Otak Kriminal Dosen S3 Hukum: Bunuh Suami, Rekayasa Kecelakaan, Kini Lemas Dituntut Mati

Bangun Santoso

Rabu, 09 Juli 2025 | 14:00 WIB
Otak Kriminal Dosen S3 Hukum: Bunuh Suami, Rekayasa Kecelakaan, Kini Lemas Dituntut Mati
Ilustrasi pengadilan. (Shutterstock)

Suara.com - Wajahnya tertunduk lemas di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Medan, Selasa (8/7/2025). Tiromsi Sitanggang, seorang wanita bergelar doktor hukum, kini harus menghadapi kenyataan pahit, ia dituntut hukuman mati karena dituduh menjadi otak pembunuhan berencana terhadap suaminya sendiri, Maralen Situngkir.

Dalam sidang yang penuh ketegangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan tegas meminta majelis hakim menjatuhkan vonis maksimal. Skenario keji Tiromsi yang mencoba merekayasa pembunuhan sebagai kecelakaan lalu lintas menjadi pemberat utama.

"Meminta kepada majelis hakim mengadili dan memeriksa perkara ini, untuk menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Tiromsi Sitanggang, dengan pidana mati," sebut JPU, Emi Khairani Siregar di ruang sidang.

Jaksa menilai, status Tiromsi sebagai seorang intelektual hukum justru menjadi ironi yang menyakitkan. Pengetahuannya yang mendalam tentang hukum diduga disalahgunakan untuk merancang kejahatan sempurna. Selama persidangan, ia juga dianggap tidak kooperatif dan sama sekali tidak menunjukkan penyesalan.

“Bahwa terdakwa merupakan seorang berprofesi sebagai seorang dosen, yang telah menempuh pendidikan hingga strata tiga bidang hukum dan bergelar Doktor sehingga terdakwa mengetahui tentang hukum,” jelas Emi.

“Hal yang meringankan tidak ada,” tegasnya.

Kebohongan sang dosen mulai terkuak pada 22 Maret 2025, saat ia mengabarkan suaminya tewas akibat kecelakaan di depan rumah mereka di Jalan Gaperta, Medan.

Namun, skenario itu tak berjalan mulus. Keluarga korban yang curiga dengan luka-luka janggal di tubuh Maralen akhirnya menjadi pemicu terbongkarnya salah satu kasus pembunuhan paling licik di Medan.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Alexander Piliang, menceritakan bagaimana pihaknya mencium kejanggalan sejak awal. Setelah menerima laporan dari RS Advent, tim Unit Laka Lantas langsung ke lokasi.

baca juga

"Istrinya (pelaku) di rumah sakit juga. Kami tanya di mana kecelakaannya, katanya di depan rumah," sebut Kompol Alexander.
Namun, di TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kecelakaan sedikit pun.

Kecurigaan semakin menguat saat abang dan adik korban melihat langsung jenazah penuh luka lebam. Upaya mereka untuk meminta hasil visum dihalangi oleh Tiromsi.

"Kami kan nggak nyangka ini pembunuhan awalnya. Pada saat itu, kami minta visum ke rumah sakit nggak dikasih sama pelaku ini. Sampailah di Sidikalang, keluarga si korban, abang adiknya curiga lah dengan kematian korban, banyak kali luka-luka dilihatnya," ungkap Alexander.

Berbekal laporan keluarga, polisi bergerak untuk melakukan ekshumasi, meski sempat ditolak mentah-mentah oleh Tiromsi. Hasil autopsi menjadi bukti tak terbantahkan.

"Hasilnya meyakinkan kami kalau itu bukan lakalantas, banyak sekali luka-luka di tubuhnya, kepalanya ada bocor, dekat kemaluan ada luka, di punggung. Pokoknya banyak bekas-bekas luka dan tidak ditemukan ada bekas luka seret akibat laka lantas. Jadi, terbantahkan lah keterangan pelaku," beber Alexander.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Bunuh Bayinya Pakai Toples, Begini Pengakuan Sang Ibu

Sadis! Bunuh Bayinya Pakai Toples, Begini Pengakuan Sang Ibu

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 10:08 WIB

Bikin Malu! Kasus Justin Hubner Sudah Sampai Vietnam

Bikin Malu! Kasus Justin Hubner Sudah Sampai Vietnam

Bola | Rabu, 09 Juli 2025 | 09:16 WIB

Viral Video Detik-Detik Terakhir Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas Diduga Dianiaya Atasan

Viral Video Detik-Detik Terakhir Brigadir Nurhadi Sebelum Tewas Diduga Dianiaya Atasan

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 22:11 WIB

Diplomat Kemenlu Tewas Misterius, Kepala Terbungkus Isolasi, Dirampok atau Dibunuh?

Diplomat Kemenlu Tewas Misterius, Kepala Terbungkus Isolasi, Dirampok atau Dibunuh?

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 17:48 WIB

Kelas yang Terjebak Masa Lalu, Saatnya Pendidikan Tinggi Menyesuaikan Diri

Kelas yang Terjebak Masa Lalu, Saatnya Pendidikan Tinggi Menyesuaikan Diri

Your Say | Selasa, 08 Juli 2025 | 14:53 WIB

Prof. Stella Christie: Alumni dan Dosen Harus Memberikan Dampak Ekonomi

Prof. Stella Christie: Alumni dan Dosen Harus Memberikan Dampak Ekonomi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 12:16 WIB

Tim PkM UNY Adakan Lokakarya Perempuan Islam Berkemajuan untuk Wujudkan Peradaban Utama

Tim PkM UNY Adakan Lokakarya Perempuan Islam Berkemajuan untuk Wujudkan Peradaban Utama

Your Say | Senin, 07 Juli 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×