Rudianto Lallo Singgung KPK Menindak Korupsi Jadi Drama : Kita Nggak Mau OTT Jadi Alat Pukul Politik

Dythia Novianty, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:22 WIB
Rudianto Lallo Singgung KPK Menindak Korupsi Jadi Drama : Kita Nggak Mau OTT Jadi Alat Pukul Politik
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025). [Tangkapan layar]

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, mengkritik keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang seolah sengaja membiarkan tindak pidana korupsi terjadi, demi sebuah "drama" penangkapan.

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama pimpinan KPK di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025), ia secara blak-blakan menyebut metode Operasi Tangkap Tangan (OTT) berpotensi menjadi alat pukul untuk kepentingan politik tertentu.

Kritik tajam ini dipicu oleh pengalaman partainya saat KPK melakukan OTT terhadap Bupati Kolaka Timur Abdul Aziz, bertepatan dengan penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem.

"Saya termasuk ikut serta dalam press conference atas pemberitaan yang menurut hemat kami, itu juga mengusik lah. Karena ada forum Rakernas, yang kemudian muncul berita ada Bupati Koltim di OTT. Sementara yang bersangkutan sedang ada di Makassar dalam forum Rakernas," kata Rudianto di hadapan Ketua KPK, Rabu (20/8/2025).

Rudianto menggugat keras metode KPK yang seolah lebih memilih menangkap daripada mencegah.

Dengan basis penyadapan, ia menuding KPK bisa menjadikan banyak kepala daerah sebagai "mangsa" jika tujuannya hanya untuk mencari-cari kesalahan.

Ilustrasi KPK.
Ilustrasi KPK.

"Kalau ini dilakukan ke seluruh kepala daerah atau pejabat, akan banyak mangsa ini, Pak, akan banyak mangsa, Pak!" tegasnya.

"Itu makanya selalu saya katakan, mencari-cari kesalahan itu tidak dibenarkan, Pak. Menemukan kesalahan, yes. Karena itu, bukankah berarti KPK melakukan pembiaran, Pak?" sambungnya.

Ia mempertanyakan mengapa KPK tidak melakukan intervensi pencegahan terlebih dahulu sebelum sebuah OTT terjadi, yang pada akhirnya memunculkan persepsi adanya "festivalisasi" atau drama dalam penegakan hukum.

baca juga

Lebih jauh, Rudianto menyuarakan kekhawatiran terbesar dari panggung politik, di mana KPK digunakan sebagai alat kekuasaan.

"Karena kita tidak mau KPK dicap, muncul persepsi di masyarakat, KPK dijadikan alat pukul kepentingan tertentu. Untuk memukul misalnya partai politik, NasDem lagi beracara Rakernas, cara mendongkel NasDem, tangkap kepala daerah," ungkapnya.

Mengutip Bung Hatta, ia mengingatkan bahwa negara akan rusak jika penegak hukum dijadikan alat politik.

"Sebagai anak bangsa dan mitra KPK, saya hanya bisa mengingatkan untuk tidak betul-betul kasus yang diselidiki atas nama masyarakat, murni kasusnya hukum," katanya.

Sebagai penutup, ia mengungkit pernyataan kontroversial pimpinan KPK, Johanes Tanak, saat fit and proper test yang juga tidak setuju dengan istilah "operasi" tangkap tangan karena terdengar seperti praktik kedokteran, mengisyaratkan bahwa kritik terhadap metode KPK bukan hal baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukuman Bupati Pati Bisa Diringankan jika Terbukti Korupsi, Warganet Bandingkan dengan Maling Motor

Hukuman Bupati Pati Bisa Diringankan jika Terbukti Korupsi, Warganet Bandingkan dengan Maling Motor

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:37 WIB

Diduga Terima Suap Rp 60 Miliar Buat Bebaskan Koruptor Sawit, Eks Ketua PN Jaksel Disidang Hari Ini

Diduga Terima Suap Rp 60 Miliar Buat Bebaskan Koruptor Sawit, Eks Ketua PN Jaksel Disidang Hari Ini

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:37 WIB

Bebas dari Penjara, Kekayaan Setya Novanto Tembus Ratusan Miliar!

Bebas dari Penjara, Kekayaan Setya Novanto Tembus Ratusan Miliar!

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2025 | 11:13 WIB

Wamenkum Eddy Hiariej Bicara Berantas Korupsi: Bukan Seberapa Banyak Penindakan, Tapi....

Wamenkum Eddy Hiariej Bicara Berantas Korupsi: Bukan Seberapa Banyak Penindakan, Tapi....

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:39 WIB

KPK Sita Aset Milik Tersangka Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker

KPK Sita Aset Milik Tersangka Dugaan Pemerasan TKA di Kemnaker

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 09:20 WIB

Kapan Hadiah untuk Pejabat Dianggap Halal? Simak Penjelasan Tegas dari KPK

Kapan Hadiah untuk Pejabat Dianggap Halal? Simak Penjelasan Tegas dari KPK

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 23:07 WIB

Terkini

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 09:59 WIB

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

×