Divonis Mati Tembak 3 Polisi, Kopda Bazarsah Melawan: Ini Pembelaan Diri!

Bangun Santoso Suara.Com
Senin, 11 Agustus 2025 | 18:10 WIB
Divonis Mati Tembak 3 Polisi, Kopda Bazarsah Melawan: Ini Pembelaan Diri!
Kopda Bazarsah jalani sidang di pengadilan militer Palembang

Suara.com - Terdakwa Kopda Bazarsah tidak menerima vonis hukuman mati yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Militer I-04 Palembang. Ia resmi mengajukan banding atas kasus penembakan tiga anggota polisi di lokasi judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Melalui kuasa hukumnya, Kopda Bazarsah akan menempuh upaya hukum lanjutan setelah divonis mati dan dipecat dari dinas militer.

"Putusan ini tadi sudah kami lihat, kami tim kuasa hukum dan terdakwa akan mengajukan banding sebagaimana merupakan hak bagi terdakwa," kata Kuasa Hukum Kopda Bazarsah, Kolonel CHK Amir Welong, usai persidangan di Palembang, dilansir Antara, Senin (11/8/2025).

Amir Welong menjelaskan, pihaknya sepakat dengan majelis hakim bahwa kasus ini bukan pembunuhan berencana seperti yang diatur dalam Pasal 340 KUHP. Namun, ia menilai hukuman mati yang didasarkan pada pasal berlapis, termasuk Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, terlalu berat.

Menurutnya, tindakan kliennya terjadi karena spontanitas dan upaya membela diri.

“Terdakwa ini kan punya juga keluarga, terdakwa juga manusia biasa tidak luput dari kesalahan. Mungkin sebelumnya terdakwa tidak merencanakan seperti itu (pembunuhan). Pasal 340 tidak terbukti, artinya spontanitas dan pembelaan diri," jelasnya.

Meski melakukan perlawanan hukum, pihak kuasa hukum tetap menyampaikan permohonan maaf dan duka cita mendalam kepada keluarga polisi yang gugur dalam tugas.

"Kami juga menyampaikan turut berduka atas meninggalnya rekan kita dari Polri," kata Amir.

Sebelumnya, majelis hakim menyatakan Kopda Bazarsah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan, kepemilikan senjata api ilegal, dan perjudian.

Baca Juga: Isak Tangis Keluarga 3 Polisi Way Kanan Iringi Vonis Mati Kopda Bazarsah

"Memidana terdakwa dengan pidana pokok hukuman mati dan pidana tambahan dipecat dari dinas militer," kata Ketua Majelis Hakim Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto saat membacakan putusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI