Ancaman Daging Sapi Langka di Jabodetabek, Pedagang Ancam Mogok Jualan 3 Hari, Ini Pemicunya

Bangun Santoso

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:48 WIB
Ancaman Daging Sapi Langka di Jabodetabek, Pedagang Ancam Mogok Jualan 3 Hari, Ini Pemicunya
Foto sebagai ILUSTRASI: Pedagang daging sapi di Pasar Rakyat Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat memperlihatkan daging sapi yang akan dijual untuk pelanggan. [Suara.com/Diko Eno]
baca 10 detik
  • Pedagang daging Jabodetabek mengancam mogok tiga hari (22-24 Januari 2026) akibat kenaikan harga sapi hidup yang tidak terkendali.
  • Ancaman mogok ini dipicu kegagalan pemerintah memenuhi janji stabilisasi harga sapi yang disepakati pada 5 Januari lalu.
  • Gubernur DKI Jakarta merespons optimistis bahwa tidak semua pedagang akan mengikuti mogok massal yang mengancam pasokan daging.

Suara.com - Warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) harus bersiap menghadapi potensi kelangkaan daging sapi di pasar. Para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) mengancam akan melakukan aksi mogok berjualan secara massal selama tiga hari penuh.

Aksi ini direncanakan sebagai bentuk protes keras terhadap harga sapi hidup di tingkat feedloter (perusahaan penggemukan sapi) yang terus meroket tak terkendali. Kondisi ini membuat para pedagang terjepit antara modal yang tinggi dan daya beli masyarakat yang kian menurun.

Menanggapi ancaman serius yang dapat melumpuhkan pasokan daging di wilayah metropolitan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat bicara. Ia mengaku telah memantau situasi di lapangan dan meyakini tidak semua pedagang akan ikut dalam aksi tersebut.

“Saya membaca berita itu dan saya sudah mengecek di lapangan. Memang ada keinginan, tetapi saya yakin tetap berjualan di Jakarta. Tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya berjualan,” kata Pramono saat ditemui di Jakarta Barat, Kamis (22/1/2026).

Akar Masalah: Janji Pemerintah yang Tak Ditepati

Kekesalan para pedagang daging rupanya sudah mencapai puncaknya. Ketua DPD APDI DKI Jakarta, Wahyu Purnama, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan jalan terakhir setelah upaya dialog dengan pemerintah tak membuahkan hasil.

Menurut Wahyu, dalam sebuah rapat dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian pada 5 Januari lalu, pihak pemerintah telah berjanji bahwa harga sapi timbang hidup akan stabil dalam kurun waktu dua pekan. Namun, janji tersebut hingga kini tak kunjung terealisasi.

Para pedagang pun semakin tertekan. Di satu sisi, mereka harus membeli sapi dengan harga yang sangat tinggi. Di sisi lain, mereka kesulitan menjual daging kepada masyarakat yang daya belinya juga sedang lesu.

Kondisi ini sangat memukul para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti penjual bakso, sate, hingga rumah makan Padang yang bergantung pada pasokan daging segar.

baca juga

“Harga sapi timbang hidup dari 'feedloter' yang terlalu tinggi, harga karkas dari RPH mengikuti naik,” ujar Wahyu sebagaimana dilansir Antara.

Detail Aksi Mogok Massal

Setelah menyerap aspirasi dari para anggotanya, bandar sapi potong, hingga pedagang di seluruh pasar tradisional se-Jabodetabek, DPD APDI akhirnya mengambil keputusan tegas untuk menggelar aksi mogok.

Aksi mogok berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada hari Kamis (22/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026). Wahyu menegaskan bahwa aksi ini akan dilakukan serentak di seluruh pasar tradisional dan Rumah Potong Hewan (RPH) yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

Langkah ini diambil sebagai pesan kuat kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, untuk segera turun tangan dan mengatasi sengkarut harga sapi yang telah lama membebani pedagang kecil dan masyarakat menengah ke bawah.

Jika aksi ini berjalan sesuai rencana, dampaknya akan sangat terasa bagi konsumen dan para pelaku usaha kuliner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya

Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:46 WIB

Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel

Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 15:10 WIB

Target Juara Persija Jakarta, Paulo Ricardo Ngaku Siap Uji Nyali di Super League

Target Juara Persija Jakarta, Paulo Ricardo Ngaku Siap Uji Nyali di Super League

Bola | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:57 WIB

Resmi! Paulo Ricardo Gabung Persija

Resmi! Paulo Ricardo Gabung Persija

Bola | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:41 WIB

Persija Mengancam, Eliano Reijnders Minta Persib Jangan Terlena Status Juara Paruh Musim

Persija Mengancam, Eliano Reijnders Minta Persib Jangan Terlena Status Juara Paruh Musim

Bola | Kamis, 22 Januari 2026 | 14:30 WIB

Pedagang Daging Jabodetabek Ancam Mogok Massal, Pramono Anung: Saya Yakin Tetap Berjualan

Pedagang Daging Jabodetabek Ancam Mogok Massal, Pramono Anung: Saya Yakin Tetap Berjualan

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 13:50 WIB

Jakarta 'Diteror' Hujan, Pemprov DKI Terapkan Dua Kali Modifikasi Cuaca

Jakarta 'Diteror' Hujan, Pemprov DKI Terapkan Dua Kali Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 22 Januari 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×