Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 08 April 2026 | 11:04 WIB
Apa Itu Ghost Murmur? Teknologi Baru yang Digunakan CIA untuk Temukan Pilot AS di Iran
Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA dilaporkan menggunakan teknologi rahasia terbaru bernama Ghost Murmur untuk menemukan dan menyelamatkan seorang pilot yang jatuh di wilayah selatan Iran. [Tangkap layar X]
  • CIA menggunakan teknologi Ghost Murmur untuk menyelamatkan pilot AS yang jatuh di pegunungan wilayah selatan Iran.
  • Teknologi Ghost Murmur bekerja dengan mendeteksi sinyal elektromagnetik detak jantung manusia melalui sistem quantum magnetometry canggih.
  • Keberhasilan operasi militer ini dikonfirmasi oleh Direktur CIA John Ratcliffe setelah pilot ditemukan tanpa terdeteksi pasukan Iran.

Suara.com - Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA dilaporkan menggunakan teknologi rahasia terbaru bernama Ghost Murmur untuk menemukan dan menyelamatkan seorang pilot yang jatuh di wilayah selatan Iran.

Pilot yang diselamatkan, yang dikenal dengan kode Dude 44 Bravo, dilaporkan bertahan selama dua hari di celah pegunungan selatan Iran setelah pesawat F-15 miliknya ditembak jatuh.

Direktur CIA John Ratcliffe mengonfirmasi keberhasilan misi penyelamatan pilot AS tersebut.

Ratcliffe menyebut agen CIA memastikan keberadaan pilot tanpa bisa diketahui oleh pasukan Iran.

Presiden AS Donald Trump juga memuji operasi tersebut.

“Ini seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. CIA luar biasa dalam menemukan titik kecil itu,” ujarnya dilansir dari NY Post.

Ilustrasi penyelamatan pilot AS [@MENA_Puls]
Ilustrasi penyelamatan pilot AS [@MENA_Puls]

Lantas apa itu Ghost Murmur?

Ghost Murmur merupakan teknologi rahasia atau alat canggih yang dikembangkan oleh CIA (Central Intelligence Agency) Amerika Serikat.

Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi sinyal elektromagnetik lemah yang dihasilkan oleh detak jantung manusia.

Alat futuristik ini disebut mampu mendeteksi detak jantung manusia dari jarak jauh.

Teknologi tersebut memanfaatkan quantum magnetometry untuk menangkap sidik elektromagnetik dari detak jantung, lalu diproses dengan kecerdasan buatan guna memisahkan sinyal dari gangguan sekitar.

Ini menjadi pertama kalinya alat tersebut digunakan dalam operasi militer.

“Dalam kondisi yang tepat, jika jantung Anda berdetak, kami akan menemukan Anda,” ungkap salah satu sumber yang mengetahui program tersebut kepada NY Post.

Sumber tersebut menambahkan prosesnya seperti mendengar suara di stadion raksasa dengan area ribuan kilometer.

Perangkat ini dikembangkan oleh divisi rahasia Skunk Works milik Lockheed Martin.

Teknologi tersebut sebelumnya diuji pada helikopter Black Hawk dan dipersiapkan untuk digunakan pada jet tempur F-35.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas

News | Rabu, 08 April 2026 | 10:08 WIB

Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk

Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk

News | Rabu, 08 April 2026 | 09:56 WIB

Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda

Pepesan Kosong Ancaman Donald Trump ke Iran: 3 Kali Ultimatum, 3 Kali Ditunda

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:51 WIB

Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS

Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:43 WIB

Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan

Trump Ancam Musnahkan 'Satu Peradaban' di Iran, Wapres AS Buru-buru Meluruskan

News | Rabu, 08 April 2026 | 07:39 WIB

Terkini

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:25 WIB

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB