Ratusan Ribu Penerima Bansos Main Judol, Kemensos Loloskan 7.200 Orang dengan Syarat Ketat

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 18 November 2025 | 17:39 WIB
Ratusan Ribu Penerima Bansos Main Judol, Kemensos Loloskan 7.200 Orang dengan Syarat Ketat
ilustrasi bansos. (Defrino Maasy/Unsplash)
  • Kemensos telah menyetujui 7.200 dari lebih 200 ribu pengajuan reaktivasi bansos untuk penerima yang sebelumnya terbukti bermain judi online
  • Penerima yang kembali aktif akan diawasi secara ketat oleh Dinsos, pendamping desa, dan akan diaudit ulang oleh PPATK dalam enam bulan
  • Jika penerima yang sudah diaktifkan kembali terbukti menggunakan dana bansos untuk judi online lagi, bantuannya akan dicabut secara permanen

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai membuka kembali pintu bantuan sosial (bansos) bagi ribuan penerima yang sebelumnya dicoret karena terbukti bermain judi online (judol).

Dari total 600 ribu nama yang diblokir, babak baru penanganan kasus ini dimulai dengan persetujuan reaktivasi untuk 7.200 orang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa gelombang pengajuan untuk mengaktifkan kembali status penerima bansos sangat signifikan.

Lebih dari 200 ribu orang telah mengajukan permohonan, berharap bisa kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Dari 600 ribu yang main judol itu kita lakukan ground check dan benar memang sesuai dengan data PPATK. Tapi beberapa di antaranya mengajukan reaktivasi karena mereka benar-benar membutuhkan bansos,” kata Gus Ipul saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Meski lampu hijau sudah diberikan kepada 7.200 penerima manfaat, Gus Ipul menegaskan bahwa puluhan ribu pengajuan lainnya masih dalam proses verifikasi lapangan yang ketat.

Keputusan akhir akan diambil dalam waktu dekat setelah evaluasi menyeluruh.

"Kita sedang evaluasi dalam minggu-minggu ini untuk kita tentukan apakah mereka bisa mendapatkan bansos kembali," ujarnya.

Persetujuan ini bukanlah cek kosong. Gus Ipul memastikan bahwa setiap penerima bansos yang diaktifkan kembali akan berada di bawah pengawasan berlapis.

Pemerintah akan mengerahkan Dinas Sosial hingga pendamping desa untuk memonitor secara langsung agar dana bantuan tidak lagi disalahgunakan untuk berjudi.

Tak hanya itu, Kemensos juga akan berkolaborasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan audit ulang dalam enam bulan ke depan.

Sanksi tegas tanpa kompromi telah disiapkan bagi mereka yang kembali melanggar.

"Jika ternyata ketahuan untuk dimainkan judol kembali, maka kita tidak akan berikan lagi bansos untuk penerima manfaat yang seperti itu," tegasnya.

Gus Ipul menambahkan, pertimbangan utama di balik kebijakan reaktivasi ini adalah faktor kemanusiaan dan kebutuhan mendesak yang diverifikasi langsung di lapangan.

"Ya karena mereka benar-benar butuh. Masalahnya benar-benar butuh sekali. Kalau enggak butuh ya kita akan pertimbangkan. Dan itu usulannya dari bawah setelah dilakukan ground check," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usut Korupsi Bansos Beras, KPK Periksa Sejumlah Pendamping PKH di Jawa Tengah

Usut Korupsi Bansos Beras, KPK Periksa Sejumlah Pendamping PKH di Jawa Tengah

News | Senin, 17 November 2025 | 13:17 WIB

Kapan Bansos BPNT Cair? Penyaluran Tahap Akhir Bulan November 2025, Ini Cara Ceknya

Kapan Bansos BPNT Cair? Penyaluran Tahap Akhir Bulan November 2025, Ini Cara Ceknya

Bisnis | Sabtu, 15 November 2025 | 19:44 WIB

Mensos Ungkap Alasan Rencana Digitalisasi Bansos: Kurangi Interaksi Manusia Agar Bantuan Tak Disunat

Mensos Ungkap Alasan Rencana Digitalisasi Bansos: Kurangi Interaksi Manusia Agar Bantuan Tak Disunat

News | Jum'at, 14 November 2025 | 18:59 WIB

Rp500 T Subsidi Bansos Meleset, Gus Ipul Akui Hampir Separuh Penerima Bantuan Salah Sasaran

Rp500 T Subsidi Bansos Meleset, Gus Ipul Akui Hampir Separuh Penerima Bantuan Salah Sasaran

News | Jum'at, 14 November 2025 | 18:41 WIB

Hadiri Rakornas DTSEN Bareng Kemensos, Seskab Teddy Bawa Pesan Ini dari Presiden Prabowo

Hadiri Rakornas DTSEN Bareng Kemensos, Seskab Teddy Bawa Pesan Ini dari Presiden Prabowo

News | Jum'at, 14 November 2025 | 10:35 WIB

Usai Soeharto dan Gus Dur, Giliran BJ Habibie Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Usai Soeharto dan Gus Dur, Giliran BJ Habibie Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional

News | Senin, 10 November 2025 | 20:42 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR: Kemensos dan Kemendikbud Harus Jelaskan Soeharto Jadi Pahlawan

Wakil Ketua Komisi X DPR: Kemensos dan Kemendikbud Harus Jelaskan Soeharto Jadi Pahlawan

News | Senin, 10 November 2025 | 19:41 WIB

Terkini

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Kasus Suap Ijon Bekasi

News | Senin, 06 April 2026 | 20:20 WIB