Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
Hercules saat berpidato dalam perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2026). [Suara.com/Faqih]
  • Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, mengaku pernah ditawari uang ratusan miliar rupiah agar tidak mendukung Prabowo Subianto saat Pilpres 2024.
  • Tawaran tersebut disampaikan oleh seorang jenderal bintang dua yang mendatangi rumah Hercules agar ia berpindah dukungan politik.
  • Hercules menolak tawaran besar tersebut karena berkomitmen penuh mendukung Prabowo dan enggan menjadi pengkhianat demi harta kekayaan.

Suara.com - Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, mengaku pernah ditawari uang ratusan miliar rupiah agar tidak mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Pengakuan itu disampaikan Hercules saat berpidato dalam perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Di hadapan kader dan simpatisan GRIB Jaya, Hercules mengklaim tawaran tersebut datang dari seorang jenderal bintang dua yang mendatanginya langsung ke rumah.

“Di Pilpres 2024 kemarin, ini dunia biar tahu, kalian biar tahu, saya didatangi oleh orang salah satu partai politik, tawarkan saya uang ratusan miliar untuk bergabung dengan salah satu partai politik,” ujar Hercules.

Menurut Hercules, sosok yang datang menawarkan uang itu meminta dirinya tidak memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto pada kontestasi Pilpres 2024.

“Yang datang itu jenderal bintang dua. Dia menawarkan uang untuk enggak boleh Hercules dukung pak Presiden pak Prabowo. Tawarkan uang ratusan miliar di rumah saya,” jelasnya.

Kolase Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Grib Jaya Rosario de Marshall atau Hercules. (ist/ kolase Suara.com)
Kolase Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum Grib Jaya Rosario de Marshall atau Hercules. (ist/ kolase Suara.com)

Namun, Hercules mengaku langsung menolak tawaran tersebut. Ia menegaskan dukungannya kepada Prabowo merupakan komitmen yang tidak bisa digoyahkan dengan uang.

“Saya bilang mohon maaf bapak jenderal, saya gini-gini, saya harga mati untuk bapak Presiden pak Prabowo. Ini dia harus jadi presiden. Jadi, saya cari uang, tapi uang itu enggak boleh atur saya,” ucap Hercules.

Hercules juga mengklaim nominal uang yang ditawarkan sangat besar dan bisa membuatnya hidup kaya raya. Meski begitu, ia mengaku tidak tergoda karena merasa akan menjadi pengkhianat jika menerima tawaran tersebut.

“Kalau uang itu bisa mengatur nanti akan berasa jadi pengkhianat. Saya mohon maaf. Uang ini luar biasa ratusan miliar, saya langsung jadi kaya raya ini. Tapi, uang itu enggak memengaruhi saya karena komitmen, jati diri saya, saya punya darah ini keluar merah putih sama keluar wajahnya bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB