Departemen Kehakiman AS Selidiki Dugaan Akal Bulus Trump Halangi Investigasi Skandal Epstein

Galih Prasetyo

Jum'at, 24 April 2026 | 09:59 WIB
Departemen Kehakiman AS Selidiki Dugaan Akal Bulus Trump Halangi Investigasi Skandal Epstein
Departemen Kehakiman AS Selidiki Dugaan Akal Bulus Trump Halangi Investigasi Skandal Epstein [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pengawas internal Departemen Kehakiman AS menyelidiki kepatuhan pemerintah atas Undang-Undang Transparansi Dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein.
  • Penyelidikan dilakukan karena muncul tudingan ketidakpatuhan, penyensoran berlebihan, serta keterlambatan rilis dokumen yang melanggar batas waktu legal.
  • Pemerintah Trump ditekan Kongres untuk segera membuka sisa dokumen secara transparan atau akan menghadapi konsekuensi hukum serius.

Suara.com - Pengawas internal Departemen Kehakiman Amerika Serikat akan menyelidiki proses rilis dokumen terkait Jeffrey Epstein.

Langkah ini diambil setelah muncul tudingan bahwa pemerintah Donald Trump tidak sepenuhnya mematuhi aturan transparansi yang berlaku.

Kantor Inspektur Jenderal dari Departemen Kehakiman AS menyatakan penyelidikan akan fokus pada kepatuhan terhadap Undang-Undang Transparansi Dokumen Epstein.

Regulasi tersebut mewajibkan seluruh dokumen tidak rahasia dirilis secara terbuka dan mudah diakses publik.

“Kami akan mengevaluasi proses identifikasi, penyuntingan, dan publikasi dokumen sesuai ketentuan undang-undang,” demikian pernyataan resmi Departemen Kehakiman AS dilansir dari Aljazeera.

Departemen Kehakiman sebelumnya telah merilis jutaan halaman dokumen, termasuk katalog besar pada Januari lalu.

Jeffrey Epstein [DOJ]
Jeffrey Epstein [DOJ]

Meski demikian, publik mempertanyakan isi dan waktu rilis yang dinilai melampaui batas 30 hari yang ditetapkan undang-undang.

Selain itu, korban yang selamat dari kasus Epstein juga menyuarakan keberatan.

Para korban menilai beberapa informasi pribadi justru ikut terungkap dalam dokumen tersebut.

baca juga

Sejak kembali menjabat pada 2025, Presiden Trump menghadapi sorotan terkait hubungannya dengan Epstein di masa lalu.

Pernyataan pemerintah yang berubah-ubah soal keberadaan daftar klien Epstein semakin memperkuat kecurigaan publik.

Survei terbaru bahkan menunjukkan lebih dari separuh responden percaya ada upaya menutupi fakta dalam kasus ini.

Tekanan pun meningkat agar pemerintah membuka seluruh dokumen secara transparan.

Pemerintahan Donald Trump menghadapi tekanan dari anggota parlemen yang menilai adanya penyensoran berlebihan dalam dokumen yang dirilis.

Kebijakan itu diduga untuk melindungi tokoh-tokoh berpengaruh yang terkait dengan Epstein.

Sementara Undang-undang di AS secara tegas melarang penundaan atau penyuntingan dokumen demi alasan reputasi, sensitivitas politik, atau potensi rasa malu.

Anggota Kongres Thomas Massie memperingatkan bahwa kegagalan memenuhi kewajiban hukum bisa berujung konsekuensi pidana.

“Anda punya 30 hari untuk merilis sisa dokumen atau menghadapi tanggung jawab hukum,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz

Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:39 WIB

AS Sebar Informasi Wajah Mojtaba Khamenei Terbakar hingga Sulit Bicara, Benarkah?

AS Sebar Informasi Wajah Mojtaba Khamenei Terbakar hingga Sulit Bicara, Benarkah?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:30 WIB

Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran

Aksi di Kedubes AS Jakarta, Pemuda Dukung Paus Leo XIV Tolak Perang Trump-Iran

Foto | Kamis, 23 April 2026 | 21:35 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Terkini

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

×