Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Vania Rossa

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
Lebih dari 100 warga sipil Israel terluka setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah selatan Israel, termasuk ke kota Dimona yang berada dekat fasilitas nuklir. [@IsraelMFA]
  • Turki mengusulkan gencatan senjata sementara dan menjalin komunikasi dengan AS serta Iran untuk memfasilitasi negosiasi damai.
  • Ketegangan kawasan meningkat setelah serangan gabungan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari, memicu serangan balasan Iran.
  • Hambatan utama negosiasi adalah tuntutan AS kepada Iran untuk menghentikan sepenuhnya program pengayaan uranium mereka.

Suara.com - Turki mengusulkan gencatan senjata sementara guna meredakan ketegangan di Timur Tengah dan membuka jalan bagi dimulainya proses negosiasi damai.

Mengutip laporan Middle East Eye, Senin (23/3), sumber diplomatik Turki menyebut Ankara tengah aktif menjalin komunikasi dengan Amerika Serikat dan Iran, sekaligus menjajaki peluang perundingan untuk mencapai kesepakatan.

Kementerian Luar Negeri Turki juga disebut sedang membentuk kelompok perunding bersama mitra di Eropa, Timur Tengah, dan kawasan lain. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meredam eskalasi konflik serta memperkuat jalur diplomasi di kawasan.

Meski demikian, Ankara dikabarkan masih meragukan keberlanjutan gencatan senjata jangka panjang, termasuk komitmen Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran.

Di sisi lain, tuntutan Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar Iran menghentikan sepenuhnya program pengayaan uranium menjadi salah satu hambatan utama dalam proses negosiasi.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke sejumlah wilayah di Iran, termasuk Teheran, pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah.

Amerika Serikat dan Israel sebelumnya menyatakan serangan dilakukan untuk menekan ancaman dari program nuklir Iran. Namun, laporan tersebut menyebut adanya indikasi tujuan lain, termasuk dorongan terhadap perubahan kepemimpinan di Iran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Terkini

Transisi Energi di Laut Janjikan Masa Depan Hijau, Tapi Bagaimana Nasib Masyarakat Pesisir?

Transisi Energi di Laut Janjikan Masa Depan Hijau, Tapi Bagaimana Nasib Masyarakat Pesisir?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:00 WIB

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

Waspada Badai PHK! Pemerintah Gelar Rapat Khusus Pekan Depan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:44 WIB

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

Jaga Jarak Etik! Satgas PKH Harus Hindari Celah Konflik Kepentingan Dalam Penertiban

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:34 WIB

Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon

Kenaikan Permukaan Laut Ancam Kemampuan Mangrove Menyimpan Karbon

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:29 WIB

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

Prabowo: Jangan Takut Dihina, Saya Jadi Presiden pun Masih Sering Diejek!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:16 WIB

Krisis Iklim Bikin Ruang Kelas Makin Panas: Ngaruh ke Konsentrasi Siswa?

Krisis Iklim Bikin Ruang Kelas Makin Panas: Ngaruh ke Konsentrasi Siswa?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:12 WIB

Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap

Markas Love Scamming di Semarang Digerebek! 604 HP Disita, 4 WN China dan 2 WNI Ditangkap

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:01 WIB

Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!

Susul Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Prabowo Besok Senin!

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:44 WIB

Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan

Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:32 WIB

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:45 WIB