Suara.com - Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Harapan Mulia I kembali mendistribusikan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan berlangsung di SPPG Harapan Mulia I, Jalan Harapan Mulia 1 No 160, Kelurahan Harapan Mulia, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sebanyak 50 karyawan dan 47 relawan terlibat dalam kegiatan ini, bersama 3 karyawan dari Badan Gizi Nasional. Sekitar 70 persen tenaga kerja berasal dari warga sekitar.
SPPG Harapan Mulia telah menyiapkan skema distribusi, termasuk mengantisipasi anak dengan kondisi alergi makanan.
“Data alergi anak sudah kami terima dari sekolah sebelum distribusi. Jadi kalau ada yang alergi ikan, menunya diganti, misalnya jadi ayam,” kata Kepala SPPG Harapan Mulia, Fakhri Irfan Pribadi.
Selain itu, pengawasan kualitas makanan dilakukan sejak tahap awal hingga distribusi. Fakhri menjelaskan pihaknya menerapkan sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) untuk mengidentifikasi titik kritis dalam proses pengolahan makanan.

Ia menjelaskan keterlibatan warga sekitar juga menjadi bagian dari pelaksanaan program di lokasi ini.
“Dari penerimaan bahan baku sampai distribusi kami menerapkan HACCP. Kalau dari awal ada bahan yang dari bau, aroma, atau teksturnya tidak sesuai, kami berhak mengembalikan ke pemasok,” ujarnya.
Untuk menjaga kualitas, makanan dianjurkan dikonsumsi dalam waktu maksimal tiga jam setelah diterima.
“Kami memberi label pada wadah makanan agar dikonsumsi maksimal tiga jam,” ucap Fakhri.

SPPG Harapan Mulia 1 melayani tujuh sekolah serta satu posyandu yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Distribusi makanan bergizi kemudian dilakukan ke sekolah penerima manfaat, salah satunya di SMPN 119 Jakarta.
Program ini kembali dijalankan setelah masa Ramadan dengan evaluasi operasional, memastikan menu yang disiapkan sesuai dengan data kebutuhan siswa yang telah dikumpulkan sebelumnya.***
Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan