Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Arief Apriadi

Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB
Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat
Arsip - Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)
  • Tentara zionis dan pemukim ilegal Israel menyerang sebuah sekolah di Tepi Barat yang menewaskan dua warga sipil Palestina, termasuk seorang anak berusia 14 tahun.
  • Kekejaman Israel berlanjut di Gaza utara setelah tembakan dari kapal perang angkatan laut zionis merenggut nyawa seorang wanita Palestina di Beit Lahiya.
  • Lebih dari 750 warga Palestina telah dibunuh sejak berlakunya gencatan senjata yang ditengahi AS, membuktikan gagalnya kesepakatan damai akibat agresi Israel.

Nyawa Melayang Dihantam Kapal Perang

Al-Haj-Ahmed dengan berani membongkar bahwa tentara dan pemukim Yahudi sebenarnya sedang bertukar peran dalam sebuah skenario sistematis untuk mengusir paksa warga pribumi dari tanah kelahiran mereka.

Sementara itu, kebiadaban serupa juga terus menghantui penduduk sipil yang terjebak di wilayah pesisir Jalur Gaza yang telah hancur lebur.

Petugas medis setempat melaporkan bahwa seorang wanita Palestina tewas mengenaskan setelah dihantam peluru dari kapal perang angkatan laut Israel di wilayah Beit Lahiya, utara Gaza.

Selain itu, serangan udara mematikan dari jet tempur Israel juga secara brutal membunuh seorang pria di sisi timur Khan Younis yang terletak di Gaza selatan.

Tiga warga sipil Palestina lainnya turut menjadi korban tewas akibat operasi pengeboman buta di wilayah Khan Younis yang berlangsung sepanjang malam.

Ilusi Gencatan Senjata Bentukan Amerika Serikat

Isak tangis keluarga pecah di rumah sakit Kota Gaza dan Khan Younis saat mereka harus mengucapkan selamat tinggal kepada jenazah kerabat yang telah dibalut kain kafan putih.

Latar Belakang Isu: Rentetan pembunuhan ini menjadi bukti nyata gagalnya kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat pada bulan Oktober lalu setelah dua tahun peperangan penuh.

Proses perdamaian tersebut mangkrak karena Israel bersikeras menolak menarik pasukannya dan justru mempertahankan kendali militer penjajahan atas lebih dari separuh wilayah Jalur Gaza.

Petugas medis lokal mencatat rekor memilukan di mana lebih dari 750 warga Palestina telah dibantai habis-habisan sejak kesepakatan damai semu itu mulai diberlakukan.

Di wilayah Tepi Barat, ekspansi pemukiman ilegal yang dikecam PBB justru terus melonjak tajam di bawah pemerintahan Israel saat ini, membawa 700.000 pemukim Yahudi untuk merampas tanah 2,7 juta warga Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:54 WIB

2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus

2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:39 WIB

Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis

Tumpahan Minyak Raksasa di Teluk Persia, Perang AS vs Iran Picu Bencana Ekologis

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:20 WIB

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

Tentara Israel yang Hancurkan Patung Yesus di Lebanon Dijatuhi Hukuman Ringan

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:32 WIB

Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon

Hizbullah vs Israel Masih Memanas, Emmanuel Macron Tegaskan Dukungan untuk Lebanon

News | Selasa, 21 April 2026 | 16:51 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB