Mobil Pelat Merah Terjebak Jalanan Rusak Kampung Tasikmalaya, Dedi Mulyadi Kena Sindir

Yohanes Endra | Suara.com

Kamis, 28 Agustus 2025 | 20:46 WIB
Mobil Pelat Merah Terjebak Jalanan Rusak Kampung Tasikmalaya, Dedi Mulyadi Kena Sindir
Viral Mobil Pelat Merah Terjebak di Jalanan Rusak Desa Ditertawakan Warga. (Instagram)

Suara.com - Sebuah mobil pelat merah menjadi bahan tertawaan warga saat melintasi sebuah jalanan perkampungan.

Bukan tanpa sebab, mobil yang diduga dinaiki pejabat daerah itu kesusahan melewati jalanan perkampungan yang sudah rusak parah.

Medan jalan yang rusak ditambah dengan kondisi jalanan menanjak semakin membuat mobil mewah itu kesusahan melintas.

Bukannya dibantu, warga sekitar hanya menonton bahkan merekam dari kejauhan.

Warga terdengar menertawakan mobil pelat merah itu karena tak bisa melewati jalanan rusak dan menanjak itu.

Dari keterangan yang melengkapi video itu, disebut mobil milik pejabat tersebut tertahan di tanjakan jalanan yang rusak sehingga tak kuat menanjat.

Warga memutuskan tak membantu sebagai bentuk kritik sekaligus protes.

Selama ini jalanan itu dibiarkan pemerintah rusak dan tak diperbaiki.

"Warga setempat pun enggan membantu karena pihak desa tak pernah memperbaiki jalanan di wilayah tersebut," keterangan untuk video tersebut.

Video itu disebutkan terjadi di Tasikmalaya meski tak dijelaskan secara detail di desa mana.

Reaksi netizen justru kompak mendukung sikap warga yang memilih tak membantu mobil pelat merah tersebut.

"Puas banget lihatnya," komentar netizen.

"Jalannya aja gak mau ngaspal biar dirasain para pejabat," komentar netizen ngakak.

"Tuh kan jadi susah sendiri lewat. Gimana warganya yang setiap hari lewat jalan situ," komentar netizen lain.

"Bisa bisanya cuman pada videoin kalian warga Konoha, minimal bikin kopi sambil makan kacang di pinggir jalan," komentar netizen lainnya.

"Bagus, emang gak usah dibantuin biar makhluk-makhluk yang di dalam mobil ngrasain lewat jalan rusak gimana susahnya," komentar yang lain.

Namun ada juga netizen yang nyinyir kalau pejabat bisa saja mengajukan dana untuk perbaikan mobil gara-gara melintas di jalan rusak.

"Dan kenyataannya bukan jalannya diperbaiki, besok-besok malah minta ganti mobil dinas 4x4," tuding netizen yang seolah sudah tak percaya dengan pejabat di Indonesia.

Video viral itu terjadi di Jawa Barat membuat Gubenur Dedi Mulyadi ikut kena senggol.

"Warganya Pak Dedi Mulyadi," komentar netizen.

"Jangan gitu bang itu wilayah pro KDM atau gak dan itu jalan provinsi atau kabupaten, kalo dia bupati tidak pro KDM seperti walkot bandung maka jangan hujat KDM," bela netizen lain.

Cara melaporkan jalan rusak di Jawa Barat

Jalanan rusak yang tak digubris pejabat setempat sebenarnya bisa dilaporkan sendiri lewat beberapa aplikasi.

Jika ingin melaporkan jalan rusak di Jawa Barat, bisa menggunakan beberapa cara yang disediakan oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kota/kabupaten.

Menggunakan kanal resmi ini akan memastikan laporan sampai ke instansi yang tepat, yaitu Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat atau Dinas PU setempat.

Berikut beberapa cara melaporkan jalan rusak di Jawa Barat:

1. Melalui Website Resmi Pemprov Jabar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki portal khusus untuk pengaduan infrastruktur.

- Kunjungi situs web Teman Jabar di https://temanjabar.jabarprov.go.id/.

- Di situs ini, Anda bisa melihat peta jalan dan juga formulir untuk melaporkan kerusakan.

- Anda perlu mendaftar atau masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan pengaduan.

- Isi formulir dengan detail seperti lokasi, deskripsi kerusakan, dan unggah foto atau video sebagai bukti.

2. Melalui Aplikasi SP4N Lapor!

Ini adalah platform pengaduan nasional yang terintegrasi untuk melaporkan jalan rusak di mana saja, termasuk Jawa Barat, dan laporannya akan diteruskan ke instansi yang berwenang.

Kunjungi situs web lapor.go.id atau unduh aplikasi SP4N Lapor! di ponsel Anda.

- Pilih kategori "Infrastruktur" atau "Jalan Rusak".

- Tulis laporan dengan detail, termasuk alamat lengkap, nama jalan, dan kondisi kerusakan.

- Unggah foto atau video yang menunjukkan kondisi jalan.

- Laporan Anda akan secara otomatis diteruskan ke pemerintah daerah terkait.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyuka Modifikasi Motor Jabar Ketar-ketir, Dedi Mulyadi Haramkan Penggunaan Komponen Ini

Penyuka Modifikasi Motor Jabar Ketar-ketir, Dedi Mulyadi Haramkan Penggunaan Komponen Ini

Otomotif | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:08 WIB

Kasus Pesta Maut Anak Dedi Mulyadi Ngambang, Kompolnas Desak Polisi: Ini Pidana atau Bukan?

Kasus Pesta Maut Anak Dedi Mulyadi Ngambang, Kompolnas Desak Polisi: Ini Pidana atau Bukan?

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:48 WIB

Apa Kabar Kasus Maut Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi? Kompolnas Turun Tangan

Apa Kabar Kasus Maut Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi? Kompolnas Turun Tangan

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:12 WIB

Dedi Mulyadi Klarifikasi Orang Tua Raya, Balita yang Meninggal Dipenuhi Cacing Bukan ODGJ

Dedi Mulyadi Klarifikasi Orang Tua Raya, Balita yang Meninggal Dipenuhi Cacing Bukan ODGJ

News | Senin, 25 Agustus 2025 | 16:24 WIB

Hormat ke Kereta Kencana, Dedi Mulyadi Dirujak Netizen: Tinggalkan Pemimpin yang Suka Syirik!

Hormat ke Kereta Kencana, Dedi Mulyadi Dirujak Netizen: Tinggalkan Pemimpin yang Suka Syirik!

Your Say | Senin, 25 Agustus 2025 | 15:15 WIB

Terkini

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB