Beasiswa LPDP Ditolak Kampus Top Dunia Viral Gegara Biaya Hidup? Ini Faktanya

Muhammad Ilham Baktora

Senin, 07 Juli 2025 | 13:28 WIB
Beasiswa LPDP Ditolak Kampus Top Dunia Viral Gegara Biaya Hidup? Ini Faktanya
Ilustrasi mahasiswa belajar di luar negeri. (Freepik)

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia pendidikan tinggi Indonesia. Sejumlah calon mahasiswa peraih beasiswa bergengsi dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dilaporkan mendapat penolakan dari beberapa universitas ternama di luar negeri, salah satunya adalah University of Amsterdam (UvA) di Belanda.

Isu ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan para pemburu beasiswa, memicu pertanyaan besar,, apa yang sebenarnya terjadi?

Polemik ini pertama kali mencuat ketika beberapa awardee LPDP tujuan Belanda mengungkapkan bahwa surat jaminan pendanaan atau Letter of Guarantee (LoG) dari LPDP tidak diterima oleh pihak universitas.

Alasannya, format dan detail yang tertera dalam surat tersebut dianggap tidak memenuhi syarat bukti keuangan (proof of financial sufficiency) yang ditetapkan oleh universitas dan layanan imigrasi setempat.

Universitas seperti University of Amsterdam menuntut bukti bahwa mahasiswa internasional memiliki dana yang cukup untuk menanggung seluruh biaya hidup selama satu tahun studi, yang harus tersedia di rekening bank.

Sementara itu, model pendanaan LPDP menyalurkan biaya hidup secara berkala (per tiga bulan), bukan dalam satu dana besar di awal. Ketidaksesuaian inilah yang menjadi pangkal masalah utama, bukan karena beasiswa LPDP dianggap tidak kredibel.

Penjelasan Resmi dan Bantahan dari Pihak LPDP

Menanggapi keresahan publik, pihak LPDP pun angkat bicara. Direktur Utama LPDP, Dwi Larso, secara tegas menyatakan bahwa masalah ini murni bersifat administratif dan komunikasi, bukan karena nilai beasiswa yang tidak mencukupi.

LPDP mengklaim tengah proaktif menjalin komunikasi intensif dengan universitas-universitas terkait untuk menyelaraskan format surat jaminan mereka.

baca juga

Dalam sebuah pernyataan, Dwi Larso menegaskan bahwa tidak ada masalah fundamental dengan beasiswa LPDP itu sendiri. Ia mengklarifikasi situasi yang terjadi dan langkah yang tengah ditempuh.

"Memang ada beberapa kasus di Belanda dan satu-dua di negara lain, tapi ini lebih ke masalah teknis administrasi saja. Kami sedang menyesuaikan format LoG agar sesuai dengan permintaan spesifik beberapa universitas tersebut," kata Dwi Larso dalam keterangannya, Senin (7/7/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa LPDP berkomitmen penuh untuk memastikan setiap awardee dapat memulai studinya tanpa hambatan. Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran mengenai apakah beasiswa LPDP "bermasalah".

"LPDP menjamin 100 persen semua awardee yang sudah kami nyatakan lulus akan berangkat. Ini komitmen negara. Isu yang ada sekarang murni soal teknis penyajian informasi pada surat jaminan yang sedang kami selesaikan segera," tegas Dwi Larso.

Bukan Hanya Amsterdam, Universitas Mana Lagi?

Masalah serupa ternyata tidak hanya terjadi di University of Amsterdam. Berdasarkan laporan dan diskusi di kalangan komunitas awardee LPDP, beberapa universitas lain di Eropa, khususnya Belanda, juga menerapkan kebijakan pembuktian finansial yang ketat.

Universitas seperti Wageningen University & Research dan Utrecht University juga disebut-sebut memiliki persyaratan serupa yang sempat menjadi kendala bagi beberapa calon mahasiswa Indonesia.

Isu ini juga pernah dilaporkan terjadi di beberapa universitas di Swedia beberapa tahun lalu, yang menyoroti perbedaan standar biaya hidup dan persyaratan imigrasi yang berbeda-beda di setiap negara.

