Rapor 1 Tahun Prabowo Versi LSI: Ekonomi Jeblok, 5 Sektor Lain Lolos, Hubungan Internasional Juara

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:25 WIB
Rapor 1 Tahun Prabowo Versi LSI: Ekonomi Jeblok, 5 Sektor Lain Lolos, Hubungan Internasional Juara
Presiden Prabowo Subianto. [Biro Pers Istana]
  • Satu tahun pemerintahan Prabowo mendapat penilaian negatif di bidang ekonomi dengan skor -13,8 poin
  • Kinerja Presiden Prabowo di panggung global, termasuk pidato di PBB dan isu Gaza, mendongkrak sektor hubungan internasional
  • Sulitnya mencari kerja dan menurunnya daya beli menjadi dua faktor utama yang menyebabkan anjloknya kepercayaan publik terhadap kinerja ekonomi pemerintah

Suara.com - Setahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto diwarnai oleh rapor biru di lima bidang utama, namun mendapat sorotan tajam dengan satu rapor merah menyala di sektor ekonomi nasional. Temuan ini diungkap oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yang menyoroti tantangan terbesar pemerintahan saat ini.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, memaparkan bahwa dari enam bidang yang dievaluasi, hanya ekonomi yang dinilai kurang baik oleh publik. Sementara itu, bidang sosial budaya, keamanan nasional, hukum nasional, politik nasional, dan hubungan internasional berhasil mengantongi penilaian positif.

"Setahun pemerintahan Prabowo adalah satu momen krusial bagi pemerintahan baru karena di situlah janji kampanye akan diuji," ujar Adjie di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Survei ini mengukur sentimen publik dengan mengurangkan penilaian buruk dari penilaian baik untuk menghasilkan skor akhir. Hasilnya menunjukkan jurang yang signifikan antara persepsi publik terhadap kinerja ekonomi dan bidang lainnya.

Secara rinci, bidang hubungan internasional menjadi yang paling cemerlang dengan skor tertinggi mencapai 63,5 poin, disusul oleh sosial budaya dengan 61 poin, dan keamanan nasional 48,5 poin.

Sementara itu, politik nasional dan hukum nasional mendapat skor tipis, masing-masing 9,4 poin dan 8,3 poin. Sektor ekonomi nasional menjadi satu-satunya yang terperosok ke zona negatif dengan skor minus 13,8 poin.

Menurut Adjie, tingginya skor hubungan internasional didorong oleh keaktifan Presiden Prabowo di panggung dunia. "Khususnya Presiden Prabowo mendapatkan kesan baik atas pidatonya di PBB dan juga turut hadir dalam upaya perdamaian Gaza," jelasnya.

Sebaliknya, rapor merah di bidang ekonomi disebabkan oleh dua masalah krusial yang dirasakan langsung oleh masyarakat, sulitnya lapangan kerja dan merosotnya daya beli. Publik, kata Adjie, secara aktif membandingkan ketersediaan lapangan pekerjaan dengan kondisi tahun sebelumnya.

"Penurunan daya beli juga menjadi salah satu masalah yang paling urgen," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Survei ini dilakukan pada 10-19 Oktober 2025 terhadap 1.200 responden melalui wawancara tatap muka. Menggunakan metodologi multi-stage random sampling, survei ini memiliki margin of error sekitar 2,9 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Kagum ke Presiden Brasil: Beliau Tiga Periode, Kalau Kita Nggak Boleh!

Prabowo Kagum ke Presiden Brasil: Beliau Tiga Periode, Kalau Kita Nggak Boleh!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:07 WIB

Survei Mengungkap: Program MBG Tuai Kekecewaan Tinggi, Publik Desak Evaluasi

Survei Mengungkap: Program MBG Tuai Kekecewaan Tinggi, Publik Desak Evaluasi

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:18 WIB

Prabowo dan Presiden Brasil Punya Angka Keberuntungan 8, Apa Maknanya?

Prabowo dan Presiden Brasil Punya Angka Keberuntungan 8, Apa Maknanya?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:04 WIB

Momen Presiden Prabowo Sambut Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva

Momen Presiden Prabowo Sambut Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva

Foto | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:03 WIB

Kejutan! Prabowo Jadikan Bahasa Portugis Prioritas di Sekolah: Ada Apa dengan Brasil?

Kejutan! Prabowo Jadikan Bahasa Portugis Prioritas di Sekolah: Ada Apa dengan Brasil?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:02 WIB

Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!

Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Sejak Era Anti-Apartheid!

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:29 WIB

Rocky Gerung Sebut Duet Prabowo-Gibran Tidak Akan Lanjut di Pilpres 2029, Nama Ini yang Berpeluang?

Rocky Gerung Sebut Duet Prabowo-Gibran Tidak Akan Lanjut di Pilpres 2029, Nama Ini yang Berpeluang?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:40 WIB

Terkini

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB