Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...

Bernadette Sariyem

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:13 WIB
Wasiat Politik Ali Larijani untuk Negara-negara Arab: Islam Macam Apa Kalian Ini...
Penampilan terakhir Pemimpin Keamanan Iran Ali Larijani menghadiri pawai Hari al-Quds di Teheran pada Jumat (13/3/2026), sebelum dinyatakan gugur akibat dibunuh Israel, Rabu (18/3/2026). [X/alilarijani.ir]
  • Sekjen Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, terbunuh oleh Israel pada Rabu (18/3/2026) di Teheran.
  • Larijani sempat mengkritik keras negara Muslim atas pasifnya mereka dalam konfrontasi melawan poros AS-Israel.
  • Ia menegaskan bahwa Iran akan melanjutkan perjuangan melawan AS dan Israel meski dukungan negara Muslim minim.

Suara.com - Tensi ketegangan di Timur Tengah mencapai titik nadir baru setelah kabar duka datang dari Teheran. Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, dipastikan gugur dibunuh Israel, Rabu (18/3/2026).

Tokoh kunci dalam arsitektur keamanan dan politik luar negeri Iran ini gugur, di tengah eskalasi yang kian tak terkendali antara poros perlawanan melawan aliansi Amerika Serikat-Israel.

Kematian Larijani bukan sekadar kehilangan besar bagi Iran, namun juga meninggalkan resonansi mendalam bagi dunia internasional.

Tepat sebelum serangan yang merenggut nyawanya terjadi, sosok intelektual sekaligus politisi senior ini sempat mengeluarkan seruan terakhir yang sangat tajam dan menohok, yang ditujukan langsung kepada para pemimpin dan bangsa-bangsa di negara Muslim.

Melalui enam poin pernyataan yang diunggah di platform media sosial X, Larijani memberikan peringatan keras mengenai realitas geopolitik hari ini. Ia menempatkan garis pemisah yang jelas antara pihak-pihak yang sedang bertikai di panggung global.

“Peperangan hari ini di satu sisi ada Amerika Serikat dan Israel. Di sisi lain ada Muslim Iran dan pasukan pejuang, di sisi mana kalian berada?" tulis Ali Larijani.

Ia lalu melanjutkan, "pikirkan tentang masa depan dunia Islam. Kalian tahu, AS tak akan pernah bersetia kepada laian, dan Israel sejatinya musuh kalian."

Kritik Tajam Terhadap Solidaritas Dunia Islam

Ali Larijani tidak hanya berbicara soal strategi militer, tetapi juga menyentuh aspek moral dan religius yang sangat sensitif.

Ia secara terang-terangan mempertanyakan komitmen negara-negara Muslim yang selama ini dianggap pasif, atau bahkan cenderung berpihak pada kepentingan Barat.

Larijani mengutip hadis Rasulullah SAW untuk membedah perilaku bangsa-bangsa Muslim saat ini yang dinilainya kontradiktif dengan nilai-nilai Islam.

Ia mengingatkan, "Bila kamu tidak merespons tangis seorang Muslim, maka kamu bukanlah seorang Muslim".

Lebih lanjut, dengan nada penuh kekecewaan, ia menuliskan pertanyaan singkat yang sangat kuat: “Islam macam apa Ini?”

Dalam pandangan Larijani, Iran saat ini tengah dikonfrontasi oleh agresi sistematis yang dirancang oleh poros Amerika-Zionis Israel.

Agresi ini, menurutnya, terjadi justru saat proses negosiasi diplomatik sedang berjalan, yang mengindikasikan bahwa tujuan utama lawan adalah untuk memecah belah persatuan internal Iran dan melemahkan pengaruhnya di kawasan.

“Mereka mensyuhadakan pemimpin tertinggi Revolusi Islam, warga sipil, maupun komandan militer. Hasilnya, mereka dihadapkan pada pejuang nasional dan pendekar Islam, dan rakyat Iran."

Kekosongan Dukungan dan Perjuangan Melawan "Setan Besar"

Poin krusial lain yang disampaikan Larijani sebelum kesyahidannya adalah mengenai isolasi diplomatik dan militer yang dialami Iran dari negara-negara tetangganya yang mayoritas berpenduduk Muslim.

Ia menyayangkan bantuan yang datang dari pemerintahan Islam sangatlah minim, bahkan hampir tidak ada kecuali dalam tingkatan politik tertentu yang terbatas.

Namun, Larijani menegaskan keterbatasan dukungan eksternal tersebut tidak akan melunturkan determinasi rakyat Iran.

Ia percaya bahwa musuh saat ini sebenarnya sedang terjebak dalam kebuntuan strategi yang mereka ciptakan sendiri.

"Rakyat Iran, dengan determinasi yang kokoh, ditekan musuh yang amat jahat. Tapi hingga saat ini, pada titik ini, musuh tak tahu bagaimana keluar dari kebuntuan strategi. Iran akan terus melanjutkan jalan perjuangan melawan setan besar (AS) dan setan kecil (Israel."

Polemik Pangkalan Militer AS di Negara Muslim

Larijani juga menyuarakan kegelisahan mendalam terhadap sikap beberapa negara Muslim yang justru menunjukkan permusuhan terhadap Iran, karena Teheran menargetkan aset-aset Amerika Serikat yang berada di wilayah mereka.

Baginya, adalah sebuah ironi ketika negara Muslim merasa terganggu saat Iran membela diri dari serangan yang diluncurkan justru dari wilayah negara-negara Muslim tersebut.

“Apakah Iran hanya diam saja sementara diserang dari pangkalan AS di negara anda?!” tulisnya, mempertanyakan kedaulatan dan keberpihakan negara-negara tersebut.

Sebagai penutup dari rangkaian pesan terakhirnya, Ali Larijani mengajak seluruh umat Islam untuk sejenak merenungkan masa depan kawasan Timur Tengah.

Ia menekankan, Iran tidak memiliki ambisi untuk mendominasi bangsa lain, melainkan hanya menginginkan kemerdekaan dan kemajuan bagi seluruh umat Muslim melalui persatuan.

“Ambillah waktu sebentar guna berpikir tentang diri kalian dan masa depan kawasan. Iran berharap kalian baik-baik saja. Iran tak mau mendominasi kalian. Persatuan dari umat Muslim akan menjamin keamanan, kemajuan, serta kemerdekaan semua bangsa."

Kepergian Ali Larijani diprediksi akan mengubah peta konfrontasi di Timur Tengah, di mana Teheran kemungkinan besar akan memberikan respons yang jauh lebih keras atas terbunuhnya salah satu tokoh keamanan tertingginya.

Pesan menohok yang ia tinggalkan kini menjadi beban moral bagi negara-negara Muslim lainnya dalam menentukan posisi mereka di tengah konflik global yang semakin memanas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel

Suara Lantunan Al-Qur'an Menggema di Gaza Lawan Dentuman Drone dan Rudal Israel

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko

FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:49 WIB

Siapa Joe Kent? Veteran Ranger dan Agen CIA yang Berani Lawan Kebijakan Trump di Perang Iran

Siapa Joe Kent? Veteran Ranger dan Agen CIA yang Berani Lawan Kebijakan Trump di Perang Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:47 WIB

Sikap Dingin Iran dan Tantangan Berat Prabowo Menjadi Juru Damai di Timur Tengah

Sikap Dingin Iran dan Tantangan Berat Prabowo Menjadi Juru Damai di Timur Tengah

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:45 WIB

Dasco: Presiden Prabowo Berhasil Hapus Pasal 'Harus Akui Israel' di BoP

Dasco: Presiden Prabowo Berhasil Hapus Pasal 'Harus Akui Israel' di BoP

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:25 WIB

AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

AS Terpecah, Trump Meradang Joe Kent Tolak Perangi Iran: Dia Lemah!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:21 WIB

Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit

Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:10 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik

Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:09 WIB

Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter

Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:06 WIB

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:26 WIB

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 12:16 WIB

BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat

BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:30 WIB

Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri

Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:46 WIB

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:42 WIB

Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM

Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:40 WIB

Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu

Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:32 WIB

Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!

Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:26 WIB