan Tuduhan Politisi PDIP

Otak Pemalsuan Ijazah Jokowi? Sosok Kunci 'Widodo' Akhirnya Buka Suara Lawan Tuduhan Politisi PDIP

News | Rabu, 02 Juli 2025 | 14:55 WIB

Terkini

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:28 WIB

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:25 WIB

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:18 WIB

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:16 WIB

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:14 WIB

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:11 WIB

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:04 WIB

Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman

Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:50 WIB

6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak

6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:19 WIB