Jejak Korupsi Riza Chalid Sampai ke Bankir, Kejagung Periksa 7 Saksi Maraton

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 23:07 WIB
Jejak Korupsi Riza Chalid Sampai ke Bankir, Kejagung Periksa 7 Saksi Maraton
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna menjelaskan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 7 saksi dalam kasus . [Suara.com/Faqih]
  • Kejagung periksa 7 saksi kunci kasus korupsi Pertamina.

  • Lingkaran Riza Chalid, Pertamina, dan bankir ikut 'diseret'.

  • Pemeriksaan ini untuk menjerat buronan kakap Riza Chalid.

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) hari ini memeriksa maraton tujuh saksi kunci, mulai dari kepala terminal perusahaannya, petinggi Pertamina, hingga pejabat dari sektor perbankan.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan lintas sektor ini krusial untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara yang menjerat Riza Chalid dalam skandal korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucap Anang, Jumat (24/10/2025).

Para saksi yang dipanggil hari ini berasal sejumlah pihak yang diduga saling terkait dalam skandal ini, yakni Kepala Terminal PT Orbit Terminal Merak, TRA; Finance Accounting and Tax Manager PT Orbit Terminal Merak, N; Pemimpin Cabang PT BRI Multi Finance Indonesia, IHP; Account Officer Bank BUMN, TR; Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2018-2024, NW; Senior Account Manager PT Pertamina Patra Niaga, NS; dan HRD PT Mahameru Kencana Abadi, S.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucap Anang.

Sebelumnya, 6 saksi diperiksa Kejagung, terkait korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina periode tahun 2018-2023.

Anang Supriatna mengatakan, dari keenam saksi salah satu yang diperiksa yakni NW selaku Fungsi HPO PT Pertamina.

“NW selaku Fungsi HPO PT Pertamina (Persero),” kata Anang, kepada wartawan, Kamis (23/10/2025).

Saksi selanjutnya merupakan Fuel Manager Tanjung Gerem PT Pertamina Patra Niaga yang berinisial MA.

“Lalu TNA selaku Integrited Terminal Manager Ampenan PT Pertamina Patra Niaga, dan AS selaku Manager Graha Crude & Dirty Petroleum Commercial PT Pertamina International Shipping,” jelasnya.

Kemudian saksi lainnya yang diperiksa oleh pihak penyidik yakni JU selaku VP Terminal Optimization PT Pertamina Energy Terminal.

Kemudian HASM selaku VP Crude & Gas Operation PT Pertamina International Shipping.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ucapnya.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan sejumlah tersangka. Namun, meski telah berstatus tersangka, Riza masih belum dilakukan penahanan karena hingga kini masih buron.

Kejagung juga telah berupaya memburu Riza lewat kerjasama dengan Interpol. Lantaran, disinyalir Riza tengah berada di luar negeri. Namun hingga saat ini red notice terkait Riza masih dalam proses Interpol, di Lyon Prancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung Matikan Paspor Riza Chalid Meski Red Notice Belum Terbit

Kejagung Matikan Paspor Riza Chalid Meski Red Notice Belum Terbit

Video | Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:00 WIB

Buru 'Raja Minyak' Riza Chalid, Kejagung Kini 'Sikat' Jaringan Internalnya

Buru 'Raja Minyak' Riza Chalid, Kejagung Kini 'Sikat' Jaringan Internalnya

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Gurita Korupsi Pertamina: KPK Ungkap Kaitan Eks Direktur dengan Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Gurita Korupsi Pertamina: KPK Ungkap Kaitan Eks Direktur dengan Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:06 WIB

Terkini

Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!

Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan

Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:39 WIB

25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya

25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:38 WIB

Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi

Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:32 WIB

KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur

KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:25 WIB

Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas

Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:25 WIB

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:24 WIB

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

News | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB