- Kapal induk USS Gerald R. Ford mencatatkan rekor operasional 297 hari sejak Juni 2025 tanpa kembali ke pangkalan asal.
- Kapal menjalankan berbagai operasi militer di kawasan Karibia hingga Timur Tengah untuk mendukung kepentingan strategis Amerika Serikat.
- Misi panjang tersebut memicu kendala teknis fasilitas serta menimbulkan tekanan kesehatan mental bagi ribuan awak kapal tersebut.
Meski demikian, kapal tetap dinyatakan dalam kondisi operasional.
Lamanya penugasan juga berdampak pada kondisi mental awak.
Senator AS, Tim Kaine, menyebut tekanan yang dialami kru sangat besar setelah berbulan-bulan jauh dari keluarga.
“Penugasan panjang ini memberikan tekanan serius terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan mereka,” ujar Kaine dikutip dari USA Today.
Pihak Angkatan Laut AS pun mengakui tantangan tersebut.
Komandan gugus tempur kapal induk, Paul Lanzilotta, mengatakan kelelahan menjadi faktor utama selama misi panjang.
“Penugasan panjang memang menantang. Kelelahan menumpuk dan waktu jauh dari rumah sangat membebani para pelaut,” ujarnya.