CEK FAKTA: Video Dharma Pongrekun Sebut Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan Viral, Ini Kata Ahli dan WHO

Wakos Reza Gautama | Suara.com

Senin, 25 Agustus 2025 | 09:55 WIB
CEK FAKTA: Video Dharma Pongrekun Sebut Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan Viral, Ini Kata Ahli dan WHO
Ilustrasi Vaksin HPV. Cek fakta vaksin HPV menyebabkan kemandulan. [Unsplash]

Suara.com - Sebuah video berisi klaim mengkhawatirkan mengenai vaksin HPV (Human Papillomavirus) kembali beredar dan viral di berbagai platform media sosial, memicu kepanikan dan keraguan di kalangan masyarakat, terutama para orang tua.

Video tersebut menampilkan pernyataan dari Komjen (Purn) Dharma Pongrekun yang secara gamblang menyebut bahwa vaksin HPV dapat menyebabkan kemandulan pada anak perempuan.

Informasi ini menyebar dengan sangat cepat, diperkuat oleh narasi tambahan dari para pengunggah yang seolah memvalidasi klaim tersebut.

Di tengah upaya pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, untuk menekan angka kematian akibat kanker serviks melalui program imunisasi, disinformasi semacam ini berpotensi merusak kepercayaan publik dan membahayakan kesehatan generasi mendatang. Lantas, benarkah klaim tersebut didasari oleh fakta medis?

Narasi yang Beredar

Klaim yang meresahkan ini disebarkan secara masif, salah satunya oleh akun Facebook “Adhit Tiandito” dan akun TikTok “romla311” pada Kamis, 15 Mei 2025. Keduanya membagikan video yang sama, di mana Dharma Pongrekun memberikan penjelasan yang keliru mengenai tujuan dan efek vaksin HPV.

Berikut pernyataan yang disebutkan Dharma Pongrekun dalam video:

“Dilaksanakan namanya BIAN, Bulan Imunisasi Anak Nasional, apa yang dilakukan? ada namanya vaksin HPV, Human Papilloma Virus. Yang tujuannya untuk apa? Alasannya untuk apa? Untuk mencegah kanker serviks, tetapi dilakukan kepada anak-anak tujuannya apa? untuk kandungannya kering. Apa yang terjadi kalau mandul? apa yang terjadi, mereka frustasi dan akhirnya mereka akan melakukan seks bebas di mana-mana”.

Narasi ini semakin diperkuat oleh takarir yang ditambahkan oleh akun “Adhit Tiandito”:

“Kata dokter Vaksin HPV itu pencegahan kanker serviks tp padahal kenyataanya untuk mengeringkan rahim makanya banyak kasus mandul”.

Pemeriksaan Fakta

Untuk memverifikasi klaim tersebut, dilakukan penelusuran mendalam terhadap data ilmiah, pernyataan dari otoritas kesehatan, dan pakar medis.

Dikutip dari tunrbackhoax.id, ditemukan bahwa klaim tersebut sama sekali tidak berdasar dan bertentangan dengan bukti-bukti ilmiah yang ada.

Kementerian Kesehatan RI dengan tegas menjelaskan bahwa tujuan utama vaksinasi HPV adalah sebaliknya.

"Vaksin HPV diberikan untuk melindungi perempuan dari risiko infeksi Human Papillomavirus (HPV), penyebab utama kanker leher rahim." Program ini merupakan "salah satu upaya menekan angka kematian yang masih tinggi di Indonesia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Heboh Video Gunungan Emas di Sungai Eufrat, Diklaim Tanda Akhir Zaman, Benarkah?

CEK FAKTA: Heboh Video Gunungan Emas di Sungai Eufrat, Diklaim Tanda Akhir Zaman, Benarkah?

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 08:56 WIB

CEK FAKTA: Viral Biaya Admin Bulanan Bank Plat Merah Naik Usai Pemblokiran Rekening, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Biaya Admin Bulanan Bank Plat Merah Naik Usai Pemblokiran Rekening, Benarkah?

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2025 | 08:16 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Melepas Pulau Layang-Layang ke Malaysia?

CEK FAKTA: Prabowo Melepas Pulau Layang-Layang ke Malaysia?

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 20:48 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Program Sertipikat Tanah Gratis BPN di HUT RI ke-80?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Program Sertipikat Tanah Gratis BPN di HUT RI ke-80?

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 20:25 WIB

CEK FAKTA: Bupati Pati Sudewo Bacakan Surat Pengunduran Diri

CEK FAKTA: Bupati Pati Sudewo Bacakan Surat Pengunduran Diri

News | Minggu, 24 Agustus 2025 | 20:08 WIB

Terkini

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:13 WIB

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:02 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB