- Pencurian toko vape dan HP di Ciracas, Jakarta Timur terjadi pada Jumat malam melalui akses plafon bangunan.
- Pemilik toko mengalami kerugian material sekitar Rp28 juta karena kehilangan laptop, uang kas, dan berbagai barang.
- Korban telah melaporkan tindak pencurian tersebut ke Polsek Cipayung untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Suara.com - Aksi pencurian dengan modus tak biasa terjadi di sebuah toko rokok elektronik (vape) dan hand phone (HP) di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Pelaku diduga masuk dengan menjebol bagian plafon, menyebabkan kerugian pemilik mencapai puluhan juta rupiah.
Pemilik toko, Ayi Susanto, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (17/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Ia baru menyadari tokonya telah dibobol saat hendak membuka usaha keesokan harinya.
"Kerugian liquid, laptop, HP, uang kas, sama beberapa barang, kurang lebih ruginya sekitar Rp28 juta," kata Ayi Susanto di Jakarta, Senin.
Kecurigaan pertama muncul saat Ayi membuka pintu toko yang memiliki tiga lapis pengaman. Ia merasa ada yang janggal karena kondisi dalam toko tampak terang, berbeda dari biasanya.
"Dengar dari pintu, pintu itu tiga lapis. Pas pintu ketiga, rolling door, biasanya kalau dibuka, sisi dalam gelap, tapi tadi itu terang, seperti lampu sudah menyala," jelas Ayi.
Setelah membuka rolling door sepenuhnya, kecurigaan itu terbukti. Ia mendapati kondisi toko sudah dalam keadaan rusak dan berantakan. Lebih lanjut, bagian plafon terlihat telah dijebol, yang diduga menjadi jalur masuk pelaku.
"Pas dibuka ke atas, plafon sudah ada yang dijebol. Sebagian barang-barang juga berantakan," ucapnya.
Sejumlah barang berharga pun dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut. Ayi menyebut telah melaporkan kasus pencurian ini ke pihak kepolisian agar segera ditindaklanjuti.
"Sudah buat laporan ke Polsek Cipayung setelah tau ada kejadian ini," ungkap Ayi.