Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 16 Januari 2026 | 18:20 WIB
Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia
Viral sinkhole di Limapuluh Kota Sumatera Barat
  • BRIN menjelaskan sinkhole terbentuk dari pelarutan batugamping oleh air hujan asam yang menciptakan rongga bawah tanah.
  • Keruntuhan mendadak terjadi ketika intensitas hujan tinggi meruntuhkan lapisan penutup rongga yang kehilangan penyangga.
  • Daerah karst seperti Gunung Kidul dan Maros rawan sinkhole, namun dapat dipetakan menggunakan survei geofisika modern.

Suara.com - Fenomena tanah yang tiba-tiba ambles dan membentuk lubang raksasa atau sinkhole kerap menimbulkan kepanikan dan pertanyaan. Peristiwa yang seolah terjadi tanpa peringatan ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang gamblang, terutama di wilayah Indonesia yang kaya akan batuan kapur atau batugamping.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan mendalam mengenai ancaman geologi yang tersembunyi di bawah kaki kita ini.

Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari, memaparkan bahwa sinkhole bukanlah kejadian mistis, melainkan puncak dari proses alamiah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di bawah permukaan.

Proses pembentukan lubang runtuhan ini dimulai dari sesuatu yang sangat umum: air hujan.

Menurut Adrin, air hujan yang turun menyerap karbon dioksida (CO) dari atmosfer dan tanah, membuatnya bersifat sedikit asam. Air inilah yang menjadi aktor utama dalam melarutkan batuan di bawah tanah.

"Air hujan ini meresap ke dalam tanah dan melarutkan batuan yang mudah larut, terutama batugamping, sehingga membentuk rekahan dan rongga di bawah permukaan," kata Adrin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Proses pelarutan ini tidak terjadi dalam semalam. Secara perlahan namun pasti, air yang terus mengalir melalui rekahan-rekahan tersebut akan mengikis batugamping, menciptakan gua-gua atau rongga-rongga bawah tanah yang semakin membesar. Lapisan tanah dan batuan di atas rongga ini perlahan kehilangan penyangganya.

Pemicu utama dari keruntuhan dramatis ini seringkali adalah hujan dengan intensitas tinggi. Air hujan yang deras akan menambah beban pada lapisan penutup rongga sekaligus mengikis sisa-sisa material penyangga hingga mencapai titik kritis.

"Saat itulah lapisan atap runtuh secara tiba-tiba dan terbentuk lubang di permukaan tanah yang kita kenal sebagai sinkhole," ujar Adrin sebagaimana dilansir Antara.

Fenomena ini, menurutnya, cukup sering terjadi di Indonesia. Beberapa wilayah bahkan telah diidentifikasi sebagai zona merah atau daerah yang sangat rawan sinkhole karena kondisi geologinya.

Wilayah-wilayah ini umumnya memiliki bentang alam karst, di mana lapisan batugamping tebal mendominasi struktur bawah permukaannya.

Daerah seperti Gunung Kidul di Yogyakarta, Pacitan di Jawa Timur, dan Maros di Sulawesi Selatan adalah contoh nyata kawasan dengan potensi sinkhole yang tinggi.

Salah satu aspek paling berbahaya dari sinkhole adalah sifatnya yang senyap. Proses pembentukan rongga terjadi jauh di bawah permukaan, sehingga tidak ada tanda-tanda visual yang jelas di permukaan tanah sebelum keruntuhan terjadi. Hal ini menjadi tantangan besar dalam upaya mitigasi bencana.

Meskipun sulit dideteksi dengan mata telanjang, bukan berarti potensi bahaya ini tidak bisa diantisipasi. Adrin menegaskan bahwa teknologi modern dapat membantu memetakan ancaman tersembunyi ini. Survei geofisika menjadi kunci untuk "melihat" apa yang ada di bawah tanah.

"Metode seperti gayaberat, georadar, dan geolistrik dapat digunakan untuk memetakan sebaran, kedalaman, dan ukuran rongga di bawah tanah. Metode ini memberikan gambaran citra kondisi bawah permukaan sehingga potensi sinkhole bisa diantisipasi lebih dini," ungkap Adrin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanah Amblas Gerus Perkebunan Warga di Aceh Tengah

Tanah Amblas Gerus Perkebunan Warga di Aceh Tengah

Foto | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:00 WIB

Lewat BRIN, Bagaimana Indonesia Ikut Menentukan Cara Dunia Baca Ancaman Mikroplastik Laut?

Lewat BRIN, Bagaimana Indonesia Ikut Menentukan Cara Dunia Baca Ancaman Mikroplastik Laut?

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 15:13 WIB

Bandingkan Kasus Brigadir J, Roy Suryo Cs Minta Uji Labfor Independen Ijazah Jokowi di UI atau BRIN!

Bandingkan Kasus Brigadir J, Roy Suryo Cs Minta Uji Labfor Independen Ijazah Jokowi di UI atau BRIN!

News | Senin, 22 Desember 2025 | 17:17 WIB

BRIN Pastikan Arsinum Aman dan Optimal Penuhi Kebutuhan Air Minum Pengungsi Bencana Sumatera

BRIN Pastikan Arsinum Aman dan Optimal Penuhi Kebutuhan Air Minum Pengungsi Bencana Sumatera

News | Senin, 22 Desember 2025 | 09:33 WIB

Deretan Film Korea Berlatar Bencana Banjir, Terbaru The Great Flood

Deretan Film Korea Berlatar Bencana Banjir, Terbaru The Great Flood

Entertainment | Kamis, 18 Desember 2025 | 22:00 WIB

DPR Desak BRIN Ubah Pendekatan Penanganan Bencana: Fokus Riset, Mitigasi, dan Pendidikan

DPR Desak BRIN Ubah Pendekatan Penanganan Bencana: Fokus Riset, Mitigasi, dan Pendidikan

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:23 WIB

Siap Produksi Massal, BRIN dan PTDI Tunggu Pesanan Pesawat N219 dari Pemerintah

Siap Produksi Massal, BRIN dan PTDI Tunggu Pesanan Pesawat N219 dari Pemerintah

News | Senin, 24 November 2025 | 20:58 WIB

Terkini

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:29 WIB

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:20 WIB