Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Bella | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan lakukan aksi demo di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) di Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/5) sore. [Suara.com/Lilis]
  • Aliansi BEM SI Kerakyatan melakukan demonstrasi di kantor Kementerian Diktisaintek, Jakarta, Senin (4/5) untuk memprotes kinerja pemerintah.
  • Mahasiswa memberikan kartu kuning kepada Wakil Menteri Diktisaintek sebagai bentuk kekecewaan atas penanganan masalah pendidikan yang dianggap belum serius.
  • Massa menuntut pemerintah menjalankan pakta integritas terkait tujuh isu pendidikan dalam waktu 2x24 jam atau akan melakukan aksi lanjutan.

Suara.com - Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan melakukan aksi demonstrasi di kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) di Senayan, Jakarta Selatan, Senin (4/5) sore.

Para mahasiswa tersebut mengacungkan kartu kuning kepada Wakil Menteri Diktisaintek, Fauzan, yang mendatangi massa aksi di luar gedung. Kartu itu disebut sebagai bentuk protes atas kinerja kementerian yang dinilai gagal menyentuh akar persoalan pendidikan.

Koordinator Jakarta BEM SI BSJB, Farizal Vasah Kautsar, menyebut aksi ini merupakan puncak kekecewaan mahasiswa terhadap pemerintah.

“Selama ini kami sudah memberikan kajian ilmiah apa yang menjadi permasalahan pendidikan secara fundamental. Berbicara mengenai tiga dosa besar perguruan tinggi, tetapi sampai sekarang tidak ada satu pun program dari kementerian yang berbicara pengentasan permasalahan terkait hal tersebut,” ujar Farizal saat orasi.

Tiga dosa besar perguruan tinggi yang dimaksud antara lain kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi. Ketiga persoalan ini dinilai masih marak terjadi tanpa penanganan sistemik dari pemerintah.

Selain itu, mahasiswa juga mengkritik pola kerja kementerian yang dianggap lebih banyak bersifat seremonial. Farizal menilai kegiatan yang dilakukan belum memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika.

“Mengumpulkan seluruh rektor untuk mengadakan FGD di hotel-hotel mewah. Itu tidak baik, Bapak!” kritiknya.

Atas dasar itu, BEM SI Kerakyatan memberikan kartu kuning sebagai peringatan keras bagi kementerian, termasuk sektor pendidikan dasar dan menengah, yang dinilai belum menyentuh akar masalah pendidikan nasional.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga mendesak Wakil Menteri Diktisaintek, Fauzan, untuk menandatangani pakta integritas berisi tujuh tuntutan. Di antaranya menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama negara, menghapus komersialisasi pendidikan, hingga menjamin lingkungan kampus yang aman dari kekerasan seksual dan fisik.

Tuntutan lainnya mencakup transparansi anggaran pendidikan, kebebasan akademik tanpa intervensi, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk tenaga honorer.

Mahasiswa memberi tenggat waktu 2x24 jam bagi pemerintah untuk merespons tuntutan tersebut.

“Apabila dalam waktu 2x24 jam sejak ditandatanganinya pakta integritas ini tidak terdapat langkah konkret dan tindak lanjut yang jelas, maka dengan ini Aliansi BEM SI Kerakyatan bersama koalisi masyarakat sipil menyatakan akan kembali melakukan aksi massa secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan jumlah partisipan yang lebih besar,” pungkas Farizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhitung Bea Masuk Sekolah, Dilema Kaum Menengah Jelang Tahun Ajaran Baru

Berhitung Bea Masuk Sekolah, Dilema Kaum Menengah Jelang Tahun Ajaran Baru

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 16:45 WIB

PNM Perluas Akses Pendidikan dari Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri

PNM Perluas Akses Pendidikan dari Beasiswa hingga Ruang Pintar PNM di Pelosok Negeri

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:00 WIB

4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?

4 Dokter Muda Meninggal Saat Magang Sejak Februari 2026, Seberapa Berat Beban Kerja Nakes?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:52 WIB

Hardiknas di Patung Kuda, BEM SI Bawa 10 Tuntutan Pendidikan

Hardiknas di Patung Kuda, BEM SI Bawa 10 Tuntutan Pendidikan

Video | Senin, 04 Mei 2026 | 10:51 WIB

Anggaran Pendidikan Tembus Rp19,75 Triliun, DPRD: Tak Boleh Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Jakarta!

Anggaran Pendidikan Tembus Rp19,75 Triliun, DPRD: Tak Boleh Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Jakarta!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 08:32 WIB

Pendidikan Perempuan di Daerah: Terjebak Antara Mimpi dan Keterbatasan

Pendidikan Perempuan di Daerah: Terjebak Antara Mimpi dan Keterbatasan

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 14:00 WIB

Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik

Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:05 WIB

Mitos Sekolah Gratis: Menelusuri Labirin Biaya di Balik SPP Nol Rupiah

Mitos Sekolah Gratis: Menelusuri Labirin Biaya di Balik SPP Nol Rupiah

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:50 WIB

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pendidikan untuk Perempuan: Kunci Memutus Rantai Ketimpangan, Sudah on Track?

Pendidikan untuk Perempuan: Kunci Memutus Rantai Ketimpangan, Sudah on Track?

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:50 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB