Ketua DPD RI Soal Bencana Sumatera Masih Tutup Keran Bantuan Asing: Bangsa Kita Masih Mampu

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 10 Desember 2025 | 16:51 WIB
Ketua DPD RI Soal Bencana Sumatera Masih Tutup Keran Bantuan Asing: Bangsa Kita Masih Mampu
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)
baca 10 detik
  • Ketua DPD RI mendukung sikap pemerintah pusat menahan status Bencana Nasional dan bantuan asing untuk bencana Sumatera.
  • Keputusan menolak bantuan asing didasarkan pada pertimbangan kedaulatan dan keyakinan kemampuan pemulihan mandiri bangsa.
  • Selain pemulihan fisik, Sultan menekankan prioritas penanganan trauma psikologis korban, terutama ibu dan anak-anak.

Suara.com - Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, mendukung langkah pemerintah pusat yang belum menetapkan status Bencana Nasional maupun membuka keran bantuan asing terkait rentetan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera.

Ia meyakini bahwa Indonesia masih memiliki sumber daya dan kemampuan yang cukup untuk menangani pemulihan pascabencana secara mandiri.

Hal itu disampaikan Sultan merespons adanya perbedaan pandangan di lapangan, di mana Gubernur Aceh sempat membuka opsi bantuan asing, sementara pemerintah pusat masih menahannya.

"Saya bisa membaca pikiran Pak Presiden. Saya sepakat dengan Pak Presiden bahwa sepanjang negara ini masih mampu, sepanjang bangsa kita masih mampu untuk mengelola dan merecover bencana ini dengan cepat, harga diri bangsa kita juga tinggi," ujar Sultan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Ia menegaskan bahwa keputusan membuka bantuan asing bukan sekadar masalah butuh atau tidak, melainkan menyangkut pertimbangan kedaulatan dan kemandirian. Menurutnya, jika pemerintah merasa sudah tidak sanggup, pasti akan ada permintaan bantuan keluar (hand up).

"Kalau enggak mampu ya kita pasti hand up, 'tolong dong'. Tapi karena kita yakin dengan kekuatan bangsa kita, pasti bisa. Negara kita saya yakin siap untuk merecover secara cepat," tegasnya.

Menurutnya, masuknya pihak asing dalam penanganan bencana sering kali membawa pertimbangan lain di luar sekadar bantuan logistik, yang mungkin sedang dipertimbangkan secara matang oleh pemerintah pusat.

Di sisi lain, kata dia, para Anggota DPD RI Dapil Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat juga sudah mendesak agar bencana Sumatera ditetapkan sebagai Bencana Nasional.

Namun Sultan menilai perdebatan soal status administratif tidak boleh mengalihkan fokus utama. Baginya, label status tidak lebih penting daripada kecepatan penanganan di lapangan.

baca juga

"Buat saya secara pribadi, saya tidak fokus kepada statusnya itu. Tapi bagaimana penanganan ini lebih cepat, lebih komprehensif, terintegrasi, dan recovery lebih cepat," jelasnya.

Ia menekankan bahwa pemerintah pusat, termasuk Presiden yang telah turun dua kali ke lokasi, sudah menunjukkan keseriusan tanpa harus menunggu perubahan status bencana.

Selain perbaikan fisik, Sultan menyoroti pentingnya pemulihan psikologis bagi korban, khususnya ibu dan anak. Berdasarkan pengalamannya menghadapi bencana di Bengkulu, dampak trauma pascabencana sering kali terabaikan.

"Yang perlu dipikirkan segera agar negara hadir adalah bagaimana merecover psikologi khususnya ibu dan anak. Hadirkan di situ psikolog anak, berikan treatment khusus karena mereka pasti trauma banget," katanya.

Ia pun meminta seluruh elemen untuk menunggu langkah pemerintah selanjutnya sembari melakukan fungsi pengawasan.

Sultan optimistis pemerintah mampu menghitung kerugian fisik dengan cepat dan melakukan pemulihan tanpa harus bergantung pada bantuan luar negeri.

"Ini memang berbeda dengan Tsunami Aceh dulu yang eskalasinya sangat dahsyat. Meskipun korban jiwa bukan sekadar angka statistik, tapi melihat kondisi sekarang, pemerintah masih mampu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambang Emas Terafiliasi ASII di Sumut Disegel, KLH Soroti Potensi Pidana

Tambang Emas Terafiliasi ASII di Sumut Disegel, KLH Soroti Potensi Pidana

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:29 WIB

Suasana Pasca Banjir Bandang di Sumatera

Suasana Pasca Banjir Bandang di Sumatera

Foto | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:00 WIB

Menunjuk Hidung Menteri di Balik Bencana Sumatra, Siapa Paling Bertanggung Jawab?

Menunjuk Hidung Menteri di Balik Bencana Sumatra, Siapa Paling Bertanggung Jawab?

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:49 WIB

Niat Banggakan Presiden Prabowo soal Donasi Bencana, Bobon Santoso Banjir Komentar Pedas

Niat Banggakan Presiden Prabowo soal Donasi Bencana, Bobon Santoso Banjir Komentar Pedas

Entertainment | Rabu, 10 Desember 2025 | 07:20 WIB

Ketua Komisi V DPR: Kalau Nggak Mampu, Jangan Malu Minta Bantu Negara Lain Untuk Bencana Sumatra

Ketua Komisi V DPR: Kalau Nggak Mampu, Jangan Malu Minta Bantu Negara Lain Untuk Bencana Sumatra

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 19:37 WIB

Mitsubishi Fuso Bantu Pemulihan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang Sumatera

Mitsubishi Fuso Bantu Pemulihan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang Sumatera

Otomotif | Selasa, 09 Desember 2025 | 18:03 WIB

Hentikan Produksi Tambang Emas, Agincourt Resources Serahkan Data ke KLH Pasca Banjir Sumatera

Hentikan Produksi Tambang Emas, Agincourt Resources Serahkan Data ke KLH Pasca Banjir Sumatera

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:50 WIB

Menguak PT Minas Pagai Lumber, Jejak Keluarga Cendana dan Konsesi Raksasa di Balik Kayu Terdampar

Menguak PT Minas Pagai Lumber, Jejak Keluarga Cendana dan Konsesi Raksasa di Balik Kayu Terdampar

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:58 WIB

Tambang Emas Termasuk Tiga Klaster Pemicu Parahnya Banjir Sumatera Utara

Tambang Emas Termasuk Tiga Klaster Pemicu Parahnya Banjir Sumatera Utara

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 13:57 WIB

Korban Bencana Sumatra Lampaui 1 Juta Jiwa, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing

Korban Bencana Sumatra Lampaui 1 Juta Jiwa, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×