Di Balik Naiknya Kasus Gagal Ginjal, BPJS Kesehatan Jadi Penyelamat Jutaan Jiwa Termasuk Disabilitas

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 29 Juli 2025 | 20:40 WIB
Di Balik Naiknya Kasus Gagal Ginjal, BPJS Kesehatan Jadi Penyelamat Jutaan Jiwa Termasuk Disabilitas
Dwi, penyandang disabilitas pengidap penyakit ginjal kronis stadium 5 yang harus menjalani cuci darah rutin seumur hidup (Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Jumlah penderita penyakit ginjal kronis di Indonesia terus meningkat, termasuk penyandang disabilitas. BPJS Kesehatan bukan sekadar kartu, melainkan napas baru yang menjaga detak kehidupan.

Lorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul, DI Yogyakarta (DIY) terasa riuh siang itu. Dwi Windharta (48) duduk di atas kursi roda. Di belakangnya, sang kakak mendorong kursi roda itu menyusuri lorong demi lorong rumah sakit menuju gedung bertuliskan Instalasi Dialisis.

Bau antiseptik menusuk hidung, bercampur suara perawat memanggil satu per satu nama pasien. Seperti biasa, antrean panjang memenuhi ruang tunggu unit cuci darah itu.

“Banyak pasiennya, alatnya terbatas. Kalau datang telat, pulangnya makin malam,” ujar Dwi kepada Suara.com, Sabtu (19/7/2025).

Dwi, penyandang disabilitas pengidap penyakit ginjal kronis stadium 5 (Suara.com/Chyntia Sami)
Dwi, penyandang disabilitas pengidap penyakit ginjal kronis stadium 5 menyusuri lorong RSUD Panembahan Senopati menuju Instalasi Dialisis (Suara.com/Chyntia Sami)

Sudah satu tahun ini, akhir pekan Dwi diwarnai rutinitas yang tak bisa ditawar. Ia harus ke RS, menunggu antrean, dipasang jarum ke pembuluh darah, lalu menunggu lagi selama empat jam sementara mesin Hemodialisis (HD) membersihkan darahnya.

Pada 2008, Dwi didiagnosis mengalami sindrom nefrotik, gangguan ginjal yang membuat protein keluar lewat urine. Ia mengaku termasuk pecinta minuman manis, terutama teh manis, tetapi jarang minum air putih. Kebiasaan itu kini diyakini sebagai salah satu penyebab kerusakan ginjalnya.

“Selesai makan minumnya teh manis. Kalau air putih rasanya nggak enak,” ujarnya.

Tahun 2022, Dwi didiagnosis hipertensi dan harus rutin minum obat guna menstabilkan tekanan darah. Ia kemudian divonis menderita Penyakit Ginjal Kronis (PGK) stadium 5. Kini, ia hanya bisa bertahan dengan HD seumur hidupnya.

Beruntungnya, seluruh biaya HD ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). Ia terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai Pemda Bantul, tempatnya tinggal.

"Alhamdulillah dijamin BPJS Kesehatan," kata Dwi.

Dwi, penyandang disabilitas pengidap penyakit ginjal kronis stadium 5 (Suara.com/Chyntia Sami)
Dwi, penyandang disabilitas pengidap penyakit ginjal kronis stadium 5 sedang menjalani cuci darah (Suara.com/Chyntia Sami)

Beban Ganda yang Dipikul

Sejak kecil, Dwi hidup dengan disabilitas fisik akibat kelainan pada kedua kakinya. Kini, bukan hanya keterbatasan fisik yang membayangi, tetapi juga ginjalnya yang berhenti berfungsi. Tak ada gejala yang dirasakan sampai suatu hari ia mengalami muntah, batuk dan sesak napas.

Dengan tubuh kian lemah, ia dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Panembahan Senopati. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan kadar haemoglobin Dwi hanya 3 g/dL, idealnya antara 13-17 g/dL.

"Langsung rawat inap, transfusi darah empat kantong. Baru ketahuan kena PGK," ujar Dwi.

Dwi sempat mencoba bertahan tanpa HD karena cuci darah menjadi momok baginya. Istrinya juga penyandang disabilitas fisik yang menggunakan kursi roda untuk beraktifitas. Mobilitasnya ke RS semakin sulit.

"Saya pakai kursi roda. Gimana nanti pulang pergi dari rumah ke RS? Penginnya sembuh," kata Dwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

Patut Dicontoh! Gotong Royong Iuran JKN di DIY

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:57 WIB

Optimalkan Perlindungan Bagi Pekerja, Kolaborasi Duo BPJS Makin Solid

Optimalkan Perlindungan Bagi Pekerja, Kolaborasi Duo BPJS Makin Solid

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:26 WIB

Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik

Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:54 WIB

Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas

Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 22:00 WIB

BPJS Kesehatan: Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

BPJS Kesehatan: Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04 WIB

3 Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak, Mudah Secara Online Tanpa Antre

3 Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak, Mudah Secara Online Tanpa Antre

Tekno | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:54 WIB

BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah

BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan JKN Sudah Sesuai Prinsip Syariah

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:03 WIB

MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf

MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:10 WIB

Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos

Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:47 WIB

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:45 WIB

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:32 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01 WIB

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:56 WIB

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:55 WIB

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47 WIB