China soal Serangan AS ke Venezuela: Tak Ada Negara yang Berhak Jadi 'Polisi Dunia'

Bella

Senin, 05 Januari 2026 | 10:11 WIB
China soal Serangan AS ke Venezuela: Tak Ada Negara yang Berhak Jadi 'Polisi Dunia'
Foto diduga Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap AS [Truth/Donald Trump]
baca 10 detik
  • China, melalui Menlu Wang Yi pada Minggu, mengecam keras intervensi militer AS di Venezuela yang menangkap Presiden Maduro.
  • Amerika Serikat pada Sabtu (3/1) menahan Nicolas Maduro dan istrinya di New York atas tuduhan terkait narkoba.
  • Beijing menolak dominasi sepihak, menegaskan prinsip kedaulatan negara harus dihormati serta menuntut pembebasan segera.

Suara.com - Ketegangan geopolitik global kembali meningkat setelah China secara terbuka mengecam intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Beijing menilai tindakan Washington melanggar prinsip kedaulatan negara dan memperburuk situasi internasional yang sudah tidak stabil.

Kecaman tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Minggu, sebagaimana dilaporkan media pemerintah China, Xinhua. Wang menegaskan posisi konsisten Beijing dalam menolak penggunaan kekerasan dalam hubungan internasional.

“China selalu menentang penggunaan atau ancaman kekerasan, serta pemaksaan kehendak suatu negara terhadap negara lain,” kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Antara, Senin (5/1/2026).

Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas serangan Amerika Serikat pada Sabtu (3/1) yang menargetkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya. Dalam operasi tersebut, pasukan AS membawa Maduro dan istrinya ke New York untuk menghadapi tuduhan terkait narkoba.

Wang menyampaikan sikap tersebut saat bertemu Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar di Beijing. Dalam pertemuan itu, Wang menilai dinamika global semakin tidak menentu.

Lanskap internasional saat ini "menjadi semakin bergejolak dan kompleks, dengan intimidasi sepihak yang meningkat," kata Wang, menambahkan bahwa "perubahan situasi tiba-tiba di Venezuela telah menarik perhatian besar dari komunitas internasional."

Sebelumnya, Beijing telah mengeluarkan dua pernyataan terpisah yang menyatakan keterkejutan dan kecaman atas langkah militer AS, sekaligus menuntut Washington segera membebaskan Presiden Maduro dan istrinya.

China juga menegaskan penolakannya terhadap dominasi sepihak dalam tata kelola global.

"Kami tidak pernah percaya bahwa negara mana pun dapat berperan sebagai polisi dunia, dan kami juga tidak setuju bahwa negara mana pun dapat mengeklaim dirinya sebagai hakim internasional," kata Wang, menambahkan bahwa kedaulatan dan keamanan semua negara harus sepenuhnya dihormati dan dilindungi.

baca juga

Di sisi lain, pemerintah Venezuela melaporkan bahwa Amerika Serikat menyerang sejumlah instalasi sipil dan militer di beberapa negara bagian pada Sabtu pagi (3/1). Pemerintah Caracas kemudian menetapkan status darurat nasional menyusul eskalasi tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi operasi militer berskala besar itu. Ia menyatakan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar Venezuela. Trump juga mengatakan Amerika Serikat akan “mengelola” Venezuela hingga proses transisi yang aman tercapai, termasuk memperbaiki infrastruktur minyak negara tersebut yang disebutnya mengalami kerusakan.

Sementara itu, Pakistan turut menyuarakan keprihatinan atas perkembangan situasi di Venezuela. Pemerintah Islamabad menekankan pentingnya stabilitas dan keselamatan warga sipil.

"Kami mendesak perlunya pengekangan dan deeskalasi untuk mengakhiri krisis, dan menggarisbawahi perlunya kepatuhan pada prinsip-prinsip Piagam PBB serta hukum internasional untuk menyelesaikan semua masalah yang belum terselesaikan," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan.

Pakistan juga menyatakan terus memantau kondisi di Venezuela dan memastikan perlindungan terhadap warga negaranya yang berada di negara Amerika Latin tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Trump Kudeta Venezuela, Harga Minyak Dunia Bisa Melejit?

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 18:27 WIB

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Rupiah Merosot, Intip Kurs Jual Beli Dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 15:25 WIB

AS Serang Venezuela, 40 Orang Tewas dan Presiden Maduro Ditangkap

AS Serang Venezuela, 40 Orang Tewas dan Presiden Maduro Ditangkap

News | Minggu, 04 Januari 2026 | 11:43 WIB

Trump Sebut AS Bakal 'Keruk' Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Trump Sebut AS Bakal 'Keruk' Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 08:30 WIB

Kenapa AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro? Ini Penjelasannya

Kenapa AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 04 Januari 2026 | 07:08 WIB

Tumbang di Markas Atalanta, AS Roma Terlempar dari Empat Besar Klasemen

Tumbang di Markas Atalanta, AS Roma Terlempar dari Empat Besar Klasemen

Bola | Minggu, 04 Januari 2026 | 06:57 WIB

Caracas Membara! Ratusan Pendukung Bentengi Istana Miraflores Usai Trump Klaim Sukses Tangkap Maduro

Caracas Membara! Ratusan Pendukung Bentengi Istana Miraflores Usai Trump Klaim Sukses Tangkap Maduro

News | Sabtu, 03 Januari 2026 | 23:27 WIB

Di Mana Nicolas Maduro? Jaksa Agung Venezuela Desak AS Beri Bukti Presiden Masih Bernyawa

Di Mana Nicolas Maduro? Jaksa Agung Venezuela Desak AS Beri Bukti Presiden Masih Bernyawa

News | Sabtu, 03 Januari 2026 | 21:53 WIB

Venezuela Menolak Takluk, Sebut Serangan AS Sebagai Perang Kolonial

Venezuela Menolak Takluk, Sebut Serangan AS Sebagai Perang Kolonial

News | Sabtu, 03 Januari 2026 | 21:51 WIB

Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses

Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses

News | Sabtu, 03 Januari 2026 | 21:39 WIB

Terkini

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:18 WIB

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:16 WIB

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:04 WIB

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:49 WIB

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

×