Tolak Polri di Bawah Kementerian, Boni Hargens: Sikap Kapolri Jaga Arsitektur Demokrasi

Bangun Santoso

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:40 WIB
Tolak Polri di Bawah Kementerian, Boni Hargens: Sikap Kapolri Jaga Arsitektur Demokrasi
Analis politik Boni Hargens. (Ist)
baca 10 detik
  • Analis Boni Hargens dukung Kapolri pertahankan posisi Polri di bawah Presiden demi demokrasi.
  • Penempatan Polri di bawah kementerian dikhawatirkan merusak mekanisme *checks and balances* serta intervensi politik.
  • Polri berdasarkan konstitusi berada di bawah Presiden selaku kepala negara, bukan sebagai kepala eksekutif kementerian.

Suara.com - Wacana mengenai reposisi kelembagaan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar berada di bawah kementerian kembali memicu perdebatan hangat di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, analis politik dan isu intelijen, Boni Hargens, memberikan pandangan mendalam terkait urgensi menjaga independensi Polri dari tarikan kepentingan politik praktis.

Boni menilai bahwa langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tetap konsisten mempertahankan posisi Polri di bawah Presiden adalah sebuah langkah strategis demi masa depan demokrasi.

Analis politik dan isu intelijen Boni Hargens memberikan perspektif yang tajam mengenai penolakan Kapolri Listyo Sigit terhadap usulan penempatan Polri di bawah kementerian.

Sikap tegas ini dinilai bukan sekadar resistensi institusional, melainkan mencerminkan kenegarawanan yang diperlukan dalam menjaga arsitektur demokrasi Indonesia.

Menjaga Marwah 'Checks and Balances'

Dalam struktur negara hukum yang demokratis, kemandirian lembaga penegak hukum merupakan pilar utama. Boni menekankan bahwa memaksakan Polri masuk ke dalam struktur kementerian justru akan merusak sistem checks and balances yang telah dibangun sejak era reformasi.

"Penempatan Polri di bawah kementerian dikhawatirkan akan menciptakan tumpang tindih kepentingan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).

Dia menjelaskan, sebagai institusi yang memiliki kewenangan absolut dalam penegakan hukum dan keamanan dalam negeri, Polri membutuhkan ruang gerak yang bebas dari intervensi birokrasi kementerian yang secara alamiah bersifat politis.

baca juga

"Jika Polri disubordinasikan di bawah menteri, maka ada risiko besar bahwa kebijakan penegakan hukum akan sangat dipengaruhi oleh agenda politik partai yang menaungi menteri tersebut," katanya.

Kedudukan Konstitusional: Kepala Negara vs Kepala Eksekutif

Salah satu poin krusial dalam argumen Boni Hargens adalah pemisahan peran Presiden dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Hal ini penting dipahami oleh publik agar tidak terjebak dalam simplifikasi administratif.

Boni menjelaskan bahwa landasan hukum Polri sudah sangat jelas dan kuat dalam konstitusi.

"Konstitusi 1945 dan UU No 2 Tahun 2002 dengan tegas mengatur bahwa Polri berada di bawah Presiden dalam kapasitasnya sebagai kepala negara, bukan sebagai kepala eksekutif. Perbedaan ini sangat prinsipil dan bukan sekadar permainan semantik. Presiden sebagai kepala negara mewakili kedaulatan rakyat secara keseluruhan, sementara presiden sebagai kepala eksekutif menjalankan fungsi pemerintahan yang bersifat politis" jelas Boni.

Dengan posisi di bawah Kepala Negara, Polri bertanggung jawab langsung kepada rakyat melalui Presiden, bukan kepada pembantu Presiden yang memimpin kementerian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPIR Apresiasi Ketegasan Kapolri Tolak Wacana Kementerian Polisi, Polri Tetap di Bawah Presiden

FPIR Apresiasi Ketegasan Kapolri Tolak Wacana Kementerian Polisi, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:25 WIB

Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian

Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian

Lifestyle | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:11 WIB

Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden

Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:55 WIB

DPR Laporkan 8 Poin Hasil Panja Percepatan Reformasi Polri, Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

DPR Laporkan 8 Poin Hasil Panja Percepatan Reformasi Polri, Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:23 WIB

Kapolri Ungkap Akar Sosial Judi Online: Dari Pengangguran hingga FOMO

Kapolri Ungkap Akar Sosial Judi Online: Dari Pengangguran hingga FOMO

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:47 WIB

Komisi III DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini 8 Poin Kesimpulan Raker Bersama Kapolri

Komisi III DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini 8 Poin Kesimpulan Raker Bersama Kapolri

News | Senin, 26 Januari 2026 | 17:47 WIB

Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga

Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga

News | Senin, 26 Januari 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×