Realita Mahasiswa Indonesia di Kancah Global

Di tengah isu administratif ini, penting untuk melihat gambaran yang lebih besar.

Antusiasme pelajar Indonesia untuk menimba ilmu di luar negeri terus meningkat. Hingga data terakhir pada awal 2025, tercatat puluhan ribu mahasiswa aktif Indonesia tersebar di berbagai universitas top dunia.

Menurut data UNESCO Institute for Statistics dan laporan LPDP, lebih dari 65.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.

Negara-negara seperti Australia, Amerika Serikat, Inggris, Belanda, dan Jerman masih menjadi destinasi favorit.

Bahkan, di universitas-universitas yang kini memperketat syarat administrasi sekalipun, sudah ada ratusan alumni dan mahasiswa aktif asal Indonesia yang berhasil menempuh studi dengan dukungan LPDP.

Hal ini menunjukkan bahwa kendala yang ada bersifat kasuistis dan dapat diatasi, bukan sebuah penolakan sistemik terhadap kualitas pelajar maupun beasiswa dari Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Istri di Tengah Polemik, Aksi Menteri Maman Abdurrahman Datangi KPK Tuai Apresiasi Guru Besar

Bela Istri di Tengah Polemik, Aksi Menteri Maman Abdurrahman Datangi KPK Tuai Apresiasi Guru Besar

News | Senin, 07 Juli 2025 | 10:09 WIB

Threads of Identity di STUDIOFOLIO 2025: Karya Generasi Baru Desainer Indonesia yang Siap Mendunia

Threads of Identity di STUDIOFOLIO 2025: Karya Generasi Baru Desainer Indonesia yang Siap Mendunia

Lifestyle | Minggu, 06 Juli 2025 | 17:21 WIB

Calon Dubes RI untuk Jepang, Mantan Ketua Mahasiswa Pencinta Alam

Calon Dubes RI untuk Jepang, Mantan Ketua Mahasiswa Pencinta Alam

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Kapan Harus Mulai Pakai Retinol? Ketahui Usia yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:05 WIB

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Investasi Hijau Triliunan Dolar AS Terancam Gagal Gegara Indonesia Kekurangan Teknisi

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:02 WIB

200.815 UMKM di Jateng Kantongi Sertifikat Halal, Siap Sambut Pariwisata Ramah Muslim

200.815 UMKM di Jateng Kantongi Sertifikat Halal, Siap Sambut Pariwisata Ramah Muslim

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:01 WIB

Prank Hihu: Ketika Kebebasan Bercanda Berhadapan dengan Etika Sosial

Prank Hihu: Ketika Kebebasan Bercanda Berhadapan dengan Etika Sosial

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:00 WIB

Tablet Motorola Rp5,7 Jutaan Ini Punya Layar 2,5K dan Baterai 10.200 mAh

Tablet Motorola Rp5,7 Jutaan Ini Punya Layar 2,5K dan Baterai 10.200 mAh

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:58 WIB

5 Shio Paling Beruntung Minggu Kedua November 2026, Ada Peluang Rezeki dan Cinta!

5 Shio Paling Beruntung Minggu Kedua November 2026, Ada Peluang Rezeki dan Cinta!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:56 WIB

Lebih Baik Shutdown atau Sleep Laptop saat Jeda Kerja? Ini Pilihan yang Aman

Lebih Baik Shutdown atau Sleep Laptop saat Jeda Kerja? Ini Pilihan yang Aman

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 14:55 WIB

Cara Mengatasi Gagal Verifikasi Wajah Biometrik di Aplikasi JMO dan Penyebabnya

Cara Mengatasi Gagal Verifikasi Wajah Biometrik di Aplikasi JMO dan Penyebabnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:48 WIB

3 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Harganya Mulai Rp25 Ribuan

3 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Harganya Mulai Rp25 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:46 WIB

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Prabowo, Ancam Somasi Penyebar Isu dalam 3x24 Jam

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Prabowo, Ancam Somasi Penyebar Isu dalam 3x24 Jam

News | Sabtu, 07 November 2026 | 14:45 WIB

×