Bahas Soal Papua, Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menhan dan Panglima TNI

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 24 November 2025 | 15:06 WIB
Bahas Soal Papua, Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menhan dan Panglima TNI
Komisi I DPR RI menggelar Raker bersama Menhan dan Panglima TNI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Komisi I DPR RI mengadakan rapat kerja dengan Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Jenderal Agus di Senayan pada Senin (24/11/2025).
  • Raker tersebut beragendakan pembahasan stabilitas kedaulatan Papua dan peran Kodam baru untuk kesejahteraan rakyat.
  • Rapat kerja yang dipimpin Utut Adianto tersebut secara resmi dinyatakan dibuka dan dilaksanakan secara tertutup.

Suara.com - Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (Raker) bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). 

Berdasarkan agenda yang diterima Suara.com, rapat ini akan membahas pertama soal Menjaga Kedaulatan dan Stabilitas Papua

Kemudian rapat juga akan membahas Peran Kodam Baru, Brigif TP, dan Yonif TP dalam memperkuat Stabilitas Pertahanan dalam mendukung Kesejahteraan Rakyat. 

Menhan Sjafrie dan Panglima TNI Agus pun terlihat hadir langsung dalam rapat ini. 

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Sebelum membuka rapat, Utut mengigatkan soal menjaga persatuan nasional. 

"Sebelum kita mulai rasanya sedikit dari pimpinan, kita ini memang ke depan harus makin merajut persatuan nasional kita," kata Utut sebelum membuka rapat. 

Ia mengatakan, semangat Presiden Prabowo Subianto terkait soal persatuan harus jadi panduan dalam rapat kali ini. 

"Semangat yang kita baca dari Bapak Presiden adalah me-restart, mereset kilometer 0, saling memaafkan menatap masa depan. mudah mudahan ini bisa jadi panduan kita bersama," katanya. 

Rapat pun kemudian dibuka oleh Utut. Namun, Utut mengetuk palu jika rapat kali ini dinyatakan tertutup. 

baca juga

"Berdasar informsi dari sekretariat, telah hadir 25 anggota dari 43 dan 8 fraksi. dengan ini kuorum sudah terpenuhi, dan atas pertimbangan lapanhan dan urgennya pertemuan ini, pertemuan saya nyatakan dibuka dan tertutup untuk umum," tutur Utut. 

Hingga kekinian rapat masih terus berpanjut. Belum diketahui apa hasil kesimpulan dari raker tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gebrakan Menhan-Panglima di Tambang Ilegal Babel Dikritik Imparsial: Pelanggaran Hukum, Tanda Bahaya

Gebrakan Menhan-Panglima di Tambang Ilegal Babel Dikritik Imparsial: Pelanggaran Hukum, Tanda Bahaya

News | Jum'at, 21 November 2025 | 23:36 WIB

KPK Periksa Tiga Kepala Distrik Terkait Korupsi Dana Operasional di Papua

KPK Periksa Tiga Kepala Distrik Terkait Korupsi Dana Operasional di Papua

News | Kamis, 20 November 2025 | 14:10 WIB

262 Hektare Hutan Rusak, Panglima TNI hingga Menhan 'Geruduk' Sarang Tambang Ilegal di Babel

262 Hektare Hutan Rusak, Panglima TNI hingga Menhan 'Geruduk' Sarang Tambang Ilegal di Babel

News | Kamis, 20 November 2025 | 13:45 WIB

Terkini

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

×