Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS

Arief Apriadi

Sabtu, 11 April 2026 | 09:49 WIB
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mengklaim telah meraih kemenangan besar dalam perang melawan AS-Israel. [Amwaj.media]
baca 10 detik
  • Delegasi Pemerintah Iran tiba di Islamabad pada Sabtu (11/4/2026) untuk memulai perundingan damai dengan Amerika Serikat.
  • Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menyatakan keraguan atas niat Amerika Serikat berdasarkan pengalaman pengkhianatan di masa lalu.
  • Iran menuntut pemenuhan hak nasional sebagai syarat perdamaian atau mereka siap menggunakan kekuatan militer untuk perlindungan negara.

Suara.com - Delegasi tingkat tinggi dari Pemerintah Iran kini telah tiba di Pakistan untuk memulai proses perundingan damai yang sangat krusial dengan pihak Amerika Serikat.

Namun, kedatangan tim negosiator tersebut dicatat oleh sikap kewaspadaan tingkat tinggi yang disuarakan langsung oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf.

Ia secara terang-terangan menyatakan bahwa meskipun negaranya membawa niat baik, mereka sama sekali tidak menaruh kepercayaan pada janji-janji manis dari Pemerintah Washington.

Mohammad Baqer Qalibaf, yang juga bertindak sebagai ketua tim terkait Iran, menyampaikan sikap skeptis ini kepada para wartawan sesaat setelah mendarat di bandara Islamabad.

Dalam konferensi pers singkat tersebut, ia kembali mengingatkan masyarakat internasional mengenai pengalaman pahit negaranya yang berulang kali dikhianati oleh Amerika Serikat.

“Dua kali dalam waktu kurang dari setahun, di tengah perundingan, dan meskipun pihak Iran memiliki itikad baik, mereka menyerang kami dan melakukan banyak kejahatan perang,” ungkap Qalibaf mengingatkan kelicikan musuh, dikutip dari Tasnim News, Sabtu (11/4/2026). 

Berkaca pada kejadian penyerangan mendadak di masa lalu tersebut, sang ketua parlemen menegaskan bahwa kewaspadaan menjadi prioritas utama tim dalam perundingan kali ini.

“Kami punya niat baik, tapi kami tidak punya kepercayaan (pada Amerika),” tegas politisi senior Iran tersebut kembali pada pendirian teguhnya.

Lebih lanjut, ia memberikan sebuah syarat mutlak apabila pihak musuh benar-benar menginginkan perdamaian yang permanen di Kawasan Timur Tengah.

baca juga

Ia mencatat bahwa jika pihak Amerika Serikat benar-benar siap untuk menghasilkan sebuah kesepakatan yang jujur, maka mereka harus mengakui dan memberikan hak-hak penuh kepada bangsa Iran.

Apabila syarat-syarat tersebut dipastikan terpenuhi, Qalibaf bahwa delegasi AS akan melihat sendiri bagaimana kesiapan dan iktikad baik Iran untuk menyetujui perjanjian damai.

Namun, ia juga tak segan untuk melontarkan peringatan mematikan jika pihak Washington kembali mencoba menggunakan meja perundingan hanya sebagai kedok.

Jika terbukti bahwa AS menjadikan negosiasi ini sebagai pertunjukan sia-sia dan operasi penipuan militer, maka pihak Teheran sudah sangat siap untuk mengambil langkah sepihak.

Pemerintah Teheran bersumpah siap untuk menjamin hak-hak bangsanya secara paksa dengan sepenuhnya mengandalkan kemampuan tempur militer mereka sendiri.

Sebagai bukti dari kesiapan tersebut, Qalibaf mengutip keberhasilan negaranya dalam melancarkan berbagai balasan serangan yang sangat mematikan selama agresi terakhir berlangsung.

Gempuran rudal dan drone yang sukses menghancurkan aset musuh tersebut menjadi bukti nyata dari kesiapan angkatan bersenjata untuk dengan tegas menjaga kepentingan nasional sekaligus melindungi keselamatan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu

5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 09:44 WIB

Changan Deepal S05 REEV Adopsi Desain Sayap Pesawat Luar Angkasa ke Mobil

Changan Deepal S05 REEV Adopsi Desain Sayap Pesawat Luar Angkasa ke Mobil

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 09:40 WIB

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 April 2026: Banjir Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 April 2026: Banjir Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis

Tekno | Sabtu, 11 April 2026 | 09:44 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?

Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×