Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
  • Pramono Anung tunggu keputusan pusat soal WFH satu hari demi efisiensi BBM.
  • Pemerintah kaji WFH satu hari bagi ASN guna tekan konsumsi bahan bakar.
  • Kebijakan WFA ASN bertujuan memitigasi dampak lonjakan harga minyak dunia global.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi rencana pemerintah pusat yang sedang mengkaji penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum akan mengambil langkah teknis sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Apa pun yang diputuskan akan kami jalankan. Namun, karena saat ini belum diputuskan, kami belum mengambil sikap terkait hal itu,” ujar Pramono kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Sebelumnya, pemerintah pusat dilaporkan sedang menyusun skema WFA yang memungkinkan ASN bekerja dari rumah atau lokasi lain. Salah satu opsi yang dibahas adalah penerapan satu hari dalam seminggu guna menghemat penggunaan energi di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan ini direncanakan segera berlaku pasca-Lebaran, meski detail pelaksanaannya masih dalam tahap finalisasi.

Ia menekankan bahwa skema terbatas ini hanya berlaku satu hari dalam sepekan dan tidak diperuntukkan bagi ASN di sektor pelayanan publik. Hal ini guna memastikan layanan masyarakat tetap berjalan optimal dan langsung secara tatap muka.

Fokus utama dari kebijakan ini adalah menciptakan efisiensi penggunaan energi fosil yang harganya sangat bergantung pada dinamika pasar internasional.

"Terkait dengan kajian tersebut, tingginya harga minyak menuntut adanya efisiensi waktu kerja, sehingga akan dibuka fleksibilitas untuk work from home," kata Airlangga usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Airlangga menjelaskan lebih lanjut bahwa rancangan kebijakan ini memberikan kelonggaran satu hari WFH dalam skema lima hari kerja. Melalui mekanisme ini, pegawai tetap menjalankan kewajiban secara penuh namun dengan frekuensi perjalanan menuju kantor yang berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Terkini

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:13 WIB

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:05 WIB