Rommy Diduga Mainkan 'Boneka Politik' Agus Suparmanto, Habil Marati: Nafsu Kuasanya Luar Biasa!

Bangun Santoso

Selasa, 30 September 2025 | 14:20 WIB
Rommy Diduga Mainkan 'Boneka Politik' Agus Suparmanto, Habil Marati: Nafsu Kuasanya Luar Biasa!
Politisi senior PPP Habil Marati. (Suara.com/M Yasir).
baca 10 detik
  • Politikus senior PPP, Habil Marati, menuding Ketua Majelis Pertimbangan Romahurmuziy (Rommy) menggunakan Agus Suparmanto sebagai 'boneka politik' 
  • Muktamar X PPP berakhir dengan dualisme, di mana kubu Muhammad Mardiono dan kubu Agus Suparmanto sama-sama mengklaim kemenangan secara aklamasi
  • Kubu Agus Suparmanto mengklaim kemenangannya sah secara konstitusional setelah pimpinan sidang sebelumnya dianggap mencederai aturan 

Suara.com - Badai politik tengah menerjang internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pasca-gelaran Muktamar X yang berakhir ricuh. Politikus senior partai, Habil Marati, secara terbuka menuding adanya permainan kotor yang diotaki oleh Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy alias Rommy, untuk melanggengkan kekuasaannya melalui figur Agus Suparmanto.

Habil secara blak-blakan mempertanyakan status Agus yang bukan merupakan kader internal namun bisa melenggang mulus sebagai calon ketua umum. Ia mencium adanya agenda terselubung di balik pencalonan tersebut, di mana Agus hanya dijadikan alat oleh Rommy.

"Agus itu kan bukan kader PPP. Kok bisa-bisanya mencalonkan diri Ketua Umum PPP yang bawa Rommy. Saya tidak tahu apakah ini menjadi bonekanya Rommy," kata Habil dalam sebuah forum, dikutip Selasa (30/9/2025).

Tudingan ini semakin tajam ketika Habil menyoroti ambisi kekuasaan Rommy yang menurutnya tidak pernah padam, bahkan setelah sempat tersandung kasus hukum. Menurutnya, Rommy berusaha mengendalikan partai dari balik layar dengan mendorong figur yang bisa ia setir.

"Rommy juga demikian. Saya melihat, nafsu Rommy ingin berkuasa di PPP ini lebih daripada tiga periode, tapi kan terjegal oleh dengan narapidananya," ujarnya.

Lebih jauh, Habil bahkan mengendus adanya praktik politik uang atau "tebar pundi-pundi" untuk memuluskan jalan Agus Suparmanto menduduki kursi nomor satu di partai berlambang Kakbah tersebut.

"Oh pasti. Inilah yang bikin rusak. Bisa bayangkan dari daerah-daerah datang ke sini kan gak bawa pundi-pundi kan repot," ucap Habil.

Ia pun menegaskan bahwa proses pemilihan ketua umum seharusnya tunduk pada aturan partai yang jelas, yakni calon harus berasal dari kader internal yang telah teruji loyalitas dan kapabilitasnya.

"Harus mempertahankan tata tertib, calon itu merupakan kader internal," katanya.

baca juga

Kronologi Kemenangan Versi Kubu Agus

Di tengah panasnya tudingan ini, kubu Agus Suparmanto tak tinggal diam. Mereka merilis kronologi detail versinya mengenai jalannya Muktamar X yang berakhir dengan klaim kemenangan ganda, baik dari kubu Agus maupun kubu Muhammad Mardiono.

Pimpinan Sidang Muktamar X PPP dari kubu Agus, Muhammad Qoyyum Abdul Jabbar, menjelaskan bahwa kekisruhan bermula saat Sidang Paripurna I yang dipimpin Amir Uskara. Menurutnya, Amir yang merupakan ketua tim pemenangan Mardiono, tidak mengindahkan interupsi peserta yang meminta pimpinan sidang diganti.

”Muktamirin mengungkapkan keberatan atas kepemimpinan sidang yang statusnya adalah ketua tim pemenangan salah satu calon ketua umum dan meminta sidang dipimpin oleh ketua SC dan sekretaris SC muktamar,” kata Qoyyum sebagaimana dilansir Antara.

Karena permintaan diabaikan dan memicu kericuhan, Amir Uskara dan seluruh pimpinan sidang meninggalkan ruangan. Atas dasar kekosongan pimpinan itulah, muktamirin yang bertahan meminta sidang dilanjutkan oleh panitia SC lainnya. Sidang pun berlanjut hingga agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono.

Menurut Rusman Yakub, salah satu pimpinan sidang lanjutan, pihaknya sudah mencoba menghubungi Mardiono melalui telepon sebanyak tiga kali namun tidak mendapat respons. Alhasil, sidang dilanjutkan dengan agenda pandangan umum DPW.

”Seluruh DPW yang diwakili oleh 4 zona yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta Sulawesi Bali Nusra Maluku Papua menyampaikan menolak LPJ Plt Ketum PPP Mardiono,” kata Rusman.

Dalam forum yang sama, seluruh DPW disebut juga menyampaikan dukungan kepada Agus Suparmanto. Puncaknya, setelah melalui serangkaian sidang paripurna lanjutan yang mengubah AD/ART terkait syarat calon, Agus Suparmanto menjadi satu-satunya calon yang mendaftar dan memenuhi verifikasi.

”Muktamirin menyepakati secara aklamasi memilih H. Agus Suparmanto sebagai ketua umum PPP 2025-2030,” tegas Rusman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpuruk Pasca-Muktamar, Mampukah PPP Buktikan Janji Politiknya? Pengamat Beberkan Strateginya

Terpuruk Pasca-Muktamar, Mampukah PPP Buktikan Janji Politiknya? Pengamat Beberkan Strateginya

News | Senin, 29 September 2025 | 23:30 WIB

Masa Depan PPP Suram? Pengamat: Di Mata Rakyat 'Mengurus Partai Saja Tidak Becus'

Masa Depan PPP Suram? Pengamat: Di Mata Rakyat 'Mengurus Partai Saja Tidak Becus'

News | Senin, 29 September 2025 | 18:41 WIB

Muktamar X PPP Ricuh dan Saling Klaim Jadi Ketum, Pakar: Partai Tua Tapi Belum Dewasa

Muktamar X PPP Ricuh dan Saling Klaim Jadi Ketum, Pakar: Partai Tua Tapi Belum Dewasa

News | Senin, 29 September 2025 | 17:47 WIB

PPP Punya 2 Ketum, Menteri Yusril 'Angkat Tangan': Pemerintah Takkan Campur Tangan!

PPP Punya 2 Ketum, Menteri Yusril 'Angkat Tangan': Pemerintah Takkan Campur Tangan!

News | Senin, 29 September 2025 | 17:37 WIB

Kudeta di Muktamar PPP? Begini Kronologi Kubu Agus Suparmanto Naik Takhta Usai Mardiono Walk Out

Kudeta di Muktamar PPP? Begini Kronologi Kubu Agus Suparmanto Naik Takhta Usai Mardiono Walk Out

News | Senin, 29 September 2025 | 17:34 WIB

Profil Amir Uskara: Sosok Penentu di Tengah Badai Muktamar PPP, Klaim Mardiono Menang Aklamasi

Profil Amir Uskara: Sosok Penentu di Tengah Badai Muktamar PPP, Klaim Mardiono Menang Aklamasi

News | Senin, 29 September 2025 | 17:03 WIB

PPP Terbelah Dua, Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Ketum Sah, Pemerintah Pilih Siapa?

PPP Terbelah Dua, Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Ketum Sah, Pemerintah Pilih Siapa?

News | Senin, 29 September 2025 | 11:42 WIB

Terkini

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:25 WIB

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

×