Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:03 WIB
Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026
Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026. (Ist)
baca 10 detik
  • Indonesia mempromosikan potensi investasi dan budaya melalui Paviliun di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss.
  • Paviliun Indonesia berfungsi sebagai area jejaring dan diplomasi budaya menggunakan sajian kopi khas Indonesia.
  • Berbagai seminar investasi digelar sepanjang WEF (19-23 Januari 2026) untuk membangun citra positif negara.

Suara.com - Indonesia kembali unjuk gigi di panggung internasional. Kali ini, bertempat di Davos, Swiss, dalam gelaran World Economis Forum (WEF), Indonesia membawa pendekatan yang hangat melalui diplomasi kopi untuk menarik minat investor dan pemain ekonomi global yang datang ke Paviliun Indonesia.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan menjelaskan paviliun Indonesia tidak sekadar kantor perwakilan, melainkan juga jembatan budaya, tentu juga ekonomi.

"Jadi, kita mulai dari kemarin sebenarnya, kita sudah membuka Pavilion Indonesia. Kemarin masih soft opening, dan agenda yang kita laksanakan kemarin sekadar memperkenalkan tentang kopi yang kita punya, kemudian kerajinan-kerajinan yang kita bawa," kata Nurul Ichwan di Davos, Swiss, Selasa (20/1/2026).

Sementara pada Selasa (20/1), Paviliun Indonesia mulai menggelar beberapa kegiatan seminar sejak pagi hingga sore hari. Total ada ada beberapa kegiatan yang digelar oleh berbagai pihak, mulai dari perbankan hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Mengusung tema "Indonesia Endless Horizon", paviliun ini memberikan ruang inklusif, tidak hanya untuk memamerkan budaya, melainkan juga menjadi area networking. Para pengunjung bisa bertanya mengenai iklim investasi di Indonesia sembari "nongkrong" dan menikmati sajian kopi khas Indonesia.

"Jadi siapapun yang ingin menanyakan tentang peluang investasi Indonesia, tentang budaya Indonesia dan yang lainnya mereka bisa melakukan networking di sini, mingle di sini," ujarnya.

Nurul Ichwan menyampaikan melalui Paviliun Indonesia di Davos, pemerintah ingin menunjukkan kepada para investor yang hadir di WEF tentang Indonesia yang memiliki potensi tidak terbatas, sebagaimama tema besar yang diusung di Paviliun.

"Kita hanya ingin membawa pengetahuan kepada para potensial investor khususnya dan juga pengunjung yang lain tentang Indonesia yang memiliki potensi yang tidak terbatas. Nah, tetapi dalam konteks promosinya, kita mengutamakan adalah image building tentang Indonesia," ujarnya.

Selain menjadi area santai unthk nongkrong dan berbagi pengetahuan soal potensi investasi di Indonesia, Paviliun juga menghadirkan segmen serius dengan menggelar seminar selama gelaran WEF yang berlangsung 19 Januari-23 Januari 2026.

baca juga

"Total dari keseluruhan kegiatan seminar yang kita miliki selama tiga hari ini ada sekitar 10 kegiatan seminar," ujar Nurul Ichwan.

Khusus pada 21 Januari malam, Paviliun Indonesia yang merupakan kerja sama dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), serta Danantara menggelar acara Indonesia Night.

"Di mana kita ingin menunjukkan kepada potensial investor khususnya, inilah wajah Indonesia bahwa Indonesia itu negara yang kaya dengan budaya, negara yang maju, ekonominya juga tumbuh, jadi tidak dipandang sebagai negara yang tidak punya potensi menjadi bagian dari target untuk investasi," kata Nurul Ichwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemuan Kilat Prabowo - Dasco di Halim! Terungkap Misi Besar Presiden Temui Raja Inggris

Pertemuan Kilat Prabowo - Dasco di Halim! Terungkap Misi Besar Presiden Temui Raja Inggris

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:16 WIB

175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!

175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 06:20 WIB

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:21 WIB

Rosan Tunjuk Purbaya Usai Sebut Kerjaan Kementerian Investasi Berantakan

Rosan Tunjuk Purbaya Usai Sebut Kerjaan Kementerian Investasi Berantakan

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 20:26 WIB

Toyota-Pertamina Siap Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung, Mulai Jalan 2026

Toyota-Pertamina Siap Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung, Mulai Jalan 2026

Bisnis | Senin, 10 November 2025 | 13:45 WIB

Pemerintah Rayu Toyota Bangun Pabrik Etanol

Pemerintah Rayu Toyota Bangun Pabrik Etanol

Bisnis | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:18 WIB

PLN - BKPM Perkuat Kolaborasi di Sektor Ketenagalistrikan: Dorong Pertumbuhan Investasi

PLN - BKPM Perkuat Kolaborasi di Sektor Ketenagalistrikan: Dorong Pertumbuhan Investasi

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 20:53 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×