- Iran meluncurkan rudal jenis cluster menghantam Tel Aviv dan Holon pada Selasa (17/3), merusak stasiun kereta dan fasilitas olahraga.
- Meskipun terjadi kerusakan parah, tidak ada korban jiwa dilaporkan karena lokasi stasiun kereta sedang tidak beroperasi.
- Serangan balasan Iran ini terjadi setelah Israel mengklaim berhasil membunuh Pemimpin Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani.
“Ada suara sangat keras, seluruh bangunan bergoyang seperti gempa,” katanya.
Israel Klaim Bunuh Ali Larijani
Serangan rudal Iran ini beberapa jam setelah pihak Israel mengklaim telah membunuh Pemimpin Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani.
Militer Israel mengklaim Ali Larijani tewas dalam serangan terbaru yang menyasar ke Teheran.
![Serangan rudal Iran kembali menghantam kota Tel Aviv, Israel, Selasa (17/3) malam WIB. [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/17/79702-rudal-iran-hantam-tel-aviv.jpg)
Hingga kini pemerintah Iran belum memberikan konfirmasi maupun bantahan atas klaim tersebut, sehingga situasi masih penuh ketidakpastian.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa operasi militer juga menewaskan komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani.
Menurutnya, serangan dilakukan berdasarkan intelijen militer yang sangat akurat.
“Kami menargetkan para pemimpin rezim dan menghancurkan kemampuan strategis mereka,” kata Katz.
“Militer kami terus bekerja dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan kemampuan rudal dan infrastruktur strategis Iran.”
Larijani terakhir terlihat di depan publik saat menghadiri aksi Hari Al-Quds di Teheran bersama Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.
Ia dikenal sebagai tokoh penting dalam politik Iran dan pernah memimpin negosiasi nuklir dengan negara-negara Barat.
Media pemerintah Iran sempat menerbitkan catatan tulisan tangan Larijani, namun tidak jelas apakah itu dimaksudkan sebagai bukti bahwa ia masih hidup.
Dalam pesan sebelumnya, Larijani menegaskan Iran tidak akan mundur melawan Amerika Serikat dan Israel.
“Apakah sikap sebagian negara Islam tidak bertentangan dengan ajaran Nabi?” tulis Larijani.
“Persatuan umat Islam dapat menjamin keamanan dan kemerdekaan seluruh negara.”