Kronologi Mobil Polisi Dipakai Merampok di Takalar, Berakhir Diamuk Massa

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 09:13 WIB
Kronologi Mobil Polisi Dipakai Merampok di Takalar, Berakhir Diamuk Massa
Warga menyaksikan mobil yang terbalik usai diamuk massa diduga digunakan pelaku hendak merampok rumah salah satu warga di Dusun Pattiro, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Takalar. (ANTARA/HO-Polres Takalar)
  • Mobil dinas polisi diamuk massa setelah terlibat perampokan.
  • Kepolisian membenarkan adanya penemuan kartu identitas polisi.
  • Mobil diduga dipinjam pelaku.

Suara.com - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Takalar, Sulawesi Selatan, tengah melakukan penyelidikan intensif terkait percobaan perampokan yang terjadi di Desa Moncongkomba.

Dalam insiden tersebut, sebuah mobil yang digunakan oleh pelaku berhasil diamankan setelah diamuk massa. Kejadian ini menjadi sorotan setelah ditemukan identitas seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di dalam kendaraan tersebut.

Kepala Satuan Reskrim Polres Takalar, AKP Hatta, membenarkan bahwa insiden percobaan perampokan itu terjadi pada Senin (20/10) sore di rumah korban bernama Sainal Daeng Gajang, yang merupakan imam desa setempat.

Pelaku yang mengendarai mobil Toyota Agya berwarna kuning dengan nomor polisi DD 1188 SSR tiba-tiba singgah dan langsung masuk ke dalam rumah korban, kemudian menyekap penghuni di dalamnya.

Beruntung, salah seorang penghuni berhasil lolos dan berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar dengan cepat merespons, namun terduga pelaku berhasil melarikan diri sebelum ditangkap, meninggalkan mobilnya di lokasi.

Tersulut emosi, warga merusak dan membalik kendaraan pelaku. Polres Takalar segera mengamankan lokasi dan menyita mobil tersebut sebagai barang bukti.

Spekulasi Keterlibatan Anggota Polri dan Klarifikasi Resmi

Polres Takalar mengonfirmasi bahwa korban telah membuat laporan polisi atas kasus dugaan pencurian tersebut, meskipun tidak ada barang berharga yang berhasil hilang.

"Pelakunya masih buron," kata AKP Hatta, dikutip dari Antara.

Terkait temuan yang menimbulkan spekulasi publik mengenai dugaan keterlibatan anggota Polri, AKP Hatta membenarkan bahwa pihaknya menemukan kartu identitas anggota kepolisian atas nama inisial AKP SL dari Polres Pelabuhan Makassar di dalam mobil tersebut.

Namun, Hatta buru-buru mengklarifikasi setelah berkoordinasi dengan pemilik identitas. Belakangan diketahui bahwa mobil milik AKP SL tersebut dipinjam oleh terduga pelaku.

"Jadi, anggota Polri ini memang pemilik mobil yang dipinjam oleh terduga pelaku percobaan pencurian. Kasus ini masih dalam penyelidikan keberadaannya. Inisial terduga pelaku adalah IN," jelas Hatta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diteror Lewat WhatsApp, Gus Yazid Lapor Polisi Hingga Minta Perlindungan ke Presiden Prabowo

Diteror Lewat WhatsApp, Gus Yazid Lapor Polisi Hingga Minta Perlindungan ke Presiden Prabowo

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 21:24 WIB

Pegawai Laporkan Kepala SPPG di Bekasi ke Polisi: Ngaku Dilecehkan, Dimaki hingga Dilarang Berhijab!

Pegawai Laporkan Kepala SPPG di Bekasi ke Polisi: Ngaku Dilecehkan, Dimaki hingga Dilarang Berhijab!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:36 WIB

Tega Aborsi Bayi karena Ngeluh Sulit Dapat Kerja, Wanita di Bekasi Ditahan Polisi

Tega Aborsi Bayi karena Ngeluh Sulit Dapat Kerja, Wanita di Bekasi Ditahan Polisi

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:53 WIB

Terkini

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

Alasan di Balik Serangan Terhadap Andrie Yunus: Tuduhan Teror hingga Narasi Anti-Militer

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:39 WIB

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

Mahfud MD Ragukan Motif Dendam Pribadi di Kasus Andrie Yunus: Kinerja Komnas HAM Sangat Mundur

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

Guyon Prabowo ke Menteri Trenggono: Sakti Terus Ya, Gak Boleh Pingsal Lagi!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:33 WIB

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

Foto Kerang Berkode 86 47 Bongkar Rencana Pembunuhan Donald Trump

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:22 WIB

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:15 WIB

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

Deretan Kontroversi Rudy Masud: Mobil Dinas Rp8,5 Miliar hingga Renovasi Rumdin Rp25 M!

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:14 WIB

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:10 WIB

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan

News | Rabu, 29 April 2026 | 13:04 WIB

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:57 WIB

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi

News | Rabu, 29 April 2026 | 12:53 WIB