21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
Kebuntuan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran resmi terjadi setelah pertemuan tingkat tinggi di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan damai. (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Perundingan damai 21 jam antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

  • Iran menolak syarat nuklir Amerika Serikat yang menyebabkan krisis energi global di Selat Hormuz.

  • Lebih dari 2.000 orang tewas sejak perang antara Amerika Serikat dan Iran pecah Februari.

Juru bicara kementerian menegaskan bahwa ekspektasi publik terhadap pertemuan pertama ini seharusnya tidak dipasang terlalu tinggi.

“Tentu saja, sejak awal kita tidak seharusnya berharap untuk mencapai kesepakatan dalam satu sesi. Tidak ada seorang pun yang memiliki ekspektasi seperti itu,” kata juru bicara kementerian Esmaeil Baghaei.

Iran menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan Pakistan serta negara-negara sahabat lainnya guna menjaga stabilitas kawasan yang sedang bergejolak.

Pemerintah Pakistan selaku tuan rumah mendesak agar kedua belah pihak tetap menghormati komitmen gencatan senjata yang telah ada.

Ishaq Dar selaku Menteri Luar Negeri Pakistan memberikan apresiasi atas kehadiran kedua delegasi di meja perundingan yang sangat berisiko.

Pakistan berharap semangat perdamaian tetap dijaga demi menghindari bencana kemanusiaan yang lebih luas di wilayah Asia Barat.

Upaya mediasi ini dianggap penting untuk menekan angka kematian warga sipil akibat serangan militer yang terus berlangsung.

“Atas nama Pakistan, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua belah pihak karena telah mengapresiasi upaya Pakistan untuk mencapai gencatan senjata dan peran mediatornya. Kami berharap kedua belah pihak terus berlanjut dengan semangat positif untuk mencapai perdamaian dan kemakmuran abadi bagi seluruh wilayah dan sekitarnya,” tutur Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar.

Kesepakatan yang gagal ini dikhawatirkan akan memicu kembali aksi saling balas di medan tempur antara pasukan kedua negara.

baca juga

Konsekuensi Perang Dan Krisis Energi

Konflik bersenjata yang pecah sejak 28 Februari lalu telah merenggut nyawa lebih dari 2.000 jiwa akibat serangan udara masif.

Serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel telah menghancurkan banyak infrastruktur militer serta pemukiman penduduk di wilayah Iran.

Sebagai bentuk perlawanan, Iran melakukan aksi balasan ke wilayah Israel serta fasilitas milik Amerika Serikat di negara-negara teluk.

Dampak paling nyata dari perang ini adalah tersumbatnya jalur perdagangan minyak dunia di wilayah strategis Selat Hormuz.

Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas global terhambat yang memicu lonjakan harga energi di berbagai belahan dunia.

Konflik ini merupakan puncak dari ketegangan menahun antara Amerika Serikat dan sekutunya melawan pengaruh Iran di Timur Tengah.

Operasi militer yang dimulai pada akhir Februari lalu semakin meluas dan menyeret kelompok-kelompok bersenjata lain seperti Hizbullah di Lebanon.

Negosiasi di Islamabad sedianya dimaksudkan untuk merancang peta jalan damai guna menghentikan agresi yang merusak tatanan ekonomi global.

Delegasi Iran dipimpin oleh Mohammad Bagher Qalibaf, sementara Amerika Serikat mengutus JD Vance dalam pertemuan tingkat tinggi yang sangat langka ini.

Hingga saat ini, stabilitas keamanan di Selat Hormuz tetap menjadi prioritas dunia internasional agar krisis energi tidak semakin memperburuk ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×