Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 27 April 2026 | 18:49 WIB
Cak Imin Minta Masyarakat Sabar, Pemerintah Fokus Bereskan Kemiskinan Ekstrem
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta masyarakat bersabar terkait penanganan kemiskinan yang masih berlangsung bertahap. (Suara.com/Lilis)
  • Muhaimin memprioritaskan penuntasan kemiskinan ekstrem di Indonesia sebelum menangani kelompok masyarakat yang rentan miskin secara bertahap.
  • Data BPS 2026 mencatat jumlah penduduk rentan miskin naik 24,12 persen menjadi 67,93 juta jiwa akibat tekanan ekonomi global.
  • Pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mencegah kelas menengah terpuruk sesuai instruksi Presiden Prabowo.

Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta masyarakat bersabar terkait penanganan kemiskinan yang masih berlangsung bertahap.

Pemerintah, kata dia, saat ini memprioritaskan penuntasan kemiskinan ekstrem sebelum beralih ke kelompok rentan miskin.

“Kita sedang mengatasi dulu yang kemiskinan ekstrem dan miskin. Sehingga kerjaan ini selesai, kita akan masuk pada yang rentan miskin” kata Cak Imin usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta, Senin (27/4/2026).

"Sabar, pemerintah hari ini baru 1 tahun setengah ya, akan ada saatnya kita bergerak untuk mengatasi yang rentan miskin," Cak Imin menambahkan.

Ia menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan kelompok paling bawah benar-benar keluar dari kemiskinan ekstrem.

“Sabar, kita akan terus bekerja keras, tetapi yang paling pokok kita tuntaskan dulu yang miskin ekstrem,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026 menunjukkan jumlah kelompok rentan miskin justru mengalami peningkatan.

Jumlahnya tercatat mencapai sekitar 67,93 juta jiwa atau naik 24,12 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, kelompok masyarakat menuju kelas menengah mengalami penurunan signifikan menjadi 141,95 juta jiwa atau turun 50,41 persen. Adapun kelas menengah tercatat sekitar 46,71 juta jiwa atau 16,59 persen, sedangkan kelas atas hanya sekitar 1,18 juta jiwa atau 0,42 persen.

Ilustrasi kemiskinan ekstrem. [Ist]
Ilustrasi kemiskinan ekstrem. [Ist]

Jumlah penduduk miskin sendiri berada di kisaran 23,85 juta jiwa atau meningkat 8,47 persen.

Saat menghadiri Rakernas sekaligus MoU bersama Universitas Terbuka di Bogor pada 9 April lalu, Cak Imin mengakui kalau kondisi itu tidak terlepas dari tekanan ekonomi global serta tantangan domestik yang masih berlangsung.

“Jumlah kelompok rentan masih sangat besar dan meningkat di tengah berbagai tantangan dan krisis nasional maupun ekonomi di tingkat global. Penduduk rentan miskin hari ini juga naik karena faktor-faktor yang melingkupi, baik krisis ekonomi global maupun berbagai tantangan yang sedang kita hadapi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah kini juga berupaya menjaga agar kelompok kelas menengah tidak terus tergerus.

“Kita terus bekerja sekuat tenaga untuk menjaga agar kelas menengah tidak turun. Kelas menengah kita terus menghadapi berbagai tekanan ekonomi global yang terjadi,” kata dia.

Lebih lanjut, Cak Imin menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran kabinet untuk bekerja maksimal menahan laju pemutusan hubungan kerja (PHK) sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026 Dinilai Berat, Cak Imin: Waktunya Sangat Sempit!

Target Kemiskinan Ekstrem Nol Persen di 2026 Dinilai Berat, Cak Imin: Waktunya Sangat Sempit!

News | Senin, 27 April 2026 | 16:10 WIB

Pemerintah Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun: Masih Sisa 2,2 Juta Orang

Pemerintah Klaim Kemiskinan Ekstrem Turun: Masih Sisa 2,2 Juta Orang

News | Senin, 27 April 2026 | 15:23 WIB

Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe

Bukan Gratis, tapi Sulit: Jeritan Pendidikan di Namorambe

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 18:45 WIB

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB

Berjuang untuk Pendidikan Anak, Meski Tanpa Sekolah Gratis

Berjuang untuk Pendidikan Anak, Meski Tanpa Sekolah Gratis

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB