Dimotori Armand Maulana dan Ariel Noah, VISI Audiensi dengan Fraksi PDIP Soal Royalti Musik

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 10 November 2025 | 20:10 WIB
Dimotori Armand Maulana dan Ariel Noah, VISI Audiensi dengan Fraksi PDIP Soal Royalti Musik
Sejumlah seniman dan musisi yang berada di dalam wadah Vibrasi Suara Indonesia (VISI) beraudiensi dengan Fraksi PDIP terkait royalti musik dan keresahan mereka terkait LMK, Senin (10/11/2025). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Aliansi musisi VISI dipimpin Armand Maulana dan Ariel NOAH mengadu ke Fraksi PDIP DPR.

  • Mereka menuntut transparansi royalti musik dan mengeluhkan salah kaprah pembebanan royalti pada penyanyi.

  • Fraksi PDIP DPR berjanji akan mengawal perbaikan regulasi hak cipta secara serius dan adil.

Suara.com - Panggung politik di Senayan Jakarta mendadak jadi sorotan industri kreatif saat koalisi musisi papan atas Indonesia yang tergabung dalam Vibrasi Suara Indonesia (VISI) menyambangi Gedung Parlemen tersebut, Senin (10/11/2025).

Dipimpin langsung Armand Maulana dan Nazril Irham atau Ariel NOAH, mereka menggelar audiensi krusial dengan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI untuk menyuarakan masalah fundamental yang tak kunjung usai, yakni transparansi royalti musik.

Pertemuan yang digelar di Gedung Nusantara I, Jakarta tersebut menjadi platform bagi para seniman untuk menumpahkan keresahan mereka.

Rombongan musisi diterima secara langsung oleh Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Utut Adianto, yang didampingi oleh sejumlah legislator lintas komisi, termasuk musisi yang kini menjadi anggota dewan, Once Mekel.

Kehadiran nama-nama besar seperti Yuni Shara, Vina Panduwinata, dan Judika di barisan VISI menegaskan urgensi persoalan ini. Dalam paparannya, Armand Maulana secara lugas membedah akar permasalahan yang terus menghantui para pelaku seni.

"Datang ke sini untuk memberikan angle dari penyanyi terkait permasalahan yang memang sekarang sedang sangat viral untuk kalangan musik. Masalah royalti, tapi sebetulnya masalah royalti ini, sudah mengerucut beda dengan satu tahunan lalu lah itu masih banyak liar," kata Armand dalam audiensi.

Vokalis band GIGI tersebut menyoroti implementasi Undang-Undang Hak Cipta yang disahkan pada 2014. Meskipun regulasi tersebut ada, praktik di lapangan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dinilai masih jauh dari kata transparan.

"Permasalahan ini mengenai royalti, 2014 disahkanlah UU hak cipta, tadinya sangat liar sebelum itu, bahkan dulu banyak asosiasi dan yayasan. Itu dulu membuat bingung dan lumayan rada kacau karena kayak pengusaha-pengusaha, hotel, restoran, cafe, karaoke, bisa didatangi oleh LMK-LMK sebelum nama LMK ada anggaplah itu LMK, bisa berkali-kali," ucapnya.

Salah satu miskonsepsi paling fatal yang masih terjadi, menurut Armand, adalah pembebanan pembayaran royalti kepada penyanyi yang membawakan lagu, bukan kepada penyelenggara acara (event organizer) sebagai pengguna karya cipta.

baca juga

"Terus penyanyi harus yang membayar bukan penyelenggara, itu sampai detik ini padahal yang tadi kita, saya, bicarakan sudah ada tiga peristiwa besar dari pemerintahan dan dari DPR dan sebagainya sudah mengugurkan semua Itu masih terjadi sekarang, itu penyanyi-penyanyi yang kami ketahui atau penyanyi-penyanyi yang punya nama besar di Indonesia," kata Armand.

Ia khawatir, jika dibiarkan, 'bola liar' ini dapat mengarah pada kriminalisasi terhadap para seniman, terutama mereka yang berada di daerah dan memiliki posisi tawar yang lebih lemah.

"Kebayang penyanyi-penyanyi di daerah Pak, Bu, penyanyi-penyanyi Pantura Atau mungkin teman-teman Mas Andi dari IPJ, Institut Pengamen Jalanan di sini yang sudah hadir. Ini akan bisa banyak yang terkriminalisasi kalau Ini menjadi bola liar," ungkapnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto memberikan jaminan bahwa pihaknya akan mengawal isu ini secara serius dan mendalam.

"Kita harus kerja serius, ini masalah serius. Kalau menurut saya ini UU ini harus kita kerjakan sebaik-baiknya. Mba Selly dan teman-teman di Baleg," kata Utut.

"Karena ini banyak sekali yang terlibat dan ini berkaitan erat dengan kebudayaan. Makin berbudaya kita, makin pintar kita ngatur seadil-adilnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babak Baru Drama Royalti Musik! DPR Tancap Gas Revisi UU Hak Cipta, Tim Perumus Rapat Perdana Besok

Babak Baru Drama Royalti Musik! DPR Tancap Gas Revisi UU Hak Cipta, Tim Perumus Rapat Perdana Besok

News | Selasa, 26 Agustus 2025 | 14:09 WIB

Drama Royalti Musik Berakhir: Dasco Umumkan Kesepakatan Damai, LMKN Jadi Satu-satunya Penarik!

Drama Royalti Musik Berakhir: Dasco Umumkan Kesepakatan Damai, LMKN Jadi Satu-satunya Penarik!

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 18:17 WIB

Tiga Solusi Vokalis Efek Rumah Kaca untuk Royalti Musik Disambut DPR, Revisi UU Segera Dibahas?

Tiga Solusi Vokalis Efek Rumah Kaca untuk Royalti Musik Disambut DPR, Revisi UU Segera Dibahas?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY

Bergenre Dance Pop Hibrida! NCT Wish Ungkap Detail Lagu Comeback, I SPY

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Dongkrak Hidrolik Kecil Sanggup Mengangkat Mobil yang Berat Menurut Hukum Pascal?

Bagaimana Dongkrak Hidrolik Kecil Sanggup Mengangkat Mobil yang Berat Menurut Hukum Pascal?

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×