WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable

Bella Suara.Com
Senin, 19 Januari 2026 | 14:54 WIB
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama program UK PACT (Partnering for Accelerated Climate Transitions) resmi membuka rangkaian Bootcamp Future Leaders in Sustainable Transport (FIRST), Senin (19/1/2026). (Suara.com/
Baca 10 detik
  • WRI Indonesia dan UK PACT membuka Bootcamp FIRST pada 19 Januari 2026 di Jakarta, menargetkan mahasiswa akselerasi dekarbonisasi transportasi.
  • Program ini membekali mahasiswa dari enam kota dengan kepemimpinan inovatif untuk sistem transportasi rendah karbon melalui dukungan Pemerintah Inggris.
  • Pejabat menekankan transportasi berkelanjutan harus mencakup nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan yang saling mendukung dalam pembangunan.

Suara.com - World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama program UK PACT (Partnering for Accelerated Climate Transitions) resmi membuka rangkaian Bootcamp Future Leaders in Sustainable Transport (FIRST), Senin (19/1/2026).

Bertempat di Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat, program ini dirancang khusus untuk mencetak pemimpin muda dari kalangan mahasiswa guna mengakselerasi dekarbonisasi di sektor transportasi Indonesia.

Program FIRST merupakan bentuk kolaborasi strategis untuk mendorong aksi mitigasi perubahan iklim. Melalui dukungan program Future Cities dari Pemerintah Inggris, mahasiswa terpilih dari enam kota di Indonesia akan dibekali kepemimpinan dan inovasi untuk membangun sistem transportasi yang inklusif serta rendah karbon.

Menteri Konselor Pembangunan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Peter Rajadiston, menekankan bahwa partisipasi anak muda merupakan kunci transformasi kota di masa depan.

Dalam sambutannya, Peter membagikan pengalaman pribadinya saat tinggal di Brixton Hill, London, yang dahulu merupakan salah satu kawasan paling berpolusi di Inggris hingga memicu asma pada anaknya.

“Pengalaman itu juga mengingatkan saya bahwa dekarbonisasi tidak hanya tentang angka, data, atau target. Ini tentang bagaimana orang hidup, bernapas, bergerak, mengalami kehidupan sehari-hari, dan mengalami kota mereka. Ini tentang keberanian, kemungkinan, dan kualitas hidup mereka,” ujar Peter di hadapan para peserta.

Peter juga mengungkapkan bahwa komitmen kerja sama Indonesia–Inggris akan semakin kuat. Hal ini ditandai dengan kemitraan strategis yang rencananya diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London dalam waktu dekat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Tatan Rustandi, yang mewakili Sekretaris Jenderal Kemenhub, memberikan arahan khusus bagi para mahasiswa mengenai filosofi transportasi masa depan.

“Sustainable transport itu ujungnya itu... pertama harus mempunyai nilai sosial yang berkelanjutan; yang kedua, nilai ekonomi yang berkelanjutan; dan yang ketiga paling penting, nilai lingkungan berkelanjutan,” tegas Tatan di hadapan para peserta.

Baca Juga: Ada Proyek LRT di Jalan Pramuka, Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan

Tatan, yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan (PPTB) Kemenhub, memotivasi para mahasiswa dengan menceritakan latar belakang pendidikannya yang dibiayai penuh oleh negara dan lembaga internasional.

Ia berharap para peserta bootcamp dapat memberikan kritik konstruktif dan solusi nyata bagi pembangunan transportasi ramah lingkungan di daerah masing-masing.

"Kalau Anda ingin menjadi orang luar biasa, jangan lelah dengan ujian yang luar biasa. Tapi kalau Anda ingin jadi orang biasa, bersenang-senanglah dengan ujian yang biasa. Oleh karena itu, ide Anda harus luar biasa," tutupnya.

Acara pembukaan ini ditandai dengan prosesi simbolis peniupan peluit dan pengalungan kartu identitas kepada perwakilan mahasiswa dari enam kota, yakni Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Medan.

Selama beberapa hari ke depan, para peserta akan mengikuti serangkaian materi dari para mentor dan pakar untuk mengubah ambisi menjadi tindakan nyata dalam mewujudkan transisi transportasi berkelanjutan di Indonesia.

Selain Kemenhub dan Kedutaan Besar Inggris, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari WRI Indonesia, BPSDM Perhubungan, serta konsorsium IREEM yang turut mendukung keberlangsungan program FIRST.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Sejarah Otomotif: Siapa Penemu Mobil Pertama di Dunia?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